Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Ohku, Barista Asal Aceh Ternyata Ditahan Imigrasi Arab Saudi

redaksi by redaksi
23/09/2026
in Nanggroe
0
Ohku, Barista Asal Aceh Ternyata Ditahan Imigrasi Arab Saudi

Foto ilustrasi bendera Arab Saudi. (AFP/OZAN KOSE)

Banda Aceh – Muhammad Ikhsan (25), warga Lhokseumawe, Aceh, sempat hilang kontak di Arab Saudi. Belakangan Ikhsan diketahui ternyata berada di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim/Tarhil) Tabuk setelah perusahaan tempatnya bekerja bangkrut dan tidak mampu membiayai pemulangan pekerja.

Anggota DPD RI asal Aceh Sudirman Haji Uma mengatakan kepastian tersebut diperoleh setelah Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah menelusuri keberadaan Ikhsan dan berkoordinasi dengan Satuan Tugas Wilayah Tabuk.

“Alhamdulillah, kita telah menerima kabar langsung dari KJRI Jeddah bahwa M Ikhsan sudah ditemukan. Saat ini yang bersangkutan berada di Tarhil Tabuk,” kata Sudirman di Banda Aceh, dilansir Antara, Selasa (22/9/2026).

Menurut Haji Uma, hasil koordinasi menunjukkan Ikhsan dimasukkan ke Tarhil Tabuk oleh pihak majikan setelah perusahaan tempatnya bekerja mengalami kebangkrutan dan tidak mampu membiayai pemulangan para pekerja ke negara masing-masing.

Ikhsan sebelumnya bekerja sebagai barista di Kota Tabuk sejak 16 Oktober 2024 hingga kontraknya berakhir pada 10 Mei 2026.

Pada 10 September 2026, Ikhsan dibawa manajernya ke kantor Jawazat atau Imigrasi Arab Saudi untuk mengurus kepulangannya ke Indonesia. Saat pemeriksaan, diketahui izin tinggalnya telah kedaluwarsa sekitar tiga bulan.

Sejak saat itu, Ikhsan tidak dapat berkomunikasi dengan keluarganya di Lhokseumawe sehingga keluarga melaporkan kehilangan kontak dan meminta bantuan untuk menelusuri keberadaannya.

Haji Uma kemudian menyurati Kementerian Luar Negeri melalui surat Nomor 145/10.2/B-1/DPDRI/IX/2026 tertanggal 21 September 2026 untuk meminta bantuan penelusuran dan fasilitasi pemulangan Ikhsan.

Setelah keberadaannya dipastikan, Ikhsan direncanakan dipindahkan dari Tarhil Tabuk ke Tarhil Syumaisi, Makkah, untuk menjalani tahapan lebih lanjut sebelum dipulangkan ke Indonesia.

Haji Uma menyampaikan apresiasi kepada KJRI Jeddah, KBRI Riyadh, Satgas Wilayah Tabuk, serta Kementerian Luar Negeri RI yang membantu penelusuran keberadaan Ikhsan.

“Semoga proses pemindahan dan pemulangannya berjalan lancar. Kita akan terus berkoordinasi dan mengikuti perkembangannya sampai M Ikhsan kembali ke Aceh,” katanya.

Sumber: detik.com

Previous Post

Illiza Serahkan Alat Tangkap Ikan untuk Nelayan Tradisional di Alue Naga

Next Post

BWS Sumatera I Gerak Cepat Bersihkan Dampak Banjir di Aceh Tenggara

Next Post
BWS Sumatera I Gerak Cepat Bersihkan Dampak Banjir di Aceh Tenggara

BWS Sumatera I Gerak Cepat Bersihkan Dampak Banjir di Aceh Tenggara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

DPD RI Aceh Dorong Gen-Z Perkuat Kompetensi Hadapi Tantangan Dunia Kerja

DPD RI Aceh Dorong Gen-Z Perkuat Kompetensi Hadapi Tantangan Dunia Kerja

23/09/2026
Rp1,005 Triliun Belanja Pidie Jaya: Naik Lebih Cepat dari Pendapatan, FKPD Tagih Transparansi

Rp1,005 Triliun Belanja Pidie Jaya: Naik Lebih Cepat dari Pendapatan, FKPD Tagih Transparansi

23/09/2026
BWS Sumatera I Gerak Cepat Bersihkan Dampak Banjir di Aceh Tenggara

BWS Sumatera I Gerak Cepat Bersihkan Dampak Banjir di Aceh Tenggara

23/09/2026
Ohku, Barista Asal Aceh Ternyata Ditahan Imigrasi Arab Saudi

Ohku, Barista Asal Aceh Ternyata Ditahan Imigrasi Arab Saudi

23/09/2026
Illiza Serahkan Alat Tangkap Ikan untuk Nelayan Tradisional di Alue Naga

Illiza Serahkan Alat Tangkap Ikan untuk Nelayan Tradisional di Alue Naga

23/09/2026

Terpopuler

Akademisi Minta Waktu Penjaringan Dekan FK USK diperpanjang dan syaratnya Mudah

Utang RSUDZA Tembus Rp416,97 Miliar, Nasrul Zaman: Periksa Manajemen Lama

22/09/2026

Ohku, Barista Asal Aceh Ternyata Ditahan Imigrasi Arab Saudi

Idris Abdya Mantapkan Langkah Maju Sebagai Bakal Calon Anggota DPD RI Utusan Aceh Periode Akan Datang

Warga Asal Pidie Ditangkap Polisi Sumut dengan 480 Gram Sabu

Anggota DPRK Abdya Kasyful Wara Bantu Perlengkapan Olahraga untuk PGL VC

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com