BLANGPIDIE – Dalam upaya memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat, Desa Drien Beurumbang Kecamatan Kuala Batee Kabupaten Aceh Barat Daya, rutin melaksanakan kajian agama setiap pekan. Kegiatan ini menjadi pusat pembinaan akhlak dan penguatan ukhuwah Islamiyah warga.
Kajian rutin yang dilaksanakan di Balai Pengajian Drien Beurumbang ini dihadiri oleh alim ulama, penyuluh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah, Jum’at malam (28/08/2026).
Keuchik Drien Beurumbang, Munanjar mengatakan, kajian rutin merupakan sarana untuk membumikan nilai-nilai Islam, mempererat silaturahmi, serta menangkal paham-paham yang bertentangan dengan syariat.
“Kami berkomitmen menjadikan Drien Beurumbang sebagai pusat penguatan agama. Setiap pekan kita laksanakan kajian kitab, tausiyah, dan diskusi keagamaan agar masyarakat semakin paham dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Munanjar.
Ia menambahkan, di tengah maraknya persoalan sosial seperti narkoba, LGBT, dan penyimpangan moral lainnya, peran dayah dan drien sangat penting sebagai benteng agama.
“Kajian ini terbuka untuk umum. Tujuannya agar seluruh lapisan masyarakat bisa mengambil manfaat ilmu dari ulama-ulama atau Teungku pemateri dan mengamalkannya,” tambahnya.
Narasumber yang dihadirkan dalam majelis ilmu itu antaranya Abu Rahman (Abon) Pimpinan Pesantren Darurri’ayah, Tgk Muzakar, Pimpinan Pesantren Bustanul Huda Alue Diwi.








