Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Daftar Nyanyian Sony Sanjaya soal Dugaan Korupsi MBG di BGN

redaksi by redaksi
13/06/2026
in Nasional
0
Daftar Nyanyian Sony Sanjaya soal Dugaan Korupsi MBG di BGN

Eks Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Sony Sanjaya menjadi sorotan usai mengajukan diri sebagai justice collaborator untuk membongkar dugaan kasus korupsi MBG. ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT

Jakarta – Eks Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sanjaya menjadi sorotan usai mengajukan diri sebagai justice collaborator untuk membongkar dugaan kasus korupsi Makan Bergizi Gratis (MBG) di lembaga tersebut.
Pengacaranya, Krisna Murti, mengatakan langkah ini ditempuh untuk mengungkap kasus tersebut.

“Bukan menghindar dari permasalahan hukum tapi kami ingin mengungkap dan kooperatif mengungkap siapa saja yang terlibat di dalam program unggulan presiden ini,” kata dia di Kejaksaan Agung, Senin (8/6).

Namun, Kejagung belum memutuskan apakah bakal menerima atau menolak pengajuan Sony.

Meski belum diputuskan, Sony sudah mulai ‘benyanyi’ soal dugaan keterlibatan sejumlah nama besar di kasus korupsi tersebut.

26 nama terlibat

Krisna mengatakan Sony sudah menyetorkan 26 nama yang terlibat kasus dugaan korupsi MBG.

Krisna menyebut deretan nama itu sudah tercatat dalam Berita Acara Pemeriksaan penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus.

“Sudah kita sampaikan ke penyidik, sudah ada di BAP,” kata Krisna pada Rabu (10/6).

Pejabat legislatif hingga eksekutif

Krisna tak menyebut secara rinci siapa saja nama-nama yang terseret dalam kasus ini.

Dia hanya mengatakan mereka yang terlibat berasal dari lembaga di tingkat eksekutif, yudikatif, maupun legislatif.

“Pokoknya dari eksekutif, legislatif dan yudikatif. (Paling banyak) legislatif. (Total jumlah nama) 26, kemungkinan bertambah, itu baru sebagian aja,” ucap Krisna.

Kantongi bukti
Krisna juga mengatakan punya semua bukti komunikasi. Bukti ini tercatat dalam ponsel Sony yang sekarang sudah disita penyidik.

Dia lalu mendorong pihak berwenang agar bukti percakapan itu dibuka ke publik.

“Jadi semua bukti-bukti itu ada di dalam, semua bukti chat itu ada di dalam HP yang saat ini disita oleh penyidik,” ucap Krisna.

“Misalkan nama A berkomunikasinya dengan klien saya, si B juga, semua. Jadi semua bukti itu ada di dalam HP klien saya dan itu harus dibuka,” imbuh dia.

Mendapat tekanan

Dalam prosesnya, Krisna menyebut Sony mengalami tekanan baik secara langsung ataupun dari orang-orang yang menghubunginya itu.

Ia mengklaim karena faktor itulah Sony terpaksa memberikan izin pembukaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Walaupun misalkan mereka tidak menggunakan tekanan, tapi bisa juga terjadi penekanan. Tapi anggap tidak ada penekanan, tapi pengaruhnya itu, menggerakkan pengaruhnya,” jelasnya.

“Pak Sony tahu siapa orang ini. Artinya dengan pengaruh menggerakkan aja Pak Sony tahu siapa orang ini gitu. Sudah masuk unsurnya,” imbuhnya.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Teuku Riefky Harsya Bantu Beasiswa PIP Bagi 2300 Penerima di Pidie Jaya

Next Post

Harga 3 Jenis Emas di Pegadaian Kompak Naik Sabtu Pagi

Next Post
Harga 3 Jenis Emas di Pegadaian Kompak Naik Sabtu Pagi

Harga 3 Jenis Emas di Pegadaian Kompak Naik Sabtu Pagi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Karhutla di Aceh Barat Meluas Jadi 34,1 Hektare

BMKG Deteksi 19 Titik Panas di Aceh

29/07/2026
Imigrasi Banda Aceh Terbitkan 16.150 Paspor pada Semester I 2026

Imigrasi Banda Aceh Terbitkan 16.150 Paspor pada Semester I 2026

29/07/2026
Ketika Nyawa Seorang Ayah Lebih Murah dari Seekor Ayam, Lalu Dimana Keadilan Hukum?

Ketika Nyawa Seorang Ayah Lebih Murah dari Seekor Ayam, Lalu Dimana Keadilan Hukum?

29/07/2026
HMPS Kesejahteraan Sosial UIN Ar-Raniry Sukses Gelar Webinar Nasional

HMPS Kesejahteraan Sosial UIN Ar-Raniry Sukses Gelar Webinar Nasional

29/07/2026
Oknum Polisi yang Terlibat Perampokan di Aceh Selatan Diberhentikan

Oknum Polisi yang Terlibat Perampokan di Aceh Selatan Diberhentikan

29/07/2026

Terpopuler

Daftar Nyanyian Sony Sanjaya soal Dugaan Korupsi MBG di BGN

Daftar Nyanyian Sony Sanjaya soal Dugaan Korupsi MBG di BGN

13/06/2026

Pidie Jaya Bangun Kekuatan Logistik Desa, Armada Fuso Disiapkan Jadi Motor Baru Ekonomi Koperasi

Jangan Biarkan HMI Hilang di Pidie, Wabup Alzaizi Serukan Kebangkitan Kader Pengawal Perubahan

Musda Demokrat Aceh Menghangat, Fakta Sejarah Organisasi Sayuti Abubakar Diungkap

[Opini] Pengawalan Kepada Pemerintah Harus Produktif, HMI Sigli Jangan Kehilangan Jati Diri

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com