Banda Aceh – Anggota MPR RI dari Daerah Pemilihan Aceh I, H. Muslim Ayub, S.H., M.M., menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kota Banda Aceh pada Selasa (14/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen MPR RI dalam memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kebangsaan sebagaimana diamanatkan konstitusi. H. Muslim Ayub merupakan Anggota MPR RI periode 2024–2029 dari Fraksi Partai NasDem.
Dalam sambutannya, Muslim Ayub menegaskan bahwa penguatan wawasan kebangsaan menjadi sangat penting di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis. Menurutnya, masyarakat harus terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan menjadikan Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Empat Pilar MPR RI bukan sekadar konsep, tetapi merupakan fondasi utama yang harus dipahami dan diamalkan oleh seluruh elemen masyarakat. Dengan memahami nilai-nilai tersebut, kita dapat memperkuat persatuan, menjaga toleransi, serta menghadapi berbagai tantangan kebangsaan secara bersama-sama,” ujar Muslim Ayub.
Kegiatan sosialisasi berlangsung secara interaktif dengan diikuti oleh berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh pemuda, akademisi, hingga perwakilan organisasi kemasyarakatan. Para peserta diberikan kesempatan untuk berdialog dan menyampaikan pandangan mengenai implementasi nilai-nilai Empat Pilar dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, Muslim Ayub berharap masyarakat Aceh, khususnya Kota Banda Aceh, semakin memahami pentingnya menjaga keutuhan bangsa dan memperkuat semangat gotong royong dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Muslim Ayub menilai bahwa pemahaman Empat Pilar mulai terkikis akibat masuknya informasi dan kebudayaan asing yang membuat Empat Pilar tidak menjadi doktrin dominan ditengah masyarkat. oleh karena itu penting dibuat kegiatan ini terutama Banda Aceh adalah Ibu kota Aceh yang notabenenya berada di ujung Indonesia.[]










