Banda Aceh– Pesantren Modern Al Zahrah Bireuen bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh (DPKA) menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) bidang peningkatan mutu literasi dan perpustakaan. Penandatanganan berlangsung di ruang rapat lantai 2 DPKA, Lamnyong, Banda Aceh, Selasa, 8 Januari 2026.
MoU yang tertuang dalam berita acara Nomor 5.000.4.7.2/659/2026 tentang pemanfaatan sumber informasi dan koleksi perpustakaan tersebut ditandatangani langsung oleh Plh. Kepala DPKA Syahrul, S.H. dan Pimpinan Pesantren Modern Al Zahrah Tgk. H.M. Fadhil Rahmi, Lc., M.Ag., didampingi Delegasi Pustaka Pesantren Al Zahrah Riza Mulia, M.A.
Dalam sambutannya, Syahrul, S.H. mengapresiasi seluruh pihak yang telah menjalin kerja sama dengan DPKA. Melalui kerja sama ini ia mengimbau setiap pelaku literasi yang telah menandatangani MoU agar dapat mengembangkan semangat literasi di lembaga masing-masing.
Salah satu program kerja yang akan dilaksanakan adalah bedah buku karya siswa. DPKA memfasilitasi dan menyiapkan peserta untuk keberlangsungan kegiatan tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap karya siswa.
“Kami siap membina dan mendampingi program kerja yang diajukan,” terang Syahrul di sela audiensi.
Syahrul menyebutkan, kehadiran gedung perpustakaan baru telah menghadirkan beragam fasilitas layanan yang dapat dinikmati pengunjung, mulai dari ruang baca anak, ruang teknologi informasi, hingga ruang teater.
“Saatnya berkunjung ke perpustakaan dengan nuansa baru yang menyenangkan,” ujarnya sebelum penandatanganan MoU.
Sementara itu, Pimpinan Pesantren Modern Al Zahrah Tgk. H.M. Fadhil Rahmi, Lc., M.Ag. menyambut baik program kerja yang tersedia di DPKA. Dengan demikian, Pesantren Al Zahrah dapat menggiatkan upaya peningkatan literasi dan layanan perpustakaan yang lebih maju dan bermutu.
Tgk. Fadhil juga menyebutkan saat ini tidak kurang dari 48 karya tulis telah dihasilkan para santri Al Zahrah. Melalui program bedah buku, ia berkomitmen mengajukan kerja sama kegiatan lebih lanjut.
“Kami akan siapkan santri untuk tampil bedah buku,” sebut Tgk. Fadhil.
Dalam pertemuan penandatanganan tersebut, sejumlah lembaga pendidikan dan pegiat literasi masyarakat turut menandatangani nota kesepahaman, yaitu SMPN 1 Seunagan Kabupaten Nagan Raya, SMPN 1 Darul Kamal Kabupaten Aceh Besar, SMPN 6 Kaway XVI Kabupaten Aceh Barat, SD Ilmu Al-Qur’an Darul Huffaz Banda Aceh, SLB Swasta Anugerah Rizky Nabila Kabupaten Bener Meriah, STAI Nusantara Banda Aceh, SMAN 1 Indrapuri Kabupaten Aceh Besar, Gampong Limpok Kecamatan Darussalam, SD Fatih Bilingual School Darussalam Putri, SMP Fatih Bilingual School Darussalam Putri, SMA Fatih Bilingual School Darussalam Putri, SMKN 13 Banda Aceh, SLB TNCC Banda Aceh, dan MIN 9 Banda Aceh.
Kegiatan berlangsung khidmat dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama berlatar estetis di lantai 1 DPKA.









