Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Israel Padamkan Listrik Permukiman Warga Palestina

Atjeh Watch by Atjeh Watch
10/07/2020
in Internasional
0

TEPI BARAT — Israel acap kali melakukan pemadaman listrik di Tepi Barat pada musim panas ini. Emad Omar (32 tahun), dan keluarga, merasakan pemadaman listrik di desa Nazlet Zeid yang merupakan bagian dari wilayah Jenin di Tepi Barat yang diduduki.

Di siang hari, saat Omar sedang berada di rumah orang tua dan ingin makan siang, listrik padam. Ketika diperiksa, ternyata diketahui penyebab padamnya rumah itu bukan berasal dari dalam rumah, melainkan dari luar. Di sekitar rumahnya pun demikian, banyak lingkungan yang mengalami pemadaman listrik.

“Kami menghubungi dewan lokal di Yaabad, kota sebelah tempat pasokan listrik, dan mereka mengatakan Israel telah memangkas aliran daya karena punya utang ke Perusahaan Listrik Israel (IEC),” kata Omar seperti dikutip dari laporan Middle East Eye, Jumat (10/7).

Keluarga Omar dan tetangga mereka mengalami pemadaman listrik selama tiga jam. “Itu mengerikan. Itu tengah sore, pada hari yang sangat panas,” kata Omar yang menambahkan iklim di Jenin cenderung jauh lebih panas daripada bagian lain di Tepi Barat.

“Periode waktu ini, dari siang hingga jam 3 sore, biasanya ketika orang pulang untuk beristirahat dari pekerjaan untuk tidur siang, istirahat, dan makan siang dengan keluarga mereka untuk menghindari panas,” katanya. Tetapi mereka terjebak di dalam kondisi tersebut dan tidak ada yang bisa dilakukan.

Begitu tanda satu jam berlalu, Omar dan penduduk desa lainnya mulai khawatir. “Semua daging, susu, dan produk lainnya di lemari es dan freezer kami mulai mencair. Semua anak mulai rewel karena mereka kepanasan, dan ibu dan ayah saya, yang sudah sangat tua dan memiliki masalah kesehatan kronis, mulai merasa sangat lelah.”

Kemudian listrik menyala tepat setelah pukul 15.00. Pemadaman ini memang hanya dilakukan satu hari. Namun, mereka mendengar pemadaman akan dilakukan setiap hari tanpa bisa diduga.

“Kami takut ini akan terus berlanjut. Orang tua dan anak-anak kita tidak bisa terus seperti ini. Kami tidak bisa hidup seperti ini,” ujar Omar.

Wali Kota Yaabad Amjad Atatra mengatakan, pemerintahannya tidak mendapat peringatan resmi dari Israel ketika mendengar desas-desus yang beredar bahwa Israel berencana memotong listrik ke Yaabad dan daerah sekitarnya. Dia juga kaget karena tidak biasanya terjadi pemadaman seperti ini, terlebih warganya rajin bayar listrik tepat waktu.

Kepala Otoritas Ketenagalistrikan Yaabad, Mohammed Abu Baker dengan keras membantah klaim Israel bahwa pemotongan itu dilakukan karena utang keuangan yang ditanggung perusahaannya. Otoritas Israel memberinya informasi bahwa pemadaman bergilir sedang diberlakukan karena ada penunggakan tagihan.

“Tetapi kami memiliki semua bukti di sini. Biasanya, apa yang akan kami lakukan adalah mengumpulkan pembayaran dari penduduk, mentransfernya ke Kementerian Pemerintah Daerah Palestina, yang kemudian akan mentransfer uang ke Israel,” kata Abu Baker.

Otoritas Listrik Yaabad, menyediakan listrik ke 19 kota dan desa di daerah Jenin dengan populasi hampir 55 ribu warga Palestina. “Kami telah dengan rajin menjaga semua pembayaran kami, sehingga untuk mengatakan pemadaman ini karena utang perusahaan adalah bohong,” kata Abu Baker.

Sumber: Republika

Tags: palestina. israel
Previous Post

YARA Siap Bantu Masyarakat Miskin Yang Butuh Bantuan Hukum Gratis

Next Post

Gulai Bebek Hot & Kari Ikan Pari Gapugi Diburu Pencinta Kuliner

Next Post

Gulai Bebek Hot & Kari Ikan Pari Gapugi Diburu Pencinta Kuliner

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

FH USK dan Kejati Aceh Inisiasi Sinergi Akademisi-Praktisi Penegakan Hukum Berbasis Kekhususan Aceh

FH USK dan Kejati Aceh Inisiasi Sinergi Akademisi-Praktisi Penegakan Hukum Berbasis Kekhususan Aceh

22/10/2026
Senator Azhari Cage SIP MAP Salurkan Sembako untuk Warga Beutoeng Ateuh Banggalang

Senator Azhari Cage SIP MAP Salurkan Sembako untuk Warga Beutoeng Ateuh Banggalang

22/10/2026
Videotron Baru di Blangpidie, Diskominsa Abdya Targetkan Dongkrak PAD

Videotron Baru di Blangpidie, Diskominsa Abdya Targetkan Dongkrak PAD

22/10/2026
Optimalisasi Sampah Jadi Sumber Ekonomi Baru, DLH Abdya Siapkan Mesin Cacah Sampah

Optimalisasi Sampah Jadi Sumber Ekonomi Baru, DLH Abdya Siapkan Mesin Cacah Sampah

22/10/2026
Nagan Raya Gelar Diklatsar TAGANA Pertama di Tingkat Kabupaten/Kota se-Aceh

Nagan Raya Gelar Diklatsar TAGANA Pertama di Tingkat Kabupaten/Kota se-Aceh

22/10/2026

Terpopuler

Dishub Aceh dan BMKG Perkuat Koordinasi Informasi Cuaca untuk Keselamatan Transportasi

Dishub Aceh dan BMKG Perkuat Koordinasi Informasi Cuaca untuk Keselamatan Transportasi

21/10/2026

Pabrik Sabu Digerebek di Pidie, HMI Sigli: Jangan Cuma Tangkap yang di Lapangan, Bongkar Otaknya!

PB 2M Cup-II Masuki Delapan Besar, Semifinal Sabtu dan Final Minggu

Lagi, Azhari Cage Bawa Pulang Jenazah Warga Paya Bakong yang Meninggal di Malaysia

PWPM Aceh Akan Laksanakan Rapimwil dan BAM 23 Oktober, Zul Hafiyan Ajak Semua PDPM Ikut Serta Menyukseskan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com