Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Krak, Buruh Pabrik AC di China Lembur Gegara Eropa Dilanda Gelombang Panas

redaksi by redaksi
05/07/2026
in Internasional
0
Krak, Buruh Pabrik AC di China Lembur Gegara Eropa Dilanda Gelombang Panas

Buruh pabrik AC di China harus kerja lembur karena permintaan AC melonjak di tengah gelombang panas yang menerjang Eropa belakangan ini. (istockphoto/ Rawpixel)

Jakarta – Buruh pabrik penyejuk udara (AC) di China harus kerja lembur karena permintaan AC melonjak di tengah gelombang panas yang menerjang Eropa belakangan ini.

Salah satu produsen AC, Midea, menyatakan pabrik pendingin udara perusahaan di Shunde, Provinsi Guangdong saat ini bekerja tanpa henti untuk meningkatkan produksi model PortaSplit.

Unit-unit tersebut dikirim dengan cepat ke Eropa melalui kereta barang China-Eropa.

“Kami telah melihat pertumbuhan penjualan yang kuat di beberapa bagian Eropa Barat,” demikian pernyataan resmi Midea, dikutip Global Times, Sabtu (27/6).

Mereka lalu berujar, “Penjualan pendingin udara kami di pasar dengan penetrasi pendingin udara yang relatif rendah, termasuk Prancis, Spanyol, Jerman, dan Inggris, semuanya mencatat peningkatan tahunan lebih dari 70 persen.

Selain Midea, merek peralatan rumah tangga utama China seperti Gree dan TCL juga meningkatkan produksi AC.

Jumlah permintaan AC yang meningkat itu terjadi saat cuaca panas ekstrem menerjang sejumlah negara di Eropa termasuk Prancis, Jerman, dan Polandia.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan lebih dari 1.300 orang tewas imbas gelombang panas yang menghantam sejumlah negara di Eropa sejak Juni.

Sekretaris Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan gelombang panas kini menjadi fenomena setiap tahun yang mengkhawatirkan.

Dia juga mengatakan gelombang panas bisa menjadi pembunuh diam-diam dan fasilitas di Eropa termasuk sekolah hingga perkantoran tidak dibangun untuk suhu ekstrem.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Dari Kampus ke Dunia Kerja: Mahasiswa Ilmu Komputer UBBG Perkuat Kompetensi Digital di BMKG Mata Ie

Next Post

Damai, Iran Beri Keringanan Kapal Negara Sahabat Lintasi Selat Hormuz

Next Post
Damai, Iran Beri Keringanan Kapal Negara Sahabat Lintasi Selat Hormuz

Damai, Iran Beri Keringanan Kapal Negara Sahabat Lintasi Selat Hormuz

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

UIN Ar-Raniry Raih Peringkat Utama Perguruan Tinggi Responsif Gender 2026

UIN Ar-Raniry Raih Peringkat Utama Perguruan Tinggi Responsif Gender 2026

05/07/2026
Pria Asal Aceh Ditangkap Usai Gagal Seledupkan Sabu 1 Kg di Bandara Silangit Tapanuli Utara

Pria Asal Aceh Ditangkap Usai Gagal Seledupkan Sabu 1 Kg di Bandara Silangit Tapanuli Utara

05/07/2026
Ketua DPRK Banda Aceh Lepas Tim SSB Barona dan Lambhuk FA ke Piala Presiden

Ketua DPRK Banda Aceh Lepas Tim SSB Barona dan Lambhuk FA ke Piala Presiden

05/07/2026
Damai, Iran Beri Keringanan Kapal Negara Sahabat Lintasi Selat Hormuz

Damai, Iran Beri Keringanan Kapal Negara Sahabat Lintasi Selat Hormuz

05/07/2026
Krak, Buruh Pabrik AC di China Lembur Gegara Eropa Dilanda Gelombang Panas

Krak, Buruh Pabrik AC di China Lembur Gegara Eropa Dilanda Gelombang Panas

05/07/2026

Terpopuler

Krak, Buruh Pabrik AC di China Lembur Gegara Eropa Dilanda Gelombang Panas

Krak, Buruh Pabrik AC di China Lembur Gegara Eropa Dilanda Gelombang Panas

05/07/2026

Ketua DPRK Pidie Jaya: APBK Harus Jadi Mesin Pencipta Lapangan Kerja, Bukan Sekadar Anggaran Belanja

Daftar Lengkap 16 Tim Negara Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026

STAI Nusantara Buka Magister Studi Islam, Dr. Safwan: Saatnya Manuskrip Ulama Aceh Menjadi Rujukan Ilmu Pengetahuan Modern

Terkait Gaji, Guru PPPK Paruh Waktu Abdya Apresiasi Komitmen Bupati Dr. Safaruddin

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com