Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, masih berkobar. Hal itu disampaikan Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Rabu, 29 Juli 2026.
“Kebakaran lahan di Kabupaten Aceh Barat masih dalam proses pemadaman dan penyekatan,” ujar Abdul dalam keterangan resmi.
Dia menyebut, hingga Selasa, 28 Juli 2026, total luas lahan terbakar mencapai 13 hektare. Dia menyebut beberapa titik asap masih terpantau.
“Proses pendinginan terus dilakukan,” jelas dia.
Pemerintah daerah dan masyarakat diimbau untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau. Upaya pencegahan karhutla perlu diperkuat dengan tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar, meningkatkan patroli di wilayah rawan, serta memastikan ketersediaan sumber air yang dapat diakses untuk penanganan dini.
Mengantisipasi potensi ancaman bahaya, masyarakat dapat mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan instansi terkait, serta segera melaporkan apabila menemukan potensi kebakaran maupun kondisi darurat lainnya agar dapat segera ditangani.










