Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

51 Nelayan Aceh Dibebaskan Thailand Tiba di Jakarta

Admin1 by Admin1
02/10/2020
in Nanggroe
0

Banda Aceh – Sebanyak 51 nelayan asal Aceh yang mendapat pengampunan dari Raja Thailand YM Rama X sudah tiba di Jakarta. Mereka bakal dipulangkan ke Tanah Rencong setelah ada hasil pemeriksaan swab.
Ke-51 nelayan sudah menjalani pengambilan swab di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. Hasil pemeriksaan spesimen mereka diperkirakan keluar tiga hari.

“Apabila nanti hasil mereka negatif, maka akan diperbolehkan pulang ke Aceh. Namun jika di antara mereka ada yang positif, akan diisolasi terlebih dahulu, tapi kita doakan semoga mereka sehat-sehat semuanya,” kata Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) Almuniza Kamal, Jumat (2/10/2020).

Para nelayan yang sempat ditahan otoritas Thailand itu tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (1/10) sore sekitar pukul 17.45 WIB. Menurut Almuniza, bila di antara nelayan ada yang positif COVID-19, maka akan diisolasi di Wisma Atlet Kemayoran.

Almuniza memastikan semua nelayan tersebut bakal diantar langsung oleh pemerintah Aceh hingga sampai ke rumah masing-masing. Hal itu sesuai arahan Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah.

“Mereka akan kita antar hingga ke rumahnya,” jelas Almuniza.

Nelayan yang dipulangkan tersebut melaut dengan dua boat dan ditangkap dalam waktu berbeda. Dalam rombongan mereka ada enam anak di bawah umur. Namun keenamnya sudah lebih dulu dipulangkan ke Aceh.

Almuniza menjelaskan, awalnya 30 nelayan dari Kapal Perkasa Mahera dan Vothus ditangkap di perairan Andaman pada 21 Januari 2020, sedangkan 21 nelayan lainnya yang berada di Kapal Tuah Shultan diamankan pada 10 Maret 2020.

“Mereka mengikuti persidangan juga di waktu yang berbeda. Kalau nelayan dari kapal Perkasa Mahera dan Vothus ikut persidangan pada 13 Maret 2020 di Pengadilan Negeri Phang Ngah, Thailand. Sedangkan yang dari Kapal Tuah Shultan persidangan 16 Mei 2020 lalu,” ujar Almuniza.

“Menurut laporan Kementerian Luar Negeri, mereka mendapat amnesti atau pengampunan dari Raja Thailand Rama X atau Raja Maha Vajiralongkorn, yang berulang tahun ke-65 pada 28 Juli lalu, yang kemudian ditetapkan oleh Hakim Pengadilan Phang Nga,” jelas Almuniza.

Sumber: detik.com

Previous Post

Bakbudik, Dewan Pijay Malah Ramai-ramai ke Medan Saat Pandemi Corona

Next Post

Aminullah Lantik 119 Pejabat Baru

Next Post

Aminullah Lantik 119 Pejabat Baru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

PC PGRI Labuhanhaji Timur dan Labuhanhaji Gelar Konferensi, Berikut Pengurus Terpilih

PC PGRI Labuhanhaji Timur dan Labuhanhaji Gelar Konferensi, Berikut Pengurus Terpilih

09/09/2026
Peta Baru Benua Afrika yang Lebih Akurat Disahkan PBB, AS Menolak

Peta Baru Benua Afrika yang Lebih Akurat Disahkan PBB, AS Menolak

09/09/2026
Moskow Gempur Kyiv, Zelensky Beber Negosiasi Rusia-Ukraina Bisa Lanjut

Moskow Gempur Kyiv, Zelensky Beber Negosiasi Rusia-Ukraina Bisa Lanjut

09/09/2026
Batas Kecamatan di Abdya Memanas, Enam Kali Mediasi Berujung Blank Spot Hukum

Batas Kecamatan di Abdya Memanas, Enam Kali Mediasi Berujung Blank Spot Hukum

08/09/2026
Ohku, Pengangguran Terus Bertambah Sejak Mualem-Dekfadh Pimpin Aceh

Ohku, Pengangguran Terus Bertambah Sejak Mualem-Dekfadh Pimpin Aceh

08/09/2026

Terpopuler

November, Garuda Spark Hadir di Banda Aceh

November, Garuda Spark Hadir di Banda Aceh

06/09/2026

51 Nelayan Aceh Dibebaskan Thailand Tiba di Jakarta

Batas Kecamatan di Abdya Memanas, Enam Kali Mediasi Berujung Blank Spot Hukum

HIPMI dan Kapolres Abdya Sepakat Perkuat Iklim Usaha dan Investasi

Munawar Ibrahim Pimpin ICMI Pidie Jaya, Taqwaddin: Bukan Underbow Pemerintah

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com