Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Luar Biasa! Hasil Panen di Blangpidie Capai 8,7 Ton per Hektare, Rekor Tertinggi Selama 6 Tahun

redaksi by redaksi
19/09/2026
in Lintas Barat Selatan
0
Luar Biasa! Hasil Panen di Blangpidie Capai 8,7 Ton per Hektare, Rekor Tertinggi Selama 6 Tahun

BLANGPIDIE — Kabar gembira datang dari petani di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya). Hasil panen padi di wilayah Kecamatan Blangpidie pada musim tanam Gadu tahun 2026 ini mencatatkan rekor fantastis, mencapai 8,7 Ton per Hektare (GKP). Ini merupakan rekor tertinggi selama 6 tahun terakhir.

Capaian tersebut jauh di atas rata-rata produktivitas nasional yang hanya berkisar 5 – 6 Ton per Hektare. Hasil yang melimpah ini membuat petani Blangpidie tersenyum lebar setelah beberapa tahun terakhir dilanda banjir dan serangan hama.

Salah seorang petani di (Cot Situi) Keudee Siblah Blangpidie mengaku hasil panen tahun ini di luar dugaan. Jika tahun-tahun sebelumnya hanya mampu mencapai 6-7 ton, tahun ini bisa tembus 8,7 ton.

“Alhamdulillah, tahun ini luar biasa. Padi berisi semua, bulirnya panjang-panjang. Dalam satu hektare bisa dapat 8,7 ton. Ini rekor selama saya bertani 6 tahun terakhir,” ujar Mawardi dengan wajah sumringah, Jum’at (18/09/2026).

Tak hanya hasil panen yang melimpah, harga gabah seluruh Abdya di tingkat petani juga cukup stabil dan menguntungkan. Saat ini, Gabah Panen Basah atau yang sering disebut sebagai Gabah Kering Panen (GKP) dibeli oleh agen / toke di sawah dengan harga Rp 7.000 per Kg.

“Harga Rp 7.000 itu sudah sangat bagus untuk kami. Agen langsung jemput ke sawah, petani tidak perlu lagi susah-susah bawa ke penggilingan. Kalau hasil 8,7 ton dikali Rp 7.000, itu sudah sangat membantu ekonomi kami,” tambahnya.

Keberhasilan ini tidak lepas dari penggunaan bibit unggul, pola tanam yang teratur, serta dukungan pupuk bersubsidi dan pendampingan dari pemerintah daerah, Dinas Pertanian Abdya, dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

Para petani berharap, harga Rp 7.000 ini dapat terus bertahan hingga akhir musim panen dan pemerintah dapat menjaga stabilitas harga agar petani tidak dirugikan oleh permainan tengkulak.

Dengan capaian 8,7 Ton/Ha ini, Blangpidie diprediksi akan menjadi salah satu lumbung padi terbesar di wilayah Barat Selatan Aceh tahun ini.

Previous Post

Acheh Future Desak Dinas Dayah Aceh Segera Salurkan Ribuan Kitab untuk Santri ‎

Next Post

Sayuti Pimpin Demokrat Aceh, DNA: Tak Ada Lagi Kubu-Kubuan

Next Post
Sayuti Pimpin Demokrat Aceh, DNA: Tak Ada Lagi Kubu-Kubuan

Sayuti Pimpin Demokrat Aceh, DNA: Tak Ada Lagi Kubu-Kubuan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Senator Azhari Cage Bawa Persoalan Bendera Bulan Bintang dalam Paripurna DPD RI

Senator Azhari Cage Bawa Persoalan Bendera Bulan Bintang dalam Paripurna DPD RI

03/11/2026
Kapolres Aceh Selatan Salurkan Bantuan untuk Anak-Anak Pengungsi Banjir

Kapolres Aceh Selatan Salurkan Bantuan untuk Anak-Anak Pengungsi Banjir

03/11/2026
Kecamatan Peukan Bada Tanda Tangan MOA dan IA dengan FKIP, FKM, dan F Teknik USM

Kecamatan Peukan Bada Tanda Tangan MOA dan IA dengan FKIP, FKM, dan F Teknik USM

03/11/2026
Krak, Lulusan Al Zahrah Akan Diberikan Beasiswa Full ke Universitas Ternama di Indonesia

Krak, Lulusan Al Zahrah Akan Diberikan Beasiswa Full ke Universitas Ternama di Indonesia

03/11/2026
Ohku, Banjir Kembali Menghantam Pidie Jaya, Mendagri Persilakan Tetapkan Tanggap Darurat

Ohku, Banjir Kembali Menghantam Pidie Jaya, Mendagri Persilakan Tetapkan Tanggap Darurat

03/11/2026

Terpopuler

Saat Kenduri Maulid Jadi Panggung Perlawanan

Saat Kenduri Maulid Jadi Panggung Perlawanan

02/11/2026

Sukandi Salah Minum Obat : Abas Jadi Corong Ala, Farid Wajidi Bongkar Kejanggalan Pengurus Nya

Luar Biasa! Hasil Panen di Blangpidie Capai 8,7 Ton per Hektare, Rekor Tertinggi Selama 6 Tahun

Ohku, 81 Situs Cagar Budaya Pidie Jaya Terancam, Masjid Berusia 400 Tahun Diterjang Lumpur

Setahun Pascabanjir Besar, 18 Gampong Pidie Jaya Kembali Dikepung Air

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com