Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Olahraga

Gelar Raker, Pengprov FPTI Aceh Bekukan Pengurus Aceh Utara dan Pidie Jaya

Atjeh Watch by Atjeh Watch
24/01/2021
in Olahraga
0

Banda Aceh – Peserta Rakerda sepakat membekukan dua Pengurus Kabupaten (Pengkab) yaitu, Aceh Utara dan Pidie Jaya. Keputusan itu diambil, setelah dilakukan evaluasi secara mendalam dan menyeluruh.

Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Aceh, digelar di Kantor KONI Aceh, Banda Aceh, Sabtu (23/01/2021).

“Pidie Jaya sejak dilakukan Muskab 2018 lalu, hingga kini belum mengusulkan dan membentuk pengurus. Sejak berdiri hingga kini belum ada satu pun sarana dan prasarana (sapras) untuk berlatih dan membina atlit,” ungkap Ketua Umum Pengprov FPTI Aceh, H. Muhammad Saleh, Minggu sore di Banda Aceh.

Sementara, kondisi Pengkab Aceh Utara juga demikian. Selain kepengurusan tidak aktif dan minus sapras, kepengurusan organisasi juga tidak berjalan sesuai dengan aturan Ad/Art FPTI.

“Ini memang keputusan pahit tapi itu harus dilakukan demi pembinaan organisasi dan atlet lebih baik di masa yang akan datang,” ujar Shaleh, mantan juru bicara Partai Aceh itu.

Selain itu, peserta Rakerda, juga sepakat usia atlet peserta Pra Pekan Olahraga Aceh (Pra PORA) 2021 minimal 15 tahun dan maksimal 25 tahun, tidak dibenarkan adanya atlit “naturalisasi” atau dari luar Aceh.

“Keputusan tersebut harus diambil sebagai ukuran, apakah selama ini seluruh Pengkab FPTI di Aceh ada berlatih dan membina atlit. Dari sinilah akan terlihat nantinya, kata Shaleh.

Shaleh mengakui ada sejumlah Pengkab FPTI di Aceh baru sibuk merekrut atlit dan berlatih hanya menjelang Pra PORA dan PORA. Usai perhelatan akbar se-Aceh itu, kondisinya kembali seperti semula yaitu vakum.

“Karena itu, untuk PORA mendatang di Kabupaten Pidie, kita tidak benarkan lagi merekrut atlit dari luar Aceh,” tegas Shaleh.

Saat ini, ada 17 Pengkab FPTI dari 23 kabupaten dan kota di Aceh, 10 diantaranya aktif membina dan merekrut atlit, sementara lima lainnya terkena sanksi organisasi serta dua dibekukan.

“Kami akan terus melakukan evaluasi terhadap Pengkab FPTI se-Aceh. Bukan tidak mungkin akan ada Pengkab yang menyusul atau dibekukan jika tidak menjalankan roda organisasi sesuai aturan,” tegas saleh lagi.

Keputusan dan kebijakan “ekstrem” terpaksa diambil oleh pesrta Rakerprov, demi pembinaan atlit dan perolehan prestasi mendatang. Mulai dari PON XX-2021 Papua hingga Porwil, Kejurnas Kelompok Umur (KU) hingga PON XXI-2024 di Aceh.

“Jadi, kami memang memasang target untuk memberi yang terbaik bagi Aceh. Karena itu, tidak waktunya lagi untuk bermain-main dan kita terus mengejar prestasi terbaik,” pungkas Shaleh.

Reporter: Rusman

Previous Post

Harimau Sumatera Terjerat Perangkap Babi di Perkebunan Warga Aceh Tenggara

Next Post

Kader NU Aceh Dilatih Menulis Siaran Pers

Next Post

Kader NU Aceh Dilatih Menulis Siaran Pers

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Sudirman Said Tanamkan Nilai Kemanusiaan dan Kesukarelaan kepada PMR Aceh

Sudirman Said Tanamkan Nilai Kemanusiaan dan Kesukarelaan kepada PMR Aceh

10/05/2026
Road to HUT Pidie ke-515, Wabup Alzaizi Buka Kejurprov IMI Aceh Drag Bike dan Drag Race di Sigli

Road to HUT Pidie ke-515, Wabup Alzaizi Buka Kejurprov IMI Aceh Drag Bike dan Drag Race di Sigli

10/05/2026
Ngopi hingga Larut Malam, 12 Wanita di Aceh Ditangkap Polisi Syariah

Ngopi hingga Larut Malam, 12 Wanita di Aceh Ditangkap Polisi Syariah

10/05/2026
Al Zahrah Buka Karantina Bagi Pelajar Pendalaman Bahasa Arab Ke Timur Tengah

Al Zahrah Buka Karantina Bagi Pelajar Pendalaman Bahasa Arab Ke Timur Tengah

10/05/2026
Gajah Liar Kembali Masuk ke Pemukiman Warga di Aceh Jaya

Gajah Liar Kembali Masuk ke Pemukiman Warga di Aceh Jaya

10/05/2026

Terpopuler

Krak, Pasangan Asal Aceh Tempuh Perjalanan Darat dari Indonesia hingga Mekkah

Krak, Pasangan Asal Aceh Tempuh Perjalanan Darat dari Indonesia hingga Mekkah

09/05/2026

Akademisi Minta Waktu Penjaringan Dekan FK USK diperpanjang dan syaratnya Mudah

Cara Safar dan Tarmizi ‘Mendidik’ Mualem Pimpin Aceh

Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

Tabligh Akbar Muhammadiyah Abdya, Dr. Safaruddin Titip Beberapa Pesan Keumatan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com