BLANGPIDIE – Wakil Bupati Aceh Barat Daya Muslizar. MT didampingi Camat Kecamatan Babahrot Drs. Alharis meninjau rumah tidak layak huni yang ditempati Abdurrahman. Us (53) warga Gunung Samarinda Kacamatan Babahrot kabupaten setempat, Jum’at (12/03/2021).
Kesehariannya, Abdurrahman bekerja sebagai buruh tani, menanam sayur diladang orang lain. Kadang-kadang ia mengutip buah pinang milik orang yang jatuh dari pokonya guna memenuhi kebutuhan hidupnya dan keluarga sehari-hari.
Bagaimana tidak, lelaki kelahiran tahun 1968 itu menyandang penyakit Miopi (rabun mata). Karena terkendala pada penglihatannya itu, Abdurrahman kadang bekerja kadang tidak. Alhasil ekonominya sangat-sangat lemah. Jangankan memiliki harta seperti tanah dan rumah, untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari saja terasa susah. Konon lagi ia memiliki dua orang anak yang masih kecil dan lugu.
Untung saja masih ada orang yang baik hati dan mau memberikan tumpangan kepada Abdurrahman serta keluarga untuk ditempatinya.
Bangunan yang dibangun dari serpihan kayu tersebut merupakan tempat tinggal sehari-hari Abdurrahman bersama sang istri Suriana (42) serta dua orang anaknya yang masih tergolong usia belita.
“Dari hasil peninjauan, sementara kita tunda dulu pembangunan rumah layak huni untuk saudara Abdurrahman dan keluarga. Ia tidak memiliki tanah atas nama yang bersangkutan,” ucap Muslizar.
Pondok yang ditempati pria paruh baya beserta keluarganya itu adalah pondok Azhar, pemilik kebun kelapa sawit yang merupakan Keuchik (Kepala Desa) Gampong setempat.
“Saya sudah menyampaikan kepada pak Camat dan Keuchik untuk mencari tanah ukuran 5×15 meter untuk kita beli. InsyaAllah kalau sudah ada tanah pribadi atas nama Abdurrahman baru kita bangun rumah untuknya dan keluarga, agar supaya tidak ada masalah dikemudian hari,” pungkas Wabup Muslizar. MT.
Reporter: Rusman










