Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Peukan Bada Jadi Tempat Pembibitan Tanaman Mangrove

redaksi by redaksi
23/09/2026
in Lintas Barat Selatan
0
Peukan Bada Jadi Tempat Pembibitan Tanaman Mangrove

JANTHO – Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, tepatnya di gampong Lamteh mulai diarahkan menjadi salah satu tempat pembibitan mangrove di wilayah pesisir Aceh.

Hal itu disampaikan Sekcam Peukan Bada, Rusydi SAg MPd mewakili Camat saat membuka Workshop Edukasi dan Nursery Mangrove Gampong Lamteh, Rabu 23 September 2026 di Gedung KDMP Lamteh.

Sekcam Peukan Bada mengucapkan ribuan terima kasih kepada DLHK Aceh atas bantuan dan kerja sama selama ini dan mengharapkan dapat menjadikan gampong Lamteh sebagai desa binaan DLHK dengan berbagai program yang ada.

“Kawasan ini diharapkan untuk pengembangan Ekowisata Mangrove Lamteh, Kecamatan Peukan Bada merupakan kerja sama pemerintahan gampong Lamteh dengan Pemkab Aceh Besar, Dinas Lingkungan Hidup dan Kelautan (DLHK) Aceh dan Aceh Jaya Institut (AMI), “kata Rusydi.

“Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari penguatan rehabilitasi ekosistem pesisir sekaligus meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan, “tambahnya.

“Pengembangan pusat pembibitan mangrove di Lamteh Peukan Bada diharapkan mampu menyediakan bibit berkualitas untuk mendukung kegiatan penanaman di kawasan pesisir yang membutuhkan pemulihan, “harapnya.

Selain menjaga ekosistem, keberadaan mangrove juga memiliki peran penting dalam melindungi garis pantai dari abrasi serta menjadi habitat bagi berbagai biota pesisir.

Masyarakat setempat turut dilibatkan dalam proses pembibitan, mulai dari pengumpulan propagol atau buah mangrove, penyemaian, pemeliharaan hingga penanaman bibit di lokasi yang telah ditentukan.

“Dengan pengelolaan yang berkelanjutan, pusat pembibitan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi sumber bibit mangrove, tetapi juga dapat membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui kegiatan pembibitan dan rehabilitasi lingkungan, “tutupnya.

Sementara itu Syafruddin dari DLHK Aceh mengatkan pemerintah dan berbagai pihak terkait diharapkan terus memberikan pendampingan serta dukungan terhadap pengembangan pembibitan mangrove di Lamteh Peukan Bada.

“Dengan kolaborasi masyarakat, pemerintah, lembaga lingkungan dan kelompok penggiat pesisir menjadi salah satu sentra pembibitan mangrove yang mendukung kelestarian pesisir Aceh, “katanya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Kecamatan Peukan Bada dan gampong Lamteh atas diadakan kegiatan ini.

Keuchik gampong Lamteh, Mahzar mengucapkan terima kasih kepada DLHK Aceh, Kecamatan Peukan Bada dan AMI serta semua pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan ini.

Mahzar juga berterima kasih kepada Abdul Hadi SPd dari Yayasan AMI yang telah menjadi narasumber pada kegiatan hari ini.

Acara Workshop turut dihadiri unsur Forkopimcam, SKPA, SKPD, Pendamping desa, perangkat gampong dan tamu undangan lainnya.

Previous Post

DPD RI Aceh Dorong Gen-Z Perkuat Kompetensi Hadapi Tantangan Dunia Kerja

Next Post

DPRK Pidie Jaya Rindu Wakil Bupati Hadir di Paripurna: Semoga Bupati Bisa Gandeng Tangan

Next Post
DPRK Pidie Jaya Rindu Wakil Bupati Hadir di Paripurna: Semoga Bupati Bisa Gandeng Tangan

DPRK Pidie Jaya Rindu Wakil Bupati Hadir di Paripurna: Semoga Bupati Bisa Gandeng Tangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Tingkatkan Mutu Layanan, Direktur RSUD Teungku Peukan: Tahun ini Ada 178 Nakes Telah Ikut Pelatihan

Tingkatkan Mutu Layanan, Direktur RSUD Teungku Peukan: Tahun ini Ada 178 Nakes Telah Ikut Pelatihan

23/09/2026
Lembaga Wali Nanggroe Dorong Penguatan Konservasi Berbasis Adat untuk Menjaga Hutan dan Keseimbangan Alam Aceh

Lembaga Wali Nanggroe Dorong Penguatan Konservasi Berbasis Adat untuk Menjaga Hutan dan Keseimbangan Alam Aceh

23/09/2026
DPRK Pidie Jaya Rindu Wakil Bupati Hadir di Paripurna: Semoga Bupati Bisa Gandeng Tangan

DPRK Pidie Jaya Rindu Wakil Bupati Hadir di Paripurna: Semoga Bupati Bisa Gandeng Tangan

23/09/2026
Peukan Bada Jadi Tempat Pembibitan Tanaman Mangrove

Peukan Bada Jadi Tempat Pembibitan Tanaman Mangrove

23/09/2026
DPD RI Aceh Dorong Gen-Z Perkuat Kompetensi Hadapi Tantangan Dunia Kerja

DPD RI Aceh Dorong Gen-Z Perkuat Kompetensi Hadapi Tantangan Dunia Kerja

23/09/2026

Terpopuler

Akademisi Minta Waktu Penjaringan Dekan FK USK diperpanjang dan syaratnya Mudah

Utang RSUDZA Tembus Rp416,97 Miliar, Nasrul Zaman: Periksa Manajemen Lama

22/09/2026

Peukan Bada Jadi Tempat Pembibitan Tanaman Mangrove

Idris Abdya Mantapkan Langkah Maju Sebagai Bakal Calon Anggota DPD RI Utusan Aceh Periode Akan Datang

Warga Asal Pidie Ditangkap Polisi Sumut dengan 480 Gram Sabu

Anggota DPRK Abdya Kasyful Wara Bantu Perlengkapan Olahraga untuk PGL VC

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com