MEUREUDU – Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, berhasil memperjuangkan dukungan 94 unit alat dan kendaraan pendukung untuk mempercepat pemulihan pascabencana. Dukungan tersebut terealisasi pada Kamis (15/10/2026), setelah sebelumnya diusulkan kepada Menteri Dalam Negeri melalui pertemuan bersama Wakil Gubernur Aceh.
Bantuan terdiri atas 8 excavator PC200, 4 PC100, 4 PC55, 6 backhoe loader, 6 bulldozer, dan 66 dump truck.
Alat berat tersebut akan difokuskan untuk normalisasi Sungai Krueng Meureudu, pengerukan Muara Kiran, pembersihan saluran irigasi, pemulihan sawah di Gampong Blang Awe, serta pembersihan tambak di Gampong Meunasah Balek.
Pelaksanaan pekerjaan melibatkan Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pertanian, serta Dinas Kelautan dan Perikanan. Penempatan alat disesuaikan dengan kebutuhan dan tingkat urgensi di lapangan.
Bupati Sibral Malasyi menegaskan, dukungan alat berat harus berdampak langsung pada pemulihan kehidupan masyarakat, terutama petani dan pelaku usaha perikanan yang terdampak bencana.
Normalisasi aliran air, pemulihan irigasi, sawah, dan tambak menjadi prioritas untuk mempercepat pemulihan infrastruktur sekaligus menggerakkan kembali ekonomi warga.
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya mendorong seluruh dinas terkait bekerja terpadu, mengoptimalkan penggunaan alat, dan memastikan pekerjaan berjalan tepat sasaran serta dapat dipertanggungjawabkan.[Mul]










![Almarhum Budi Azhari dan Candaan yang ‘Hilang’ di Darussalam [Bagian 1]](https://atjehwatch.com/wp-content/uploads/2026/10/WhatsApp-Image-2026-10-14-at-13.04.57-350x250.jpeg)