MEUREUDU – Sarmawati, 40 tahun, janda dua anak di Gampong Deah Teumana, Kecamatan Trienggadeng, kabupaten Pidie Jaya, membutuhkan uluran tangan para dermawan. Pasalnya, rumah yang dihuninya selama ini kian lapuk serta terancam roboh.
Hal tersebut dikatakan Bripka Jonni Rahmad, penggagas Komunitas Peduli Pidie dan Pidie Jaya (KP3J).
Jonni mengaku sudah menyambangi langsung ke rumah Sarmawati. Janda ini memiliki dua anak yang masih kecil. Mereka adalah Darman, 11 tahun, yang sedang menempuh pendidikan di kelas 5 SD, serta Elvi Yani berumur 5 tahun, yang sekarang sekolah di Taman Kanak-Kanak (TK).
“Setelah mendapatkan informasi dari kawan, saya langsung bergerak ke desa tersebut, ternyata benar janda yang memiliki dua anak ini tinggal di rumah panggung beratap rumbia, dan lantainya papan yang sudah rapuh,” ujar Bripka Jonni.
“Bahkan untuk mencukupi kebutuhan keluarganya, Sarmawati membantu orang yang membutuhkan jasanya, baik ke sawah maupun ke kebun. Semua dilakukan untuk menghidupkan asap dapur rumahnya,” kata Jonni lagi dengan nada prihatin kepada atjehwatch.com, Kamis 10 Oktober 2019.
Memang, kata Jonni, Sarmawati kini mendapatkan dana PKH pertiga bulan sekali sekitar Rp.450.000.
“Tapi belum cukup untuk kebutuhan keluarganya. Sedangkan untuk rumah sehat dari desa yang dilakukan secara undi selalu di daftar tunggus. Setelah diundi oleh pejabat gampong tersebut, jadi dia harus tetap sabar menunggu,” ujar polisi berjiwa social itu.
“Alhamdulillah dengan kedatangan saya ke rumah beliau bisa tersenyum sedikit, karena ada saya bawa tas beserta buku serta uang alakadarnya untuk kedua anaknya.”
Bagi dermawan yang ingin menyumbang, kata Jonni, bisa datang langsung ke rumah yang bersangkutan sesuai alamat tadi. “Bisa juga melalui komunitas kami. Yang terpenting semua pihak bisa membantu keluarga ini,” ujarnya. []
Laporan Muliadi









