Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Pengunjung di Ulee Lhee Diduga Langgar Syariat dan Prokes

Admin1 by Admin1
31/01/2021
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Para pengunjung lokasi wisata Ulee Lhee Kota Banda Aceh diduga kerap melanggar pemberlakuan syariat Islam dan aturan protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran virus Corona.

Pantauan atjehwatch.com pada Minggu 31 Januari 2021, puluhan muda-muda terlihat masih nongkrong di sejumlah lokasi jajanan dalam kawasan Ulee Lhee, jelang magrib hingga Isya tiba. Mereka terlihat masih nongkrong saat azan Magrib berkumandang.

“Ini pemandangan tiap akhir pekan. Seharusnya saat magrib tiba, yang laki-laki ke masjid yang tak jauh dari sini,” ujar seorang warga di lokasi.

“Memang para penjual minuman bermobil itu tutup. Tapi para pengunjung lelaki dan perempuan masih berbaur di sana hingga Isya dan malam hari. Ini bertentang dengan semangat syariat Islam,” katanya lagi.

“Jelang magrib, arus kendaraan justru sering macet di sini. Jalanan sempit karena jadi lapak parkir para muda mudi.”

Sebelumnya, kata warga lainnya, semasa kepemimpinan Mawardi-Illiza, aktivitas di Ulee Lhee dibatasi hingga pukul 18.00 WIB. Namun kini dirasa lebih longgar.

“Ini melanggar prokes sekaligus syariat Islam. Harusnya petugas WH dan Satpol PP berjaga-jaga di lokasi. Wisata tetap jalan dan syariat Islam serta Prokes tetap ditegakan,” ujar Mawardi, warga lainnya.

Previous Post

Bawaslu Rekomendasikan Pemilu dan Pilkada Tak Disatukan di 2024

Next Post

Dengan Modal Pribadi, Pemuda Abdya Luncurkan UMK

Next Post

Dengan Modal Pribadi, Pemuda Abdya Luncurkan UMK

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

DPRK Abdya Sahkan KUA-PPAS APBK 2027 Sebesar Rp 955,4 Miliar

DPRK Abdya Sahkan KUA-PPAS APBK 2027 Sebesar Rp 955,4 Miliar

29/09/2026
Dukung Aksi Masyarakat, IMM Abdya Desak PT CA Hentikan Aktivitas di Lahan TORA Seluas 2.847,18 Hektare

Dukung Aksi Masyarakat, IMM Abdya Desak PT CA Hentikan Aktivitas di Lahan TORA Seluas 2.847,18 Hektare

29/09/2026
Demo Tuntut PT CA, Polres Abdya: Kami Dukung Langkah Masyarakat, Tapi Tetap Dalam Koridor Hukum

Demo Tuntut PT CA, Polres Abdya: Kami Dukung Langkah Masyarakat, Tapi Tetap Dalam Koridor Hukum

29/09/2026
Sukseskan TKA 2026, Cabdisdik Aceh Timur Gandeng Teknos Genius Aceh

Sukseskan TKA 2026, Cabdisdik Aceh Timur Gandeng Teknos Genius Aceh

29/09/2026
Belanja Naik Rp72 Miliar, Pendapatan Anjlok Rp134 Miliar: APBK-P Pidie Defisit Rp218 Miliar

Belanja Naik Rp72 Miliar, Pendapatan Anjlok Rp134 Miliar: APBK-P Pidie Defisit Rp218 Miliar

29/09/2026

Terpopuler

Pengunjung di Ulee Lhee Diduga Langgar Syariat dan Prokes

31/01/2021

HGU Habis Sejak 2017, 48 Kelompok Tani di Abdya Minta PT Cemerlang Abadi Angkat Kaki dari Lahan TORA 2.847 Ha

Ratusan Petani Geruduk Lahan Eks HGU PT Cemerlang Abadi, Desak Kejati Aceh Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Rp 10 T

Meski Telah Ada Perjanjian Penghentian Panen, PT Cemerlang Abadi Diduga Masih Kelola Hasil di Lahan Sengketa Abdya

Riuh Hasan Basri di Media, Mahlil: Ada Motif Politik

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com