Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Tren Kasus Covid-19 Meningkat di Aceh, Perketat Protokol Kesehatan

Admin1 by Admin1
08/01/2021
in Nanggroe
0
Juru Bicara Gugus Tugas Paparkan Prevalensi Covid-19 Aceh Terbaru

SAG

Banda Aceh—Tren kasus terkonfirmasi positif Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), terus meningkat dalam minggu pertama tahun 2021. Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 kabupaten/kota hendaknya dapat memperketat kembali penerapan protokol kesehatan di tengah-tengah masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani yang akrab disapa SAG kepada awak media massa di Banda Aceh, Kamis, 7-1-2021.

“Kasus positif harian selalu berfluktuasi tapi data mingguan tren-nya terus meningkat,” tuturnya.

Ia menjelaskan, hari pertama tahun 2021 dilaporkan kasus terkonfirmasi sebanyak tujuh orang. Hari kedua dan seterusnya secara berturut-turut menjadi delapan kasus, dua kasus, lima kasus, delapan kasus, dan kemarin melonjak menjadi 29 kasus. Hari ini dilaporkan penambahan kasus terkonfirmasi sebanyak 31 orang.

Kasus-kasus terkonfirmasi baru tersebut meliputi warga Kota Banda Aceh sebanyak 16 orang, dan warga Kota Lhokseumawe sebanyak 12 orang. Kemudian warga Kabupaten Aceh Besar, Pidie, dan Kabupaten Aceh Tengah, sama-sama bertambah satu orang terkonfirmasi baru.

Sementara jumlah penderita Covid-19 yang dilaporkan sembuh dalam 24 jam terakhir sebanyak tujuh orang, masing-masing warga Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tamiang sama-sama tiga orang. Sementara satu orang lainnya merupakan warga Kabupaten Aceh Jaya.

Terkait tren kenaikan kasus terkonfirmasi yang meningkat tersebut, Jubir Covid-19 itu menghimbau Satgas Covid-19 kabupaten dan kota untuk memperketat kembali penerapan protokol kesehatan dalam segala aspek kehidupan masyarakat. Operasi yustisi penegakan protokol kesehatan yang disertai sanksi di lapangan perlu ditingkatkan, katanya.

Menurut Jubir SAG, tren peningkatan kasus baru Covid-19 tampaknya berkorelasi dengan melonggarnya praktik protokol kesehatan di tengah masyarakat. Ini signal buruk bagi kesehatan masyarakat. Kita harus saling mengingatkan dan melindungi untuk mencegah serangan gelombang kedua virus corona, katanya.

“Catatan flu Spayol yang pernah mengancam dunai tahun 1918 menunjukkan serangan gelombang kedua lebih ganas dan mematikan. Kita tak ingin sejarah kelam pandemi itu terulang di Aceh dalam kasus Covid-19,” tuturnya.

Kasus Kumulatif

Selanjutnya, seperti biasa, Juru Bicara Covid-19 Aceh itu melaporkan kasus kumulatif Covid-19, sejak kasus pertama diumumkan, 27 Maret 2020 silam. Jumlah akumulatif kasus Covid-19 Aceh sudah mencapai 8.836 orang. Penderita yang dirawat saat ini 840 orang, sudah sembuh sebanyak 7.635 orang, dan 361 orang meninggal dunia.

“Ada penambahan data korban virus corona yang meninggal dunia sebanyak enam orang lagi, sehingga secara akumulatif menjadi 361 orang” tambah SAG.

Lebih lanjut, Jubir Pemerintah Aceh itu mengatakan, kasus-kasus probable di Aceh secara akumulasi saat ini sebanyak 632 orang. Dari jumlah kasus probable tersebut, 16 orang dalam penanganan tim medis (isolasi RS), 560 sudah selesai isolasi, dan 56 orang meninggal dunia.

Sedangkan jumlah kasus suspek di seluruh Aceh hari ini telah mencapai 6.102 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 5.134 orang sudah selesai masa isolasi, 882 orang dalam proses isolasi di rumah, dan 86 orang isolasi di rumah sakit.[]

Previous Post

Polda Gagalkan Peredaran 61 Kilogram Sabu di Perairan Timur Aceh

Next Post

Syech Fadhil: Pendamping Desa Berhak Mendapat Honor yang Layak

Next Post
Persoalan Aceh Jadi Pembahasan Hangat di Paripurna DPD RI

Syech Fadhil: Pendamping Desa Berhak Mendapat Honor yang Layak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemkab Aceh Besar Distribusikan Air ke Sawah Terdampak Kekeringan

Pemkab Aceh Besar Distribusikan Air ke Sawah Terdampak Kekeringan

24/08/2026
Al-Farlaky Pimpin Rapat Percepatan Huntap, Tekankan Data Akurat dan Kualitas Pembangunan

Al-Farlaky Pimpin Rapat Percepatan Huntap, Tekankan Data Akurat dan Kualitas Pembangunan

24/08/2026
Hikayat Dangdeuria Hadir di Pasar Seni Putroe Phang

Hikayat Dangdeuria Hadir di Pasar Seni Putroe Phang

24/08/2026
Kemenag Banda Aceh Bersama IPARI Gelar Gerakan Shalawat Kebangsaan

Kemenag Banda Aceh Bersama IPARI Gelar Gerakan Shalawat Kebangsaan

24/08/2026
Dosen Unimal dan Sejumlah Perguruan Tinggi Kolaborasi Dampingi UMKM Aceh Tengah

Dosen Unimal dan Sejumlah Perguruan Tinggi Kolaborasi Dampingi UMKM Aceh Tengah

24/08/2026

Terpopuler

Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

23/08/2026

Para Sekda Loyalis yang ‘Tumbang’ di Tahun Kedua Mualem-Dekfad

Presiden atau Gubernur Yang Berhentikan Sekda?

Tren Kasus Covid-19 Meningkat di Aceh, Perketat Protokol Kesehatan

YARA Minta Kasus Penganiayaan Siswa SMA di Bener Meriah Ditindak Tegas

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com