Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Setahun Pascabanjir Besar, 18 Gampong Pidie Jaya Kembali Dikepung Air

redaksi by redaksi
01/11/2026
in Lintas Timur
0
Setahun Pascabanjir Besar, 18 Gampong Pidie Jaya Kembali Dikepung Air

MEUREUDU – Belum genap setahun pulih dari bencana banjir besar November 2025, masyarakat Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, kembali dihantam banjir. Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut pada Sabtu (31/10/2026) memicu banjir susulan yang merendam 18 gampong di lima kecamatan pada Minggu (1/11/2026) dini hari.

Air setinggi di atas lutut orang dewasa masuk ke rumah-rumah warga. Banjir ini kembali membangkitkan kecemasan masyarakat yang belum sepenuhnya bangkit dari dampak bencana besar tahun lalu.

Hampir setahun berlalu, ancaman banjir ternyata masih menjadi bayang-bayang kehidupan warga Pidie Jaya. Rumah kembali terendam, lingkungan dipenuhi lumpur, sementara masyarakat harus kembali menghadapi kerugian dan pekerjaan membersihkan sisa-sisa banjir.

Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie Jaya, Okta Handipa, ST., M.Arc., mengatakan banjir susulan tersebut berdampak pada 18 gampong yang tersebar di lima kecamatan.

Di Kecamatan Meurah Dua, enam gampong terdampak, yakni Geunteng, Blang Cut, Dayah Usen, Meunasah Mancang, Pante Beurene, dan Dayah Kruet.

Di Kecamatan Meureudu, enam gampong terendam, meliputi Berawang (SP3), Meunasah Lhok (Pulo), Manyang Cut, Mesjid (Tuha Lhoknga), Grong-Grong Beuracan, serta Dayah Upanek (Tutu Sirong).

Sementara di Kecamatan Bandar Dua, banjir melanda Gampong Juelanga. Di Kecamatan Bandar Baru, tiga gampong terdampak, yakni Blang Sukon, Sagoe Langien, dan Blang Glong.

Adapun di Kecamatan Panteraja, banjir merendam Gampong Lhok Puuk dan Muka Blang.

Okta menyebutkan, hingga Minggu pagi, air masih menggenangi Gampong Dayah Usen, Kecamatan Meurah Dua. Sementara di gampong lainnya, air mulai surut, meski masih menyisakan genangan dan lumpur.

Banjir yang kembali terjadi ini memperlihatkan bahwa persoalan kerentanan kawasan permukiman terhadap bencana belum sepenuhnya teratasi. Pengalaman banjir besar November 2025 belum cukup menjamin masyarakat terbebas dari ancaman serupa.

Penanganan bencana tidak cukup berhenti pada pendataan korban, evakuasi, penyaluran bantuan, dan pembersihan lumpur setelah air surut. Evaluasi menyeluruh terhadap sistem drainase, kapasitas aliran sungai, kondisi tanggul, serta perlindungan kawasan permukiman rawan banjir menjadi kebutuhan mendesak.

Pemerintah daerah juga dituntut memastikan program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana berjalan seiring dengan upaya pengurangan risiko bencana. Sebab, membangun kembali rumah dan infrastruktur tanpa memperkuat perlindungan kawasan rawan banjir berpotensi membuat masyarakat terus terjebak dalam siklus bencana yang sama.

Bagi warga Pidie Jaya, banjir November 2025 mungkin telah berlalu hampir setahun. Namun, air yang kembali mengepung 18 gampong pada awal November 2026 menjadi bukti bahwa ancaman bencana belum benar-benar menjauh dari kehidupan mereka.[Mul]

Previous Post

Kejar Realisasi APBK- P, Bupati Al Farlaky Minta OPD Kebut Paket Pekerjaan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Setahun Pascabanjir Besar, 18 Gampong Pidie Jaya Kembali Dikepung Air

Setahun Pascabanjir Besar, 18 Gampong Pidie Jaya Kembali Dikepung Air

01/11/2026
Kejar Realisasi APBK- P, Bupati Al Farlaky Minta OPD Kebut Paket Pekerjaan

Kejar Realisasi APBK- P, Bupati Al Farlaky Minta OPD Kebut Paket Pekerjaan

01/11/2026
Pemkab Aceh Timur Bangun Jalan Terdampak Banjir Rp4,8 Miliar

Pemkab Aceh Timur Bangun Jalan Terdampak Banjir Rp4,8 Miliar

01/11/2026
Lima Mahasiswa USK Raih Penghargaan Pemuda Berprestasi Aceh 2026

Lima Mahasiswa USK Raih Penghargaan Pemuda Berprestasi Aceh 2026

01/11/2026
Ketua DPRK Nagan Raya Tempuh Jalur Kekeluargaan Terkait Isu Selingkuh

Ketua DPRK Nagan Raya Tempuh Jalur Kekeluargaan Terkait Isu Selingkuh

01/11/2026

Terpopuler

Sembilan Pemuda Terbaik Banda Aceh Resmi Dinobatkan Sebagai Pemuda Pelopor 2026

Sembilan Pemuda Terbaik Banda Aceh Resmi Dinobatkan Sebagai Pemuda Pelopor 2026

31/10/2026

Sat Reskrim Polres Abdya Amankan Penimbun 240 Liter Solar Subsidi di Babahrot

10 Putra-Putri Tanjong Seulamat Raih Juara MTQ Kabupaten Aceh Besar 2026

Azhari Cage: Dari Rimba Aceh Jadi ‘Singa’ Senayan

Setahun Pascabanjir Besar, 18 Gampong Pidie Jaya Kembali Dikepung Air

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com