BLANGPIDIE — Kabar gembira datang dari sektor pertanian Aceh Barat Daya. Hasil ubinan di Desa Pawoh Kecamatan Susoh dari Kelompok Tani Blang Beuah, mencatat produktivitas tinggi mencapai 10,2 ton per hektare (ha).
Capaian tersebut disampaikan Kepala Dinas Pertanian Abdya, Hendri Yadi, berdasarkan hasil pengamatan langsung di lapangan.
Menurut Hendri, angka tersebut diperoleh berdasarkan Sample Kerangka Area (KSA) yang baru diambil bersama Badan Pusat Statistik (BPS), penyuluh pertanian, dan mantri tani.
“Tingginya hasil ubinan ini menjadi indikator positif peningkatan produktivitas padi di Abdya. Ini hasil kerja keras petani, penyuluh, dan mantri tani di lapangan,” ujar Hendri Yadi.
Selain di Pawoh, panen perdana pengambilan ubinan juga dilakukan bersama Mantri Tani baru, Muhammad Fitrah, di Desa Padang Bak Jeumpa, Kecamatan Tangan-tangan. Di lokasi tersebut, hasil ubinan tercatat 9 ton/ha.
Hendri menambahkan, capaian ini diharapkan dapat memotivasi kelompok tani lainnya untuk terus menerapkan teknik budidaya yang baik, mulai dari penggunaan benih unggul, pemupukan berimbang, hingga penerapan sistem tanam jajar legowo.
Dinas Pertanian Abdya berkomitmen untuk terus mengawal produktivitas melalui pendampingan penyuluh dan mantri tani di setiap kecamatan, guna menjaga ketahanan pangan di Aceh Barat Daya.








