Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Pemberontak Culik Tiga Politikus Partai Penguasa di Rakhine Myanmar

Admin1 by Admin1
20/10/2020
in Internasional
0

Jakarta – Pemberontak dari Myanmar sebelah barat menyatakan sebagai pihak bertanggung jawab atas penculikan tiga orang kandidat dari partai penguasa di negara bagian Rakhine. Pelaku menuntut pembebasan pengunjuk rasa mahasiswa yang ditahan dengan imbalan membiarkan sandera pergi.

Partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) mengatakan, korban penculikan merupakan dua orang perempuan dan satu laki-laki. Mereka diculik pada Rabu pekan lalu saat berkampanye di Rakhine sebelum pemilihan 8 November. Adapun NLD belum memutuskan apakah akan menuruti kemauan pelaku atau tidak.

“Jika mereka mengajukan tuntutan dengan cara ini, akan sulit bagi kami untuk memenuhinya,” kata Myo Nyunt, anggota komite eksekutif pusat NLD, dikutip dari Reuters, Selasa, 20 Oktober 2020.

Wilayah Myanmar barat, tempat sebagian besar kursi parlemen dipegang NLD, memang tengah dilanda pemberontakan yang meningkat tahun ini. Tentara Arakan (AA), kelompok pemberontak yang memerangi pasukan pemerintah di sana, menginginkan otonomi yang lebih besar dari pemerintah pusat yang dipimpin Aung San Suu Kyi.

Konflik tersebut tak ayal memakan banyak korban. Puluhan ribu orang bahkan mengungsi sejak pertempuran dimulai pada awal 2019. Puluhan orang tewas.

Serikat Pelajar Arakan mengatakan empat anggotanya telah ditahan pada hari Senin setelah berbaris melalui ibu kota negara bagian Sittwe memegang spanduk yang mengkritik pemerintah dan militer. Beberapa siswa lain telah ditangkap setelah protes serupa dalam beberapa pekan terakhir.

Sumber: Tempo

Previous Post

Lima Oknum PNS di Aceh Timur Terjaring Razia Masker

Next Post

Diplomat Taiwan Dilarikan ke RS Usai Berkelahi dengan Diplomat Cina di Fiji

Next Post

Diplomat Taiwan Dilarikan ke RS Usai Berkelahi dengan Diplomat Cina di Fiji

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Objek Wisata di Banda Aceh Dipadati Pengunjung Libur Lebaran

Objek Wisata di Banda Aceh Dipadati Pengunjung Libur Lebaran

25/03/2026
Idul Fitri, Pemkab Aceh Tamiang Satukan Visi dengan NGO dan Relawan

Idul Fitri, Pemkab Aceh Tamiang Satukan Visi dengan NGO dan Relawan

25/03/2026
Arus Balik di Lintas Barat-Selatan Aceh Alami Peningkatan

Arus Balik di Lintas Barat-Selatan Aceh Alami Peningkatan

25/03/2026
Komnas HAM Aceh Dorong Ruang Aman bagi Pembela HAM

Komnas HAM Aceh Dorong Ruang Aman bagi Pembela HAM

25/03/2026
Angkutan Kargo Selama Mudik Lebaran di Bandara SIM Aceh Menurun

Angkutan Kargo Selama Mudik Lebaran di Bandara SIM Aceh Menurun

25/03/2026

Terpopuler

Kursi Abang Samalanga di DPR Aceh Mulai ‘Digoyang’ Para Anggota

Abang Samalanga dan Jejak Perebutan Kursi Ketua di DPR Aceh

24/03/2026

Pemberontak Culik Tiga Politikus Partai Penguasa di Rakhine Myanmar

Negosiasi Trump dengan Iran Tak Melibatkan Mojtaba Khamenei

Rusia Pantau Situasi Terbaru Iran, Sebut Ada Pernyataan Kontradiktif

Prabowo Klaim Pemulihan Aceh Hampir 100 Persen, NU Aceh Tamiang: 70 Persen Warga Masih Mengungsi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com