SIGLI – Di usianya yang baru sembilan tahun, Muhammad Saidil Fata harus menghadapi perjalanan yang tidak mudah. Siswa kelas III sekolah dasar (SD) itu mengayuh sepeda sejauh 12 kilometer demi membawa ayah kandungnya, Muhammad, berobat ke RSUD Tgk Chik Di Tiro Sigli, Kabupaten Pidie, Aceh.
Tak sendiri, Saidil juga membonceng adiknya, Munzir Firdaus, yang masih berusia lima tahun. Di tengah perjalanan, bocah itu harus mengayuh sepeda di jalan nasional yang ramai dilintasi kendaraan besar, dengan risiko keselamatan yang mengintai setiap saat.
Kisah perjuangan Saidil pun menjadi perhatian publik. Di tengah keterbatasan, ia berusaha membawa sang ayah mendapatkan pengobatan, meski harus menempuh perjalanan jauh dengan sepeda.
Muhammad kini telah menjalani perawatan selama tiga hari di RSUD Tgk Chik Di Tiro Sigli akibat infeksi paru-paru.
Selama ayahnya dirawat, Saidil tidak tinggal diam. Ia terlihat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari sang ayah, mulai dari membeli air minum dan nasi hingga mengerok punggungnya.
Hal-hal sederhana itu memperlihatkan kepedulian Saidil terhadap ayahnya yang sedang sakit. Di usianya yang masih belia, ia berusaha mengambil peran untuk membantu orang tua di tengah situasi sulit yang mereka hadapi.
Dalam perjalanan menuju rumah sakit, Saidil mengayuh sepeda dengan ayahnya duduk membonceng, sementara Munzir berada di jok sepeda. Ia juga membawa sebuah pompa sepeda untuk berjaga-jaga apabila terjadi masalah pada ban selama perjalanan.
Perjalanan sejauh 12 kilometer tersebut bukanlah jarak yang ringan bagi seorang anak berusia sembilan tahun. Apalagi, jalur yang dilalui merupakan jalan nasional dengan lalu lintas kendaraan besar yang berpotensi membahayakan keselamatan mereka.
Kisah Saidil tidak hanya menggambarkan kasih sayang seorang anak kepada ayahnya, tetapi juga menjadi pengingat bahwa akses terhadap layanan kesehatan dan keselamatan perjalanan merupakan hal penting bagi setiap keluarga.
Di balik perjuangan bocah tersebut, tersimpan harapan agar ayahnya segera pulih dan bisa kembali berkumpul bersama keluarga dalam keadaan sehat.[Mu]










![Almarhum Budi Azhari dan Candaan yang ‘Hilang’ di Darussalam [Bagian 1]](https://atjehwatch.com/wp-content/uploads/2026/10/WhatsApp-Image-2026-10-14-at-13.04.57-350x250.jpeg)