MEUREUDU — Pembangunan infrastruktur dinilai penting untuk mempercantik wajah Kabupaten Pidie Jaya. Namun, pembangunan sumber daya manusia (SDM) disebut jauh lebih strategis untuk memastikan daerah mampu tumbuh dan bangkit secara berkelanjutan.
Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Pidie Jaya, Munawar Ibrahim, saat menutup Pelatihan Tailor Made Training (TMT) Batch IX Program SIGAP Vokasi bertema “Bangkit Bersama, Berkarya, Berdaya”, di Aula Cot Trieng Lantai III Kantor Bupati Pidie Jaya, Jumat (18/9/2026).
“Membangun infrastruktur memang penting untuk mempercantik Pidie Jaya, tetapi membangun SDM sangat lebih penting,” ujar Munawar.
Menurutnya, pembangunan manusia harus menjadi bagian penting dalam agenda pemulihan dan pembangunan Pidie Jaya. Pelatihan vokasi, kata dia, bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi harus mampu melahirkan masyarakat yang memiliki keterampilan dan daya saing.
Munawar berharap Kementerian Ketenagakerjaan terus memperkuat program pelatihan vokasi di Pidie Jaya melalui kegiatan yang memberikan keterampilan praktis serta membuka peluang masyarakat untuk berkarya dan mandiri.
Ia menilai semangat “Bangkit Bersama, Berkarya, Berdaya” harus diterjemahkan dalam bentuk nyata, terutama dengan meningkatkan kompetensi masyarakat agar mampu memasuki dunia kerja maupun menciptakan peluang usaha.
“Harapan kami, Kemenaker terus melakukan acara pelatihan seperti ini. Bangkit bersama, berkarya dan berdaya bersama,” katanya.
Pelatihan TMT Batch IX Program SIGAP Vokasi diharapkan menjadi salah satu langkah memperkuat kapasitas tenaga kerja lokal sekaligus mendorong masyarakat Pidie Jaya agar tidak hanya menjadi penerima pembangunan, tetapi juga menjadi pelaku pembangunan.
Pembangunan infrastruktur dapat mengubah wajah daerah. Namun, SDM yang terampil dan berdaya saing akan menentukan seberapa jauh Pidie Jaya mampu bergerak ke depan.[Mul]








