Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Dari SBY untuk Aceh, Puisi Din Saja Menghidupkan Harapan di Bawah Langit Biru

Joe Samalanga by Joe Samalanga
01/08/2026
in Nasional
0
Dari SBY untuk Aceh, Puisi Din Saja Menghidupkan Harapan di Bawah Langit Biru

BANDA ACEH – Di tengah semangat aksi membersihkan bantaran sungai, menanam pohon, dan menebar benih ikan, suasana mendadak hening. Penyair Aceh Din Saja berdiri di atas panggung sederhana, lalu melafalkan bait demi bait puisi yang mengisahkan kecintaan Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), terhadap Aceh dan alam.

Puisi berjudul “Langit Biru di Sepanjang Pantai Hatimu” itu menjadi salah satu momen paling menyentuh dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-25 Partai Demokrat melalui rangkaian Gerakan Langit Biru, Indonesia Asri di bantaran Sungai Tibang, Banda Aceh, Jumat (31/7/2026).

Di hadapan Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, Wakil Wali Kota Afdhal Khalilullah, Anggota DPR RI H.T. Ibrahim, Plt Ketua DPD Partai Demokrat Aceh Rian Syaf, anggota Fraksi Partai Demokrat DPR Aceh dan DPRK Banda Aceh, serta ratusan kader, relawan, mahasiswa, komunitas, dan masyarakat, Din Saja mengajak hadirin menyelami hubungan emosional antara SBY, Aceh, dan alam.

Dengan bahasa puitis, ia menggambarkan SBY bukan hanya sebagai tokoh politik, tetapi sebagai sosok yang memandang penghijauan sebagai jalan merawat masa depan.

“SBY terharu, melihat Aceh tergugu—bukan karena kehilangan langit, melainkan karena sejarah yang masih basah oleh air mata,” lantunnya, membuat suasana seketika hening.

Dalam puisinya, pohon tidak sekadar dimaknai sebagai tanaman. Pohon menjadi lambang harapan yang tumbuh di atas tanah yang pernah terluka. Akar adalah keteguhan, daun adalah kesejukan, sementara hutan menjadi warisan bagi generasi yang tidak lagi dibebani dendam.

Din Saja juga menyisipkan kritik sosial yang mengundang perenungan melalui bait, “Bangsa ini tidak kekurangan penanam pohon. Yang sering hilang adalah penanam nurani.” Bait itu menjadi penegasan bahwa pelestarian lingkungan harus berjalan beriringan dengan tumbuhnya kejujuran, keadilan, dan kepedulian antarsesama.

Pembacaan puisi tersebut menyatu dengan aksi nyata yang dilakukan para peserta, mulai dari membersihkan bantaran sungai, menanam pohon, hingga menebarkan benih ikan. Seni dan aksi lingkungan berpadu menjadi satu pesan: menjaga alam berarti menjaga kehidupan.

Di penghujung puisi, Din Saja menutup dengan harapan agar Aceh terus melangkah ke depan dalam damai, mewariskan hutan yang hijau, laut yang teduh, dan langit biru kepada generasi mendatang.

Tepuk tangan panjang pun mengiringi akhir pembacaan puisi. Di bawah kibaran bendera-bendera biru, karya itu bukan hanya menjadi persembahan untuk HUT ke-25 Partai Demokrat, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap alam akan selalu menemukan maknanya ketika ditanam bersama nurani.

Previous Post

Buka LCC MPR RI Tingkat Provinsi, H.T. Ibrahim: Semoga Aceh Rebut Gelar Juara Nasional Tahun Ini

Next Post

PDRI Aceh Sukseskan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Tegaskan Komitmen Peduli Lingkungan dan Sosial

Next Post
PDRI Aceh Sukseskan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Tegaskan Komitmen Peduli Lingkungan dan Sosial

PDRI Aceh Sukseskan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Tegaskan Komitmen Peduli Lingkungan dan Sosial

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Warga Asal Pidie Ditangkap Polisi Sumut dengan 480 Gram Sabu

Warga Asal Pidie Ditangkap Polisi Sumut dengan 480 Gram Sabu

22/09/2026
Dugaan Kebocoran Data Pribadi Nasabah, Bank Aceh Syariah Dilaporkan ke OJK dan BI

Dugaan Kebocoran Data Pribadi Nasabah, Bank Aceh Syariah Dilaporkan ke OJK dan BI

22/09/2026
PPP Pidie Jaya di Bawah Munawar: Konsolidasi, Kaderisasi, dan Gerakan Advokasi Rakyat

PPP Pidie Jaya di Bawah Munawar: Konsolidasi, Kaderisasi, dan Gerakan Advokasi Rakyat

22/09/2026
Afwan Resmi Nahkodai PP-HIMAB 2026-2028

Afwan Resmi Nahkodai PP-HIMAB 2026-2028

21/09/2026
Idris Abdya Mantapkan Langkah Maju Sebagai Bakal Calon Anggota DPD RI Utusan Aceh Periode Akan Datang

Idris Abdya Mantapkan Langkah Maju Sebagai Bakal Calon Anggota DPD RI Utusan Aceh Periode Akan Datang

21/09/2026

Terpopuler

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

19/09/2026

Dari SBY untuk Aceh, Puisi Din Saja Menghidupkan Harapan di Bawah Langit Biru

Atlet Anggar Abdya Tembus Kejuaraan Internasional di Thailand, KONI Beri Apresiasi

PKB Pidie Jaya Pasang Target Agresif: Satu Dapil Satu Kursi

Penambang Kabur, 93 Gelondongan PETI Disikat Aparat di Geumpang

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com