BANDA ACEH – Gerak cepat Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh dalam memulihkan layanan pendidikan keagamaan dan rumah ibadah pascabencana mendapat apresiasi. Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Drs H Azhari MSi menerima Serambi Award Gebrakan Sang Pemimpin sebagai Penggerak Pemulihan Lembaga Agama Pascabencana.
Penghargaan tersebut diterima Azhari pada malam penganugerahan Serambi Award Gebrakan Sang Pemimpin yang digelar di Gedung AAC Dayan Dawood, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Sabtu, 29 Agustus 2026 malam.
Penghargaan itu diberikan atas berbagai langkah percepatan yang dilakukan Kemenag Aceh dalam merespons dan memulihkan layanan keagamaan serta pendidikan yang terdampak bencana di sejumlah wilayah Aceh.
Sejak hari kedua pascabencana, Satgas Kemenag bergerak membentuk tim tanggap darurat untuk menembus wilayah yang terisolasi dan terdampak, antara lain di Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur, Langsa, Aceh Tamiang, Bener Meriah, Aceh Tengah, hingga Gayo Lues.
Di sektor pendidikan, Kemenag Aceh berupaya memastikan hak belajar anak tetap terpenuhi. Salah satunya dengan mengalihkan ruang belajar siswa MIN 5 Pidie Jaya yang terdampak dan hanyut akibat bencana ke kompleks masjid dan taman pendidikan Al-Qur’an (TPA). Langkah tersebut dilakukan agar kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung di tengah kondisi darurat.
Pemulihan juga menyasar fasilitas keagamaan dan layanan masyarakat. Kemenag menggerakkan gotong royong untuk membersihkan masjid, meunasah, serta Kantor Urusan Agama (KUA) yang terdampak. Upaya tersebut dilakukan untuk mengembalikan fungsi rumah ibadah dan layanan keagamaan sekaligus menjadikannya kembali sebagai pusat komunikasi dan aktivitas masyarakat selama masa darurat.
Tidak berhenti pada penanganan darurat, Kemenag Aceh juga mendorong solusi jangka panjang melalui fasilitasi penyediaan dan pembebasan lahan baru bagi pembangunan sekolah dan KUA serta penyaluran bantuan rehabilitasi dari Kementerian Agama Republik Indonesia.
Azhari menyampaikan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Kemenag Aceh dan dukungan berbagai pihak dalam proses pemulihan pascabencana.
“Alhamdulillah, malam ini kita mendapat penghargaan dari Serambi Award. Ini adalah buah karya bersama dan dukungan semua pihak. Terima kasih kepada teman-teman mulai dari provinsi, kabupaten, sampai kecamatan yang telah bersama-sama berupaya dalam rangka pemulihan pendidikan keagamaan, KUA, dan masjid sehingga berangsur pulih kembali,” ujar Azhari.
Menurutnya, penghargaan tersebut bukan semata-mata apresiasi kepada dirinya, melainkan bentuk penghargaan terhadap kerja kolektif jajaran Kemenag Aceh bersama masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan dalam menghadapi dampak bencana.
Penerima Serambi Award Gebrakan Sang Pemimpin juga didokumentasikan dalam sebuah buku yang memuat kiprah dan kontribusi para penerima penghargaan dalam menjalankan peran kepemimpinan dan memberikan dampak bagi masyarakat.









