Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Feature

Dua Syeh Seudati Tunang Akan Adu Kelincahan di Pentas Budaya Sudut Kota

Joe Samalanga by Joe Samalanga
06/09/2026
in Feature, Sastra
0
Dua Syeh Seudati Tunang Akan Adu Kelincahan di Pentas Budaya Sudut Kota

BANDA ACEH — Tradisi Seudati Tunang yang mulai jarang digelar di Aceh akan kembali dihidupkan. Komunitas Saleum menghadirkan pertunjukan Seudati Tunang dalam kegiatan Pentas Budaya Sudut Kota yang akan berlangsung di Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh, 11 September 2026.

Kegiatan mengusung tema “Tradisi Lestari, Budaya Bangkit” dan mendapat dukungan Dana Indonesiana Kementerian Kebudayaan RI tahun 2026.

Yang menarik, Seudati Tunang kali ini mempertemukan dua kelompok seudati dari daerah berbeda. Seudati Komunitas Saleum akan bertunang dengan Seudati Sanggar Rawali dari Nagan Raya.

Dua Syeh Seudati, Syeh Dhan Geunta dan Syeh Indismi, akan beradu kepiawaian, kelincahan gerak, syair, serta kisah dalam setiap rukun Seudati. Bukan sekadar pertunjukan, tunang ini menjadi ruang untuk menunjukkan kemampuan masing-masing kelompok dalam menjaga marwah seni tradisi Aceh.

Pertunjukan tersebut akan menjadi bagian dari rangkaian acara yang berkolaborasi dengan Aceh Culinary Festival. Selain Seudati Tunang, masyarakat juga akan disuguhi berbagai kesenian tradisional Aceh, termasuk tarian dan ca’e Aceh.

Pentas Budaya Sudut Kota sendiri merupakan program Komunitas Saleum yang digelar di dua wilayah, yakni Kabupaten Pidie dan Kota Banda Aceh.

Kegiatan perdana telah sukses dilaksanakan di Lamlo, Kota Bakti, Kabupaten Pidie, pada April 2026 lalu. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan di Banda Aceh dengan menghadirkan kembali tradisi Seudati Tunang yang kini semakin jarang ditemukan.

Ketua Komunitas Saleum, Imam Juaini, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar pertunjukan seni, tetapi bagian dari upaya menjaga tradisi agar tetap hidup dan mampu mengikuti perkembangan zaman.

Menurutnya, Seudati Tunang perlu kembali dikenalkan kepada generasi muda karena tradisi tersebut mulai jarang dipraktikkan di tengah masyarakat.
“Seudati Tunang sudah jarang diadakan.

Kalau terus dibiarkan, bukan tidak mungkin tradisi ini akan hilang dan punah pada suatu masa,” ujar Imam Juaini.
Ia berharap Pentas Budaya Sudut Kota dapat menjadi ruang pertemuan antara seni tradisional dan generasi masa kini.

Melalui panggung tersebut, Komunitas Saleum ingin menunjukkan bahwa kesenian tradisional Aceh bukan warisan masa lalu semata, tetapi dapat terus bergerak, berkembang, dan mendapat tempat di tengah perubahan zaman.

11 September nanti, bukan hanya dua kelompok Seudati yang bertemu. Tradisi lama akan berhadapan dengan zaman baru—dan panggung menjadi ruang untuk membuktikan bahwa budaya Aceh masih hidup.

Kalau ingin, saya juga bisa �⁠buatkan 5 pilihan judul yang lebih “meledak” untuk portal berita dan Facebook, misalnya dengan gaya “Dua Syeh Adu Kehebatan.”[]

Previous Post

Mubes V IKAT Aceh, Khalid Muddatstsir Kembali Terpilih sebagai Ketua

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Dua Syeh Seudati Tunang Akan Adu Kelincahan di Pentas Budaya Sudut Kota

Dua Syeh Seudati Tunang Akan Adu Kelincahan di Pentas Budaya Sudut Kota

06/09/2026
Mubes V IKAT Aceh, Khalid Muddatstsir Kembali Terpilih sebagai Ketua

Mubes V IKAT Aceh, Khalid Muddatstsir Kembali Terpilih sebagai Ketua

06/09/2026
Armada FC Tumbangkan Bara Bandung FC dalam Drama Penalti Carlos CUP Lhoknga

Armada FC Tumbangkan Bara Bandung FC dalam Drama Penalti Carlos CUP Lhoknga

06/09/2026
Tangap dan Cepat Merespon Persoalan Publik, Tgk Muharuddin Raih Penghargaan SMSI Aceh Award 2026

Tangap dan Cepat Merespon Persoalan Publik, Tgk Muharuddin Raih Penghargaan SMSI Aceh Award 2026

06/09/2026
HT Ibrahim: Dari Kompetisi Gampong, Kita Harapkan Lahir Bintang Sepak Bola Aceh

HT Ibrahim: Dari Kompetisi Gampong, Kita Harapkan Lahir Bintang Sepak Bola Aceh

06/09/2026

Terpopuler

November, Garuda Spark Hadir di Banda Aceh

November, Garuda Spark Hadir di Banda Aceh

06/09/2026

Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

USK–ANU Perkuat Kolaborasi Riset, Dalami Dinamika Perdamaian Aceh dan Bangsamoro

Senat UIN Ar-Raniry Minta Pemerintahan Aceh Transparan Terkait Anggaran Tanggap Darurat, Masa Transisi, dan Rehab-Rekon PascaBencana Hidrometorologi

Dua Syeh Seudati Tunang Akan Adu Kelincahan di Pentas Budaya Sudut Kota

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com