SUBULUSSALAM – Dalam rangka percepatan pembangunan jalan tembus Muara Situlen-Gelombang yang sudah berjalan sejak sepuluh tahun terakhir, pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara dan Kota Subulussalam melakukan rapat koordinasi di Kota Subulussalam, Kamis (17/12/2020).
Dr Nasrul Zaman, M.Kes ketika dihubungi di Subulussalan mengatakan sangat mengapresiasi langkah yang ditempuh Aceh Tenggara dan Kota Subulussalam, karena perlu ada dorongan kuat dari dua kabupaten tersebut untuk mendorong pemerintah Aceh memasukan jalan tersebut kedalam program Multiyear..
“Perlu ada langkah percepatan, karena dengan terbangunnya jalan tembus ini nantinya dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi kedua kabupaten kota, kita apresiasi rakor yang dilaksanakan ini,” kata Nasrul Zaman dari Subulussalam.
Menurut Nasrul Zaman, disepanjang ruas jalan itu saat ini telah menjadi wilayah ekonomi karena didiami warga petani, pekebunan, dan peternakan.
“Oleh karena itu kita harapkan Pemerintah Aceh segera mengalokasikan anggaran 2022 dengan metode multi year sehingga jalan tembus ini bisa selesai pada 2024 mendatang,” katanya.
Jika jalan ini telah terbangun maka hanya butuh waktu 2-3 jam untuk bisa mencapai subulussalam dan trumon dari kutacane dan begitu juga sebaliknya. Hal ini dipastikan akan memperkuat silaturahmi dan persaudaraan antar kabupaten terkait di Aceh.[]










