Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Tengah

Lepas Pengiriman 2,5 Ton Tembakau ke Sumut, Shabela: Jaga Branding, Jangan Diklaim Pihak Lain

Atjeh Watch by Atjeh Watch
27/09/2020
in Lintas Tengah
0

TAKENGON – Kawasan Dataran Tinggi Gayo, utamanya Kabupaten Aceh Tengah dikenal cocok untuk pengembangan berbagai varietas tanaman baik buah-buahan maupun hortikultura.

Terbaru, komoditas tembakau varietas White Barley yang dikembangkan oleh para petani tembakau di bawah binaan Asosiasi Petani Tembakau Indonesia(APTI) Aceh Tengah yang diketuai Sukurdi Iska, SH.

Pengiriman perdana tembakau sebanyak 2,5 Ton ini dilepas oleh Bupati Aceh Tengah Drs. Shabela Abubakar didampingi sejumlah pimpinan OPD terkait antara lain Kepala Dinas Pertanian Nasrun Liwanza dan Kepala Perdagangan Koperasi dan UKM Joharsyah bertempat di Kantor APTI setempat di kawasan Kemili, Minggu (27/09/2020).

Sukurdi, yang juga Ketua Koperasi Gayo Mitra Jaya, menyatakan pihaknya mengembangkan tembakau jenis White Barley pada lahan yang tersebar di beberapa kecamatan di Aceh Tengah.

“Daun tembakau yang dikirim perdana sebanyak 2,5 ton ke PT. Mitra Tata Usaha Bersama, sebuah perusahaan rokok putih di Sumatera Utara,” terang Sukurdi.

Menurutnya daun tembakau yang dikirim tersebut masih merupakan hasil percobaan dan ditanam petani perorangan.

“Saat ini tahap penanaman kedua sedang kita lakukan di lahan seluas 250 hektar di Aceh Tengah dan 80 hektar di Bener Meriah, dengan perkiraan panen pada Februari atau Maret tahun depan,” lanjutnya.

Perusahaan, kata Sukurdi telah mendesak pihaknya untuk mengirim daun tembakau sebab berdasarkan hasil tes laboratorium, grade sampel tembakau memperoleh nilai 2,9.

“Mereka antusias terhadap tembakau kita, padahal awalnya sangat susah karena petani masih menggunakan metode tradisional, setelah gagal baru beralih sistem lebih modern, tembakau kita sangat bagus kualitasnya dan dapat mencapai 3 meter tingginya,” ujarnya.

Dulu, cerita Sukurdi, pengembangan tembakau ini awalnya digagas bersama Bupati Shabela dengan berkunjung ke Karo, kemudian dilanjutkan dengan kesepakatan dengan perusahaan. Jika grade tembakau mencapai nilai 3 maka tidak perlu dicampur lagi dengan tembakau Amerika.

“Ternyata di Aceh Tengah sangat cocok untuk dikembangkan,” tutupnya.

Sementara itu, Bupati Aceh Tengah Drs. Shabela Abubakar menyatakan sangat bangga dengan komoditas pertanian di Kabupaten yang dipimpinnya sejak akhir Tahun 2017 kembali mampu menerobos pasar tingkat nasional dan internasional.

“Kami yakin, tembakau dari Gayo akan kembali bangkit seperti era tahun 80-an, dimana saat itu toke tembakau sangat terkenal melebihi toke kopi,” kata Shabela optimis.

Mewabahnya virus corona saat ini, Shabela menyatakan menanam tembakau adalah salah satu alternatif bagi masyarakat sebab harga kopi dan hortikultura yang terpuruk karena permintaan kurang.

“Apalagi saat ini kita sudah menjalin kerjasama dengan perusahaan rokok. Walaupun yang diminta adalah daun tembakau, tapi tembakau tajang maupun tembakau hijau tetap ramai peminatnya,” jelasnya.

Sebagai salah satu sentra pemasok tembakau, Shabela meminta agar dilakukan pengemasan dan branding tembakau dari Gayo dengan baik sehingga tidak diklaim oleh daerah dan pihak lain.

“Beberapa masyarakat kita juga sudah memproduksi cerutu Gayo, kita minta untuk memakai cukai tembakau dan diurus izinnya agar mudah dipasarkan,” harapnya.

Terakhir Shabela meminta perjanjian atau MoU dengan perusahaan yang akan berakhir bulan November tahun ini untuk dilanjutkan kembali.

Tags: aceh tengahTembakau gayo
Previous Post

Ipak Panti Asuhan Noordeen Takengon Raih Prestasi Antar Negara

Next Post

Bupati Aceh Tengah Jalani Tes Swab

Next Post

Bupati Aceh Tengah Jalani Tes Swab

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Tiga Siswa Aceh Besar Lolos Seleksi Paskibraka Provinsi Aceh

Tiga Siswa Aceh Besar Lolos Seleksi Paskibraka Provinsi Aceh

11/05/2026
KAHMI dan FORHATI Diminta Bersinergi Dukung Pembangunan Daerah

KAHMI dan FORHATI Diminta Bersinergi Dukung Pembangunan Daerah

11/05/2026
26 Rumah di Aceh Tenggara Rusak Diterjang Banjir Bandang

26 Rumah di Aceh Tenggara Rusak Diterjang Banjir Bandang

11/05/2026
Tiga Santri Al Zahrah Bireuen Dapat Beasiswa Full Ke Al Azhar Mesir

Tiga Santri Al Zahrah Bireuen Dapat Beasiswa Full Ke Al Azhar Mesir

11/05/2026
Dua Pengedar 300 Gram Sabu Asal Aceh Barat Ditangkap

Dua Pengedar 300 Gram Sabu Asal Aceh Barat Ditangkap

11/05/2026

Terpopuler

Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

06/05/2026

Tabligh Akbar Muhammadiyah Abdya, Dr. Safaruddin Titip Beberapa Pesan Keumatan

Di Ikuti Dua Kemukiman, Sekda Abdya Buka MTQ Tingkat Kecamatan Jeumpa

Krak, Pasangan Asal Aceh Tempuh Perjalanan Darat dari Indonesia hingga Mekkah

Resmi Dilantik, PC IPNU Aceh Besar Siap Perkuat Gerakan Pelajar NU

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com