BLANGPIDIE — Persoalan tapal batas antara Kecamatan Jeumpa dan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya, hingga kini belum menemui titik terang.
Ketidakpastian batas wilayah tersebut memicu warga dari berbondong-bondong mendatangi Kantor Bupati Abdya, Senin (08/09/2026), untuk menuntut kepastian.
Massa menuntut pemerintah daerah (Bidang Pemerintahan) segera menyelesaikan sengketa batas yang sudah berlangsung lama dan dinilai berdampak pada pelayanan administrasi, kepemilikan lahan, pembangunan di wilayah perbatasan serta ganguan Kamtibmas.
“Warga butuh kepastian hukum. Jangan sampai urusan batas ini terus menggantung dan menimbulkan keresahan,” ujar salah seorang perwakilan warga.
Hingga berita ini diturunkan, Asisten Pemerintahan bersama unsur terkait telah menerima perwakilan warga untuk membahas langkah penyelesaian persoalan tapal batas Jeumpa-Susoh.
“Kami meminta pemerintah daerah untuk segera menyelesaikan dan melakukan pengukuran ulang sesuai regulasi yang berlaku agar tidak menimbulkan konflik horizontal,” pungkasnya.

![[Opini] Peu Haba Pidie;Sebuah Catatan Menyambut Hari Jadi Pidie ke-515](https://atjehwatch.com/wp-content/uploads/2026/09/WhatsApp-Image-2026-09-08-at-13.03.32-75x75.jpeg)


![[Opini] Peu Haba Pidie;Sebuah Catatan Menyambut Hari Jadi Pidie ke-515](https://atjehwatch.com/wp-content/uploads/2026/09/WhatsApp-Image-2026-09-08-at-13.03.32-120x86.jpeg)




