Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Wabup Aceh Barat Ingatkan Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem

redaksi by redaksi
15/04/2026
in Lintas Barat Selatan
0
Wabup Aceh Barat Ingatkan Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem

Meulaboh – Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang tengah melanda sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Aceh Barat.

Peringatan tersebut disampaikan di Meulaboh pada Selasa (14/4/2026), sebagai respons terhadap proyeksi BMKG mengenai kondisi atmosfer yang tidak stabil akibat pola tekanan rendah dan pertemuan massa udara dari beberapa arah. Fenomena ini berpotensi memicu hujan lebat disertai angin kencang dan petir dalam periode tertentu, sehingga diperlukan kesiapsiagaan kolektif dari seluruh lapisan masyarakat.

Said Fadheil menekankan bahwa Aceh Barat termasuk dalam daerah yang berpotensi terdampak selama dua periode krusial, yaitu 11 hingga 16 April dan 16 hingga 20 April 2026. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak menyepelekan potensi ancaman, terutama di wilayah pesisir dan dataran rendah yang rentan terhadap banjir dan longsor.

“Ini menjadi perhatian kita bersama. Kita perlu mengantisipasi kemungkinan hujan deras yang dapat terjadi pada beberapa malam ke depan. Mudah-mudahan tidak sampai terjadi seperti kejadian sebelumnya,” ujar Wabup, merujuk pada insiden bencana hidrometeorologi tahun-tahun sebelumnya yang sempat menyebabkan kerusakan infrastruktur dan mengganggu aktivitas warga.

Upaya mitigasi telah dikoordinasikan secara menyeluruh oleh pemerintah daerah bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang kini beroperasi 24 jam penuh. Tim siaga ditempatkan di sejumlah titik rawan, terutama di sepanjang aliran sungai dan kawasan permukiman yang memiliki riwayat genangan.

Selain itu, instruksi telah disebarkan ke seluruh jajaran kecamatan dan aparatur gampong untuk senantiasa memantau kondisi lingkungan dan segera melaporkan adanya perubahan signifikan. Langkah ini dilakukan sesuai arahan Gubernur Aceh dalam rangka memperkuat respons cepat dan keterlibatan komunitas lokal dalam sistem peringatan dini.

Beberapa lokasi yang sebelumnya pernah terdampak bencana alam juga mendapat perhatian khusus. Tim BPBD dan relawan terus berjaga di tempat-tempat tersebut, terutama saat hujan turun, guna memastikan evakuasi dapat dilakukan secara cepat apabila terjadi eskalasi kondisi.

Pemantauan dilakukan secara intensif terhadap ketinggian muka air, kestabilan tebing, dan kondisi drainase lingkungan. Kesiapsiagaan ini dianggap krusial karena dinamika cuaca bersifat fluktuatif dan sulit diprediksi secara pasti meskipun didukung data ilmiah.

Wakil Bupati menegaskan bahwa peringatan ini bersifat preventif dan didasarkan pada prinsip kehati-hatian.

“Karena itu, kita semua diminta untuk tetap waspada. Ini adalah langkah antisipasi agar kita bisa meminimalisir dampak yang mungkin terjadi,” pungkasnya.

Ia juga mengajak warga untuk senantiasa menjaga komunikasi dengan aparat setempat, memperhatikan informasi resmi dari instansi terkait, dan tetap berdoa agar Aceh Barat serta seluruh wilayah Aceh terhindar dari bencana alam yang merugikan jiwa dan harta benda.

Previous Post

Polda Aceh dan UTU Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pendidikan dan Riset

Next Post

Dana Otsus Aceh, DPR RI: Pastikan Pengelolaannya Sehat, Bukan Cuma Transfer…

Next Post
Dana Otsus Aceh, DPR RI: Pastikan Pengelolaannya Sehat, Bukan Cuma Transfer…

Dana Otsus Aceh, DPR RI: Pastikan Pengelolaannya Sehat, Bukan Cuma Transfer...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

11/06/2026
Masjid Raya Baiturrahman Aceh Akan Gelar Malam Muhasabah Bersama Abu Muda Bakongan

Masjid Raya Baiturrahman Aceh Akan Gelar Malam Muhasabah Bersama Abu Muda Bakongan

11/06/2026
Selenggarakan Seminar Series, Prodi MPBEN FKIP USK Bahas Perkembangan Akademik Hingga Budaya Aceh

Selenggarakan Seminar Series, Prodi MPBEN FKIP USK Bahas Perkembangan Akademik Hingga Budaya Aceh

11/06/2026
Pangkalan Udara Israel Hancur Dihujani Rudal-rudal Iran

Pangkalan Udara Israel Hancur Dihujani Rudal-rudal Iran

11/06/2026
Dedengkot Apartheid Ini Tewas Ditikam Kurir yang Alami Gangguan Jiwa

Dedengkot Apartheid Ini Tewas Ditikam Kurir yang Alami Gangguan Jiwa

11/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com