Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Mendagri Bawa Salam Presiden untuk Wali Nanggroe yang Berobat di Malaysia

redaksi by redaksi
28/08/2026
in Nanggroe
0
Mendagri Bawa Salam Presiden untuk Wali Nanggroe yang Berobat di Malaysia

Penang – Perhatian Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terhadap kondisi kesehatan Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al-Haythar, diwujudkan melalui kunjungan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian ke Penang, Malaysia.

Tito datang atas penugasan langsung Presiden Prabowo untuk melihat kondisi Wali Nanggroe yang telah menjalani perawatan dan pemulihan kesehatan selama hampir tiga bulan di Penang.

Dalam kunjungannya pada Selasa (25/8/2026), Tito menyampaikan salam hormat dan doa Presiden agar Tgk. Malik Mahmud segera diberikan kesembuhan serta dapat kembali ke Aceh dalam kondisi sehat.

Menurut Tito, perhatian Presiden kepada Wali Nanggroe merupakan bentuk penghormatan terhadap sosok yang memiliki posisi penting dalam kehidupan adat, budaya, dan persatuan masyarakat Aceh.

“Berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh, Lembaga Wali Nanggroe merupakan kepemimpinan adat yang independen dan berwibawa serta berperan sebagai pemersatu masyarakat Aceh,” ucap Kemendagri dalam keterangan tertulis, Kamis (27/8/2026).

Pertemuan tersebut juga menjadi kesempatan bagi Mendagri untuk mendapatkan perkembangan langsung mengenai kondisi kesehatan Wali Nanggroe. Tgk. Malik Mahmud menyampaikan bahwa rangkaian pengobatan yang dijalaninya hampir selesai dan saat ini telah memasuki fase pemulihan.

Apabila proses pemulihan berjalan sesuai rencana, Wali Nanggroe diperkirakan dapat kembali ke Aceh pada awal September 2026.

Bagi pemerintah, kunjungan tersebut tidak hanya menjadi bentuk perhatian terhadap kondisi kesehatan Wali Nanggroe, tetapi juga memperkuat komunikasi dan hubungan persaudaraan antara pemerintah pusat dengan masyarakat Aceh.

Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri sekaligus Kepala Posko Wilayah Satgas PRR, Safrizal ZA, mengatakan bahwa perhatian Presiden dan kunjungan Mendagri memiliki makna yang sangat dalam bagi masyarakat Aceh.

“Beliau bukan sekadar Wali Nanggroe bagi kami. Wali Nanggroe adalah orang tua. Karena itu, ketika beliau sedang menjalani pemulihan, tentu hati masyarakat Aceh ikut bersama beliau,” ujar Safrizal.

Safrizal menuturkan, kedekatan Wali Nanggroe dengan masyarakat Aceh tidak hanya terbentuk karena kedudukannya sebagai pemimpin adat, tetapi juga karena perjalanan panjangnya bersama masyarakat dalam berbagai fase kehidupan Aceh.

Menurut Safrizal, pesan Presiden yang disampaikan Mendagri juga menunjukkan bahwa pemerintah pusat memahami pentingnya sosok Wali Nanggroe bagi Aceh.

“Pesan Bapak Presiden tentu sangat berarti. Ini menunjukkan bahwa negara hadir dan memberikan perhatian kepada tokoh serta masyarakat Aceh. Kami mendoakan Wali Nanggroe segera pulih, kembali ke tanah rencong, berkumpul dengan masyarakat, dan kembali menjadi bagian dari keseharian Aceh seperti yang selama ini kita kenal,” ujar Safrizal.

Previous Post

Bupati Abdya Terima Penghargaan Sebagai Pemimpin Daerah Awards 2026

Next Post

Wabup Aceh Besar Pimpin Pengambilan Sumpah PNS

Next Post
Wabup Aceh Besar Pimpin Pengambilan Sumpah PNS

Wabup Aceh Besar Pimpin Pengambilan Sumpah PNS

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

IMM Abdya dan Aliansi Masyarakat Tolak CA Kecam Kebijakan “Pinjam Manajemen” Kejari Abdya Untuk PT CA

IMM Abdya dan Aliansi Masyarakat Tolak CA Kecam Kebijakan “Pinjam Manajemen” Kejari Abdya Untuk PT CA

16/10/2026
Syed Saddiq Desak ASEAN Tekan Indonesia dan Perusahaan Perkebunan Sawit Soal Kabut Asap Karhutla

Syed Saddiq Desak ASEAN Tekan Indonesia dan Perusahaan Perkebunan Sawit Soal Kabut Asap Karhutla

16/10/2026
Kabut Asap Karhutla Masuk Pidie Jaya, Dinkes-KB Bergerak Bagikan Masker

Kabut Asap Karhutla Masuk Pidie Jaya, Dinkes-KB Bergerak Bagikan Masker

16/10/2026
Darwati Tampung Aspirasi BPBA, Respon Cepat dan Mitigasi Bencana Jadi Sorotan

Darwati Tampung Aspirasi BPBA, Respon Cepat dan Mitigasi Bencana Jadi Sorotan

16/10/2026
Jelang Akhir Masa Tugas, Konjen Jepang Jamu Wali Nanggroe Aceh, Bahas Penguatan Kerja Sama dan Warisan Sejarah Sabang

Jelang Akhir Masa Tugas, Konjen Jepang Jamu Wali Nanggroe Aceh, Bahas Penguatan Kerja Sama dan Warisan Sejarah Sabang

16/10/2026

Terpopuler

Bendera, Antara Eksploitasi Warga dan Mainan Elite

Bendera, Antara Eksploitasi Warga dan Mainan Elite

15/10/2026

Tgk Mansur Resmi Terpilih Sebagai Ketua MPU Abdya Masa Khidmat 2026-2031

IMM Abdya dan Aliansi Masyarakat Tolak CA Kecam Kebijakan “Pinjam Manajemen” Kejari Abdya Untuk PT CA

22 Nama Pengurus MPU Abdya Masa Khidmat 2026-2031 Diumumkan, Lulus Uji Kitab Kuning

Piala Soeratin U-17 Nasional, Persada Abdya vs Persebaya Imbang

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com