BIREUEN – Acara ini diselenggarakan dengan tujuan untuk memilih Ketua Umum baru yang akan memimpin PD PII Kabupaten Bireuen pada periode selanjutnya.
Kegiatan yang dibuka bupati Bireuen yang diwakili oleh staf ahli bupati bidang pemerintahan dan pendidikan kabupaten Biruen. .
Jamalu, selaku Ketua Panitia Pelaksana mengatakan, konferensi daerah dilaksanakan dengan sangat baik dan penuh kebersamaan dengan mekanisme yang telah diatur oleh steering Committe (SC) yang disepakati oleh peserta sidang.
Ada beberapa hal yang dibahas dalam konferensi Daerah meliputi Laporan pertanggung jawaban (LPJ). penetapan kriteria imamah dan pembahasan program kerja kepengurusan PII selama setahun kedepan. Dan yang terakhir adalah pemilihan ketua umum dan anggota formatur pengurus Daerah PII Bireuen.
Dalam pemiihan formatur lima calon yang diusulkan oleh masing masing pengurus komisariat untuk menjadi calon ketua umum PII Bireuen diantaranya. Imam Muhajir, Muhammad Risky Phoby, T.Fadhal, Teuku Rahmat Alqahhar dan Zulvi Alhafiz Jeumpa. Setelah di dilakukan tahapan tahapan seleksi oleh panitia pemilihan akhirnya tiga nama yang bisa melanjutkan ketahapan selanjutnya. yaitu Imam Muhajir, Muhammad Risky Phoby dan T.Fadhal
Melalui forum terhormat itu Imam Muhajir memperoleh suara terbanyak dengan 7 suara. kandidat kedua Muhammad Risky Phoby memperoleh 1 suara. Dan yang terakhir T.Fadhal memperoleh 1 suara dari 9 peserta utusan komisariat yang mempunyai hak suara. Maka secara sah Imam Muhajir terpilih sebagai ketua Umum PD PII Bireuen periode 2020-2021.
Selanjutnya melalui sidang musyawarah Daerah (Musda) Korps PII Wati dan Brigade terpilih Nazilatul Fitri sebagai koordawati dan Muhammad Ghaza Al Ghazali sebagai komandan Brigade PII Bireuen periode 2020-2021
Semoga dengan terpilihnya ketua umum, koordawati dan komandan brigade yang baru memberi efek positif kepada PII Bireuen kedepannya, dan semoga pemimpin-pemimpin yang terpilih pada periode ini dapat menjalan tugas-tugasnya dengan aman.









