Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Meubureu Ikan Jangko Tradisi Yang Masih Terjaga Di Gampong Seng-Seng Meukek

Admin by Admin
09/06/2026
in Lintas Barat Selatan
0
Meubureu Ikan Jangko Tradisi Yang Masih Terjaga Di Gampong Seng-Seng Meukek

Aceh Selatan- Siapa yang tidak kenal dengan “Meukek” salahsatu kecamatan yang terkenal dengan pala,kopi dan durian terbesar di Aceh selatan .

Meukek selain melahirkan tokoh-tokoh intelektual baik ditingkat daerah, provinsi maupun nasional Meukek juga menyimpan kearifan lokal yang beragam.

Keunikan yang ada dikampung ini adalah Berburu eungkot jangko dilakukan bersama-sama,kegiatan seperti ini dilakukan tidak mesti sebatas dihari libur pasca lebaran idul Fitri dan idul Adha saja kegiatan meurumok ini kerap dilakukan oleh masyarakat setempat, budaya berburu ikan asli krueng Meukek ini dimanfaatkan sebagai momentum menyatukan keluarga, kerabat dan sahabat dengan meubureu ikan khas sungai Meukek (seng-seng) penuh keakraban.

Tradisi meurumok atau makan-makan bersama keluarga dengan berburu ikan jangko ikan endemik sungai yang diairi dari hutan lebat lauser, kearifan lokal tersebut terus tumbuh sampai hari ini.

Perburuan Ikan jangko ini salah satu perekat keluarga dan sahabat, misalnya juanda, warga asli desa seng-seng, kecamatan Meukek, bercerita panjang lebar tentang tradisi turun temurun yang tetap dijaga oleh warga Gampong seng-seng hingga kini.

“Juanda, merasa memori nya seakan kembali lagi kemasa lampau dimana masa ia masih kecil dulu kegiatan meubureu (berburu) ikan kecil ini menjadi hari yang ditunggu dan tentunya para anak-anak sangat bahagia, ia juga menuturkan dulu tidak seperti ini dapat ikan nya, biasanya sekali turun ke sungai sudah banyak mendapatkan ikan nya yang terkenal sangat lezat jika dimasak asam keueung bungong kala, ( asam pedas bunga kala) ditambah lagi jika dimasak dengan bumbu khas seng-seng sangat menggugah selera, untuk menambah nikmat nya jika gulai ikan jangko ini disantap dengan nasi hangat. Sambil menikmati panorama alam nya yang memanjakan mata Nyambi berendam beramai-ramai di sungai nan sejuk ini.

Juanda, juga menambahkan. Saat ini ikan jangko sudah mulai sulit didapat mungkin debit air nya sudah kecil dan ikan nya sudah tidak besar-besar lagi kecuali kita naik kehulu yang lumayan jauh dari perkampungan, perbedaan dulu dengan sekarang memang sangat jauh,,” ujar juanda.

Lanjut,juanda. Meubureu ini bukan saja dilakukan saat musim liburan saja melainkan kegiatan berburu ikan ini dilakukan apabila warga mengadakan hajatan sperti acara kawinan,sunatan bahkan acara kematian sekalipun.

kegiatan meubureu ini termasuk budaya yang sudah dibangun oleh Indatu monyang yang sarat bernuansa sosial yang masih terjaga hingga kini, setelah perburuan selesai maka semua ikan tersebut langsung dibawa ketempat hajatan untuk dimasak dan disantap bersama, disitulah keakraban antar warga semakin terjalin erat,” tutup juanda.

Previous Post

STAIN Meulaboh Seleksi Ratusan Calon Mahasiswa Baru Jalur UM-PTKIN 2026

Next Post

Serangan Terbaru Rusia Tewaskan 4 Orang di Kharkiv Ukraina

Next Post
Serangan Terbaru Rusia Tewaskan 4 Orang di Kharkiv Ukraina

Serangan Terbaru Rusia Tewaskan 4 Orang di Kharkiv Ukraina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Tarina Seulanga Ubah Cerpen Apa Kaoy “Malelang dan Madiyon” Menjadi Tarian Penuh Makna

Tarina Seulanga Ubah Cerpen Apa Kaoy “Malelang dan Madiyon” Menjadi Tarian Penuh Makna

26/07/2026
Jembatan Perintis Garuda Resmi Difungsikan, Alzaizi: Ini Urat Nadi Kehidupan Warga Benteng

Jembatan Perintis Garuda Resmi Difungsikan, Alzaizi: Ini Urat Nadi Kehidupan Warga Benteng

25/07/2026
2.000 Sertipikat Perlu Dipulihkan Pascabencana di Aceh Tamiang, Menteri Nusron Targetkan Selesai pada Akhir Desember

2.000 Sertipikat Perlu Dipulihkan Pascabencana di Aceh Tamiang, Menteri Nusron Targetkan Selesai pada Akhir Desember

25/07/2026
Satgas PRR Dorong Realisasi TKD Aceh Rp 1,65 T untuk Pemulihan Pascabencana

Satgas PRR Dorong Realisasi TKD Aceh Rp 1,65 T untuk Pemulihan Pascabencana

25/07/2026
Wagub Bahas Implementasi MoU Helsinki bersama Sekretariat Negara

Wagub Bahas Implementasi MoU Helsinki bersama Sekretariat Negara

25/07/2026

Terpopuler

Meubureu Ikan Jangko Tradisi Yang Masih Terjaga Di Gampong Seng-Seng Meukek

Meubureu Ikan Jangko Tradisi Yang Masih Terjaga Di Gampong Seng-Seng Meukek

09/06/2026

Ratusan Personel dan Alat Berat Dikerahkan untuk Tata Ruang Kota Banda Aceh

Tak Tunggu Anggaran Cair, KKP Kebut Pemulihan 745 Hektare Tambak Pidie Jaya Demi Kebangkitan Ekonomi Petambak

Nyan, BPH Migas Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh

HUT ke-25 Demokrat, DPC Pidie Pilih Bersihkan Masjid, Hijaukan Lingkungan, Donorkan Darah untuk Masyarakat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com