Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Hampir Setahun Pascabanjir, DAS Reuseh Teungoeh Dibiarkan Mengancam Warga

redaksi by redaksi
25/08/2026
in Lintas Timur
0
Hampir Setahun Pascabanjir, DAS Reuseh Teungoeh Dibiarkan Mengancam Warga

LHOKSUKON — Hampir setahun banjir bandang menerjang Gampong Reuseh Teungoeh, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, namun jejak kehancurannya masih nyata.

Pantauan, Senin (24/8), menunjukkan badan sungai masih dipenuhi batu dan kerikil. Aliran air terpecah di antara timbunan material, sementara akses utama warga berada sangat dekat dengan alur sungai.

Kondisi ini bukan lagi sekadar kerusakan pascabencana. Ini sudah menjadi ancaman keselamatan.

Warga dan pelajar tetap harus melintasi jalur tersebut untuk bekerja, beraktivitas dan bersekolah meski akses belum sepenuhnya aman.

“Dari awal banjir sampai sekarang belum tertangani. Kami warga sangat kewalahan karena akses jalan terputus,” ujar seorang warga Reuseh Teungoeh. Senin (24/8)

Ironisnya, kondisi DAS tersebut telah diketahui Balai Wilayah Sungai (BWS). Humas BWS, Jamaluddin, mengakui telah melihat langsung kondisi lapangan.

“Benar bang, saya sudah keliling melihat langsung kondisi DAS di Gampong Reuseh Teungoeh,” katanya.

Lantas, setelah hampir setahun, apa yang sebenarnya membuat penanganan tak kunjung tuntas?

Material banjir masih berada di badan sungai. Akses warga masih rawan. Risiko kembali membesar setiap kali hujan deras turun.

Masyarakat membutuhkan lebih dari sekadar peninjauan. Mereka membutuhkan kepastian: siapa yang bertanggung jawab, berapa anggaran yang dibutuhkan, apa bentuk penanganannya dan kapan pekerjaan dimulai.

Jangan sampai kajian, kewenangan dan anggaran berubah menjadi alasan untuk menunda keselamatan warga.

Hampir setahun sudah cukup lama untuk menunggu. Jangan tunggu banjir berikutnya datang sebelum pemerintah benar-benar bertindak.[Mul]

Previous Post

Pemko Banda Aceh Gandeng Seoul Hadirkan Perpustakaan Luar Ruangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Hampir Setahun Pascabanjir, DAS Reuseh Teungoeh Dibiarkan Mengancam Warga

Hampir Setahun Pascabanjir, DAS Reuseh Teungoeh Dibiarkan Mengancam Warga

25/08/2026
Pemko Banda Aceh Gandeng Seoul Hadirkan Perpustakaan Luar Ruangan

Pemko Banda Aceh Gandeng Seoul Hadirkan Perpustakaan Luar Ruangan

25/08/2026
Warga Samadua Tolak Rekomendasi DPRK Aceh Selatan, Dinilai Berikan Karpet Merah untuk Perusahaan Tambang

Warga Samadua Tolak Rekomendasi DPRK Aceh Selatan, Dinilai Berikan Karpet Merah untuk Perusahaan Tambang

25/08/2026
Jalan Zaman Belanda di Alue Peunawa Mulai Diaspal Masa Bupati Dr. Safaruddin

Jalan Zaman Belanda di Alue Peunawa Mulai Diaspal Masa Bupati Dr. Safaruddin

25/08/2026
SMAN 1 Jaya Serahkan Donasi Bencana Gempa NTT

SMAN 1 Jaya Serahkan Donasi Bencana Gempa NTT

25/08/2026

Terpopuler

Vokalis Seuramoë Reggae Teuku Andie Meninggal Dunia

Vokalis Seuramoë Reggae Teuku Andie Meninggal Dunia

24/08/2026

Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

Hampir Setahun Pascabanjir, DAS Reuseh Teungoeh Dibiarkan Mengancam Warga

Presiden atau Gubernur Yang Berhentikan Sekda?

Para Sekda Loyalis yang ‘Tumbang’ di Tahun Kedua Mualem-Dekfad

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com