Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Afghanistan Desak Taliban Perpanjang Gencatan Senjata

Admin1 by Admin1
04/08/2020
in Internasional
0

Jakarta – Pemerintah Afghanistan mendesak kelompok militan Taliban untuk memperpanjang gencatan senjata yang terjadi selama tiga hari terakhir. Taliban sebelumnya mengumumkan gencatan selama tiga hari jelang perayaan Iduladha.

Taliban pada 29 Juli lalu mengumumkan gencatan senjata selama tiga hari saat perayaan Iduladha mulai 31 Juli hingga 2 Agustus.

Juru bicara Presiden Ashraf Ghani, Sediq Sediqqi mengatakan pihaknya berharap Taliban tidak melanjutkan kekerasan di Afghanistan dan melanjutkan gencatan senjata.

“Kami berharap Taliban tidak akan melanjutkan kekerasan. Pemerintah Afghanistan mengambil tindakan dan langkah untuk mendorong proses perdamaian, sehingga harus dibalas oleh Taliban,” ujar Sediqqi kepada AFP.

Permintaan Sediq disampaikan lantaran tidak ada laporan pertempuran di sebagian besar wilayah Afgahanistan selama gencatan senjata tiga hari.

Namun ketenangan tersebut sempat terusik ketika orang-orang bersenjata menyerbu sebuah penjara di Jalalabad, Afghanistan timur pada Minggu (2/8) malam. Amaq, outlet berita kelompok ISIS mengumumkan bahwa ISIS bertanggung jawab atas serangan di penjara yang menewaskan tiga orang dan beberapa korban luka-luka.

Taliban membantah terlibat dalam serangan tersebut.

Tawaran gencatan senjata untuk kedua kalinya ini muncul setelah Presiden Ashraf Ghani mengatakan pembicaraan damai dengan Taliban bisa dimulai dalam waktu seminggu.

“Semua mujahidin diperintahkan untuk menahan diri dari melakukan operasi terhadap musuh selama tiga hari tiga malam saat Iduladha,” kata juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid dalam sebuah pernyataan seperti dilansir dari AFP.

Dalam sebuah pidato kenegaraan di istana presiden pada akhir Juli lalu, Ghani mendesak Taliban untuk menyetujui gencatan senjata secara permanen dan komprehensif selama proses kesepakatan damai untuk mengakhiri perang yang telah terjadi selama 19 tahun.

“Bola (kendali) kini ada di pengadilan Taliban dan komunitas internasional,” ujar Ghani.

Ghani mengatakan jika pihaknya berkomitmen sesuai rencana untuk membebaskan tahanan Taliban sesuai kesepakatan damai dengan AS yang ditandatangani pada Februari lalu.

Dalam kesepakatan damai antara AS dan Taliban pada awal 2020 lalu, dituliskan bahwa kelompok pemberontak tersebut harus memberikan ‘pesan yang jelas’ agar pihak yang mengancam negara barat ‘tidak punya tempat di Afghanistan’. Ini bisa jadi diartikan, Taliban diminta mengusir kelompok teroris seperti Al-Qaeda dan ISIS pergi dari Afghanistan.

Dalam perjanjian yang ditandatangani pada Sabtu (29/2) lalu di Doha, Qatar, kedua pihak setuju agar Afghanistan menyerahkan 5.000 tahanannya kepada Taliban mulai 10 Maret. Sebagai gantinya, Taliban akan menyerahkan 1.000 tahanannya dan membuka pintu pertemuan.

Namun pihak Afghanistan sempat menolak kesepakatan untuk membebaskan 5.000 tahanan. Presiden Ghani sempat mengatakan jika pihaknya tidak ada komitmen terkait pertukaran dan penyerahan tahanan kepada Taliban terkait kesepakatan dengan AS.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Trump Beri Tenggat Tiktok Dijual ke Investor AS 15 September

Next Post

Nelayan di Aceh Diminta Waspada Gelombang Tinggi

Next Post
Sudah 20 Hari Tak Pulang, Tiga Nelayan Aceh Diduga Nyasar ke Negara Lain

Nelayan di Aceh Diminta Waspada Gelombang Tinggi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Iran Tangguhkan Perundingan dengan AS Buntut Israel Bombardir Lebanon

Iran Tangguhkan Perundingan dengan AS Buntut Israel Bombardir Lebanon

02/06/2026
Iran Janji bakal Permudah Kapal Jepang Melintasi Selat Hormuz

Iran Janji bakal Permudah Kapal Jepang Melintasi Selat Hormuz

02/06/2026
Ade Naylan Sadida: Juara MTQ, Hafizah 30 Juz Raih Best Award SDGs Internasional, Kini Lolos Pendidikan Dokter USK

Ade Naylan Sadida: Juara MTQ, Hafizah 30 Juz Raih Best Award SDGs Internasional, Kini Lolos Pendidikan Dokter USK

01/06/2026
Tuanku Muhammad: JKA Jangan Disunat karena Alasan Dana Otsus yang Dipangkas

Fraksi PKS DPRK Dukung Wali Kota Tegakkan Syariat yang Terintegrasi dan Terpadu di Banda Aceh

01/06/2026
Panas dan Angin Kencang Berpotensi Perluas Karhutla di Aceh

Panas dan Angin Kencang Berpotensi Perluas Karhutla di Aceh

01/06/2026

Terpopuler

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

01/06/2026

Penggunaan Musik Tari Tanpa Izin oleh SMAN 1 Jangka Bireun Disesalkan Komposer

Senat UIN Ar-Raniry Angkat Suara Soal Turunnya KPK ke Aceh

Kaya SDA Tapi Miskin, Hasto: Jangan Seperti di Aceh

Afghanistan Desak Taliban Perpanjang Gencatan Senjata

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com