Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Tips & Lifestyle

Bertubuh Kekar Ternyata Berbahaya Bagi Kesehatan Laki-Laki, Kok Bisa?

Atjeh Watch by Atjeh Watch
27/12/2020
in Tips & Lifestyle
0

Bagi sebagian pria, bertubuh kekar dengan otot-otot yang menonjol adalah tubuh ideal. Beberapa kegiatan olahraga hingga kegiatan gimnastik pun dilakukan secara ketat dan keras demi mewujudkan tubuh yang kekar.

Nyatanya para peneliti dari Michigan State University menemukan fakta bahwa bertubuh kekar sangat berbahaya bagi laki-laki terutama pada kesehatan, kesejahteraan, dan kebahagiaan.

Masalah bertubuh kekar adalah isolasi sosial. Berdasarkan penelitian tersebut, pria yang bertubuh kekar cenderung membuat kurang membuat hubungan yang kurang bermakna dan mendapatkan mereka lebih kesepian dan terisolasi ketika menua. Pada akibatnya, kesepian ini memiliki konsekuensi negatif untuk kesehatan mental dan fisik.

“Ketika kita menua, ada cara-cara tertentu yang bisa kita pastikan untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan kita,” kata Stef Shuster dari Departemen Sosiologi Michigan State University.

“Memiliki orang yang dapat kita ajak membicarakan masalah pribadi adalah bentuk dukungan sosial. Jika orang hanya memiliki satu orang atau kadang-kadang tidak sama sekali, mereka tidak memiliki kesempatan untuk merefleksikan diri dan berbagi cerita,” kata Shuster.

Shuster juga mengatakan bahwa seringkali tubuh yang sangat maskulin atau kekar digunakan untuk menggambarkan bagaimana maskulinitas mempengaruhi orang lain, terutama pada perempuan, namun penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa memiliki konsekuensi yang merugikan bagi pria.

Ia beranggapan bahwa istilah bertubuh kekar dalam beberapa hal menjadi dasar anggapan mengisolasi karena tidak banyak menunjukan emosi.

“Sulit menjalin persahabatan dalam kondisi seperti ini,” katanya.

Para peneliti menyarankan isolasi sosial dapat dikurangi dengan merangkul pemahaman lain tentang maskulinitas yang tidak bergantung pada kemandirian dan ketangguhan untuk menjadi satu-satunya cara untuk menjadi ‘pria sejati’. Setidaknya mengurangi anggapan jika bertubuh kekar sama dengan menjadi ‘pria sejati’.

Namun Shuster mengakui bahwa semakin tinggi nilai pria pada skala maskulinitas, semakin kecil kemungkinan untuk mereka mengubah pandangan mengenai maskulinitas itu sendiri atau mencari bantuan.

“Bisakah kamu mengubah prinsip ideologi seseorang? Saya kira itu usaha yang lebih sulit daripada mencoba membuat orang percaya bahwa isolasi sosial sangat merugikan kesehatan mereka” jelasnya.

“Ini pelajaran tentang bagaimana menawarkan cara agar orang-orang untuk tidak terisolasi secara sosial dan membantu mereka mengembangkan kapasitas untuk mengenali bahwa semua cara yang mereka elu-elukan menjadi ‘pria sejati’ tidak akan bekerja untuk mereka seiring bertambahnya usia,” tutupnya.

Sumber: nationalgeographic.grid.id

Previous Post

Seekor Harimau Sumatera di Aceh Singkil Ditangkap

Next Post

Awal Mula Pemuda di Sumsel Pacaran hingga Nikahi 2 Wanita Sekaligus

Next Post

Awal Mula Pemuda di Sumsel Pacaran hingga Nikahi 2 Wanita Sekaligus

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

RKI Kuta Alam Launching Sekolah Keluarga, Ibu‑ibu Muda Sambut Antusias

RKI Kuta Alam Launching Sekolah Keluarga, Ibu‑ibu Muda Sambut Antusias

20/09/2026
Pidato Perdana Sayuti, Bongkar Empat PR Besar Demokrat Aceh

Pidato Perdana Sayuti, Bongkar Empat PR Besar Demokrat Aceh

20/09/2026
Kembangkan Kepariwisataan, Pemko Banda Aceh Ikut Rapat dengan Tim Kemenpar RI

Kembangkan Kepariwisataan, Pemko Banda Aceh Ikut Rapat dengan Tim Kemenpar RI

20/09/2026
Sambut HUT ke-81 TNI, Kodim 0110/Abdya Layani Pengobatan Gratis Hingga Sosialisasi KTP Elektronik 

Sambut HUT ke-81 TNI, Kodim 0110/Abdya Layani Pengobatan Gratis Hingga Sosialisasi KTP Elektronik 

20/09/2026
Bantuan Pascabencana Mulai Mengalir, Rp4,156 Miliar Disiapkan untuk Aceh dan Sumatera Utara

Bantuan Pascabencana Mulai Mengalir, Rp4,156 Miliar Disiapkan untuk Aceh dan Sumatera Utara

20/09/2026

Terpopuler

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

19/09/2026

Bertubuh Kekar Ternyata Berbahaya Bagi Kesehatan Laki-Laki, Kok Bisa?

PKB Pidie Jaya Pasang Target Agresif: Satu Dapil Satu Kursi

Luar Biasa! Hasil Panen di Blangpidie Capai 8,7 Ton per Hektare, Rekor Tertinggi Selama 6 Tahun

TANI Merdeka Indonesia Abdya Apresiasi Kepemimpinan Safaruddin – Zaman Akli atas Capaian Hasil Panen Petani yang Melimpah

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com