Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Kejati Aceh Usut Dugaan Korupsi Penanganan Longsor Jalan Subulussalam

redaksi by redaksi
08/09/2026
in Lintas Barat Selatan
0
Kejati Aceh Usut Dugaan Korupsi Penanganan Longsor Jalan Subulussalam

Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Aceh Ali Rasab Lubis. ANTARA/M Haris SA

Banda Aceh – Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh mengusut dugaan tindak pidana korupsi pekerjaan penanganan longsoran ruas jalan di Kota Subulussalam dengan nilai kontrak sebesar Rp13,5 miliar.

Kepala Penerangan Hukum dan Humas Kejati Aceh Ali Rasab Lubis di Banda Aceh, Senin, mengatakan penanganan kasus tersebut sudah ditingkatkan ke tahap penyidikan, namun penyidik belum menetapkan siapa saja pihak bertanggung jawab sebagai tersangka.

“Kasus dugaan tindak pidana korupsi pekerjaan penanganan longsoran ruas jalan di Kota Subulussalam sudah ditingkatkan ke tahap penyidikan. Namun, penyidik belum menetapkan tersangkanya,” kata Ali Rasab Lubis.

Ia menyebutkan pekerjaan penanganan longsoran ruas jalan Kota Subulussalam hingga batas Provinsi Sumatera Utara dikelola pada Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Provinsi Aceh tahun anggaran 2024.

“Nilai kontrak pekerjaan, kata dia, mencapai Rp13,4 miliar. Dugaan tindak pidana korupsi tersebut mulai ditingkatkan ke tahap penyidikan awal Oktober 2025. Saat ini, penyidik masih menunggu hasil audit perhitungan kerugian negaranya,” kata Ali Rasab Lubis.

Selain kasus tersebut, Ali Rasab Lubis juga menyebutkan penyidik Kejati Aceh sedang menyidik dugaan tindak pidana korupsi pekerjaan preservasi jalan dan jembatan Kota Subulussalam-batas Provinsi Sumatera Utara dan Penanggalan-Lipat Kajang, Kabupaten Aceh Singkil, hingga batas Provinsi Sumatera Utara.

Pekerjaan tersebut, kata Ali Rasab Lubis, ditangani Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Aceh pada tahun 2024 dengan nilai kontrak Rp10,278 miliar.

“Penanganan kasus mulai ditingkatkan ke tahap penyidikan berdasarkan surat perintah tertanggal 3 Oktober 2025. Penyidik belum menetapkan siapa tersangka. Saat ini, penyidik masih menunggu hasil perhitungan kerugian negara,” kata Ali Rasab Lubis.

Sumber: antara

Previous Post

Pemkab Aceh Besar dan Tim Satgas PRR Bahas Percepatan Pemulihan Pascabanjir Aceh

Next Post

Serahkan Pandangan Fraksi Demokrat, HT Ibrahim Dorong RUU Pemerintah Aceh Segera Disahkan

Next Post
Serahkan Pandangan Fraksi Demokrat, HT Ibrahim Dorong RUU Pemerintah Aceh Segera Disahkan

Serahkan Pandangan Fraksi Demokrat, HT Ibrahim Dorong RUU Pemerintah Aceh Segera Disahkan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Penilaian Adipura, Kecamatan Jeumpa Laksanakan Giat Jum’at Bersih Setiap Gampong Ikut Berpartisipasi

Penilaian Adipura, Kecamatan Jeumpa Laksanakan Giat Jum’at Bersih Setiap Gampong Ikut Berpartisipasi

16/10/2026
Gawat, Udara di Aceh Tengah Paling Berbahaya Usai Kabut Asap Melanda Aceh

Gawat, Udara di Aceh Tengah Paling Berbahaya Usai Kabut Asap Melanda Aceh

16/10/2026
Luna Maya Datang ke Aceh Antar Bantuan Renovasi Madrasah

Luna Maya Datang ke Aceh Antar Bantuan Renovasi Madrasah

16/10/2026
Pemko Banda Aceh Bekali 65 ASN Persiapan Menghadapi Masa Pensiun

Pemko Banda Aceh Bekali 65 ASN Persiapan Menghadapi Masa Pensiun

16/10/2026
Gali Praktik Baik di ITB, UPT MKU USK Siap Perkuat Capaian Pembelajaran Berbasis Proyek

Gali Praktik Baik di ITB, UPT MKU USK Siap Perkuat Capaian Pembelajaran Berbasis Proyek

16/10/2026

Terpopuler

Bendera, Antara Eksploitasi Warga dan Mainan Elite

Bendera, Antara Eksploitasi Warga dan Mainan Elite

15/10/2026

22 Nama Pengurus MPU Abdya Masa Khidmat 2026-2031 Diumumkan, Lulus Uji Kitab Kuning

Almarhum Budi Azhari dan Candaan yang ‘Hilang’ di Darussalam [Selesai]

Almarhum Budi Azhari dan Candaan yang ‘Hilang’ di Darussalam [Bagian 1]

Razia Gabungan di Abdya, Sasar Pengemudi Yang Tidak Patuh Pajak dan Surat Kendaraan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com