JANTHO – Sebanyak 10 putra-putri Gampong Tanjong Seulamat berhasil meraih juara pada beberapa cabang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXV Tingkat Kabupaten Aceh Besar yang dilaksanakan di Kecamatan Kuta Baro pada 24–30 Oktober 2026.
Keputusan tersebut diumumkan ketua dewan hakim yang tertuang dalam Surat Keputusan Dewan Hakim Nomor 5/KEP-DH/MTQ/AB/2026 tentang Penetapan Juara MTQ XXXV Kabupaten Aceh Besar Tahun 2026 di Kecamatan Kuta Baro, di panggung utama pada Jumat malam, 30 Oktober 2026.
Kesepuluh putra dan putri Tanjong Seulamat tersebut mewakili beberapa kecamatan di wilayah Aceh Besar. Mereka adalah:
1. Hijaz Khalilullah, Juara I Cabang Qiraah Sab’ah Mujawwad Dewasa, Kafilah Kecamatan Darussalam.
2. Muhammad Hafizh Azzawir, Juara I Cabang Fahmil Qur’an Putra, Kecamatan Ingin Jaya.
3. Putri Kayla, Juara I Cabang Tilawah Anak-Anak Putri, Kecamatan Darussalam.
4. Khalid Aidillah, Juara II Cabang Qiraah Sab’ah Mujawwad Remaja, Kecamatan Darussalam.
5. Zaskia Rahmah, Juara II Cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ), Kecamatan Peukan Bada.
6. Nurun Fauqa Nurin, Juara III Cabang Tilawah Dewasa Putri, Kecamatan Darussalam.
7. Riza Mulia, Juara Harapan II Cabang Qiraah Sab’ah Mujawwad Dewasa, Kecamatan Peukan Bada.
8. Iman Nur Hidayat, Juara Harapan II Cabang Qiraah Murattal Remaja, Kecamatan Baitussalam.
9. Afrah Irdina, Juara Harapan II Cabang Qiraah Sab’ah Mujawwad Putri, Kecamatan Blang Bintang.
10. Yashifa, Juara Harapan III Cabang Syarhil Qur’an Putri, Kecamatan Simpang Tiga.
Keuchik Gampong Tanjong Seulamat, Fadhli H Nurdin, mengapresiasi para generasi gampong tersebut yang berhasil meraih prestasi membanggakan. Ia menyampaikan selamat dan terima kasih atas dedikasi para peserta yang telah membawa harum nama baik gampong di ajang MTQ kabupaten tersebut.
“Selamat atas pencapaian luar biasa putra-putri terbaik Tanjong Seulamat. Ini menunjukkan bahwa anak-anak Gampong Tanjong Seulamat memiliki potensi besar, semangat belajar Al-Qur’an yang tinggi, dan mampu bersaing dengan peserta dari kecamatan lain. Semoga prestasi ini menjadi penyemangat bagi generasi muda lainnya,” ujar Fadhli.
Hal serupa disampaikan Ketua Tuha Peuet Gampong, H Amiruddin. Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari keseriusan peserta dalam berlatih baik secara pribadi maupun bersama pembina di bidang masing-masing .
“Prestasi ini patut kita syukuri dan kita jaga bersama. Kami berharap para juara tidak cepat berpuas diri, terus belajar, dan menjadi teladan bagi anak-anak lainnya di Tanjong Seulamat,” ungkap Amiruddin.
Pembinaan melalui LPTQ Gampong
Ketua Umum BKM Babul Maghfirah, Wirzaini Usman, S.HI., M.I.Kom., yang turut hadir pada acara penutupan dan berbaur bersama para peserta, menyampaikan rasa bangga sekaligus apresiasi atas pencapaian luar biasa yang diraih.
Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan kebanggaan tersendiri bagi Tanjong Seulamat, khususnya keluarga besar BKM Babul Maghfirah. Mereka adalah kader-kader terbaik yang selama ini telah berkontribusi dalam kegiatan keagamaan dan pembinaan generasi muda, di antaranya para ustaz dan ustazah TPA, Ketua Remaja Masjid, serta alumni TPA Al-Fatah Tanjong Seulamat.
“Prestasi ini bukan sekadar sebuah kemenangan, tetapi juga menjadi bukti bahwa proses pembinaan, pendidikan Al-Qur’an, dan kaderisasi di lingkungan masjid telah melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat. Semoga pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus belajar, mengabdi, dan menjaga kecintaan terhadap Al-Qur’an,” ungkapnya.
Selain menyampaikan apresiasi, Wirzaini juga berharap agar pembinaan dan pengkaderan generasi Qur’ani di tingkat gampong dapat terus diperkuat melalui pembentukan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Gampong. Menurutnya, ketersediaan sumber daya manusia yang memadai, didukung oleh kader-kader yang memiliki pengalaman dan kapasitas di bidang Al-Qur’an, menjadi modal penting untuk membentuk lembaga tersebut.
Azka Dara Maulidya misalnya merupakan warga Tanjong Seulamat yang mengukir sejarah dengan meraih Juara I cabang Fahmil Qur’an Putri pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026.
“Ustaz Riza Mulia sebagai Ketua Bidang Pengkaderan BKM, dibantu Direktur TPA Al-Fatah, Ustaz Akmal, Ustaz Hijaz, dan lainnya, saya pikir sangat mampu untuk berkontribusi dalam pembinaan melalui LPTQ ini. Tentu di bawah binaan perangkat gampong, BKM, dan Imam Besar Masjid,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan LPTQ Gampong nantinya diharapkan menjadi wadah pembinaan yang lebih terarah, sistematis, dan berkelanjutan, sehingga potensi generasi Qur’ani dapat terus dikembangkan serta melahirkan kader-kader berprestasi yang mampu mengharumkan nama gampong pada berbagai ajang MTQ di masa mendatang. [RN]






![Sang Kombatan [Jilid 2]](https://atjehwatch.com/wp-content/uploads/2026/10/WhatsApp-Image-2026-09-30-at-08.59.08-1-120x86.jpeg)

