Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Dyah Buka Bimtek Tanaman Organik dan Pangan Sehat Bagi Masyarakat Lembah Seulawah

Admin1 by Admin1
27/03/2021
in Nanggroe
0
Dyah Buka Bimtek Tanaman Organik dan Pangan Sehat Bagi Masyarakat Lembah Seulawah

JANTHO – Ketua Tim Penggerak PKK Aceh Dyah Erti Idawati, membuka kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Tanaman Organik dan Pangan Sehat bagi masyarakat petani tanaman organik pada tiga gampong di Kecamatan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar. Jum’at (26/3/2021).

Kegiatan sosialisasi dan Bimtek yang berlangsung di Aula SMK PP Negeri Saree itu merupakan hasil kolaborasi TP PKK Aceh bersama dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Aceh.

Dalam kesempatan itu, Dyah juga menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) terkait pembentukan pilot project Gampong PKK antara TP PKK Aceh dengan Masyarakat Pertanian Organik Indonesia (Maporina) Aceh.

Dalam sambutanya, Dyah mengatakan, sosialisasi dan Bimtek itu dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman petani setempat terhadap pertanian organik dan pangan sehat, sebagai upaya mengurangi praktik penggunaan pupuk kimia dan beralih ke pupuk organik.

Dyah menuturkan, pertanian organik dan pangan sehat itu sejalan dengan program PKK, khususnya dalam pemanfaatan tanah pekarangan atau halaman rumah. Melalui Gerakan Halaman Teratur Indah dan Nyaman atau HATINYA PKK, untuk membantu penyediaan menu bergizi bagi keluarga.

“Nantinya ilmu yang didapatkan dapat diterapkan di lingkungan masing-masing, dan menjadi bekal awal untuk pertanian organik. Sebagai sumber untuk meningkatkan sumberdaya ekonomi, seiring dengan peningkatan konsumsi pangan sehat di masa depan yang diprediksi akan semakin bertambah,” kata Dyah.

Masyarakat modern saat ini, kata Dyah, cenderung lebih memilih penganan sehat yang bersumber dari tanaman organik demi menghindari zat-zat kimia yang dapat merusak tubuh. Akibatnya permintaan akan pangan organik kian hari semakin meningkat, namun justru sulit didapatkan.

“Bila tanaman organik ini dapat diterapkan dan dikembangkan pastinya akan menjadi sebuah terobosan yang luar biasa untuk memberdayakan perekonomian petani,” ujarnya.

Selain itu, melalui MoU pembentukan pilot project Gampong PKK dan Bimtek tanaman organik tersebut, Dyah mengharapkan, ke depannya akan melahirkan gampong-gampong yang akan menjadi sentra pertanian organik, sebagai sumber untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dengan memberdayakan warga gampong. Sehingga mampu menyuplai kebutuhan pangan sehat untuk didistribusikan dan dikonsumsi sehari-hari.

Untuk mewujudkannya, sebut Dyah, dibutuhkan peran dari berbagai pihak, instansi maupun mitra terkait untuk bersama-sama berkoordinasi dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam membudayakan pemanfaatan tanah pekarangan, khususnya untuk tanaman organik.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK PP Negeri Saree Muhammad Amin, mengatakan sosialisasi ini merupakan sebagai bentuk kerjasama dalam menjalankan program pokok PKK dalam pengembangan gampong organik.

Setidaknya, sekitar 60 orang peserta dari 3 gampong di Kecamatan Lembah Seulawah yaitu Gampong Saree, Suka Mulya, dan Suka Damai telah mengikuti kegiatan sosialisasi dan bimtek tanaman organik. “Semoga kegiatan ini bisa memberikan pencerahan bagi petani sekitar, dan menumbuhkan minat warga terhadap pengembangan tanaman organik dan pangan sehat, serta teknis-teknis yang bisa mereka laksanakan,” pungkasnya.

Turut hadir dalam acara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Aceh, Achris Sarwani, Ketua Maporina Aceh, A Rakhman, dan jajaran pengurus TP PKK Aceh dan Aceh Besar.

Pertemuan itu menerapkan protokol kesehatan, yakni mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak, agar terhindar dari penularan Covid-19.[]

Previous Post

Wujudkan Organisasi Tertib Administrasi, OKP di Abdya Gelar Latihan Manajemen Organisasi

Next Post

Junta Myanmar Tetap Janjikan Pemilu dan Demokrasi

Next Post
Junta Myanmar Tetap Janjikan Pemilu dan Demokrasi

Junta Myanmar Tetap Janjikan Pemilu dan Demokrasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Jadi Daerah Basis Mualem-Dekfadh, Anggaran Dayah untuk Aceh Utara Kalah Jauh dari Bireuen di APBA 2026

Ohku, BMKG Ingatkan Aceh Siaga Bencana Hidrometeorologi

10/04/2026
Pupuk Indonesia Bangun Dua Pabrik Metanol di Aceh dan Kaltim

Pupuk Indonesia Bangun Dua Pabrik Metanol di Aceh dan Kaltim

10/04/2026
Pertamina Pastikan Stok Avtur Embarkasi Haji Aceh Aman

Pertamina Pastikan Stok Avtur Embarkasi Haji Aceh Aman

10/04/2026
HUT ke-24 Abdya, Dr. Safaruddin Mampu Keluarkan Daerah dari Tekanan Fiskal

HUT ke-24 Abdya, Dr. Safaruddin Mampu Keluarkan Daerah dari Tekanan Fiskal

10/04/2026
Ohku, Wabup Pijay Didesak Nonaktif Sementara Demi Prinsip Equality Before The Law

Ohku, Wabup Pijay Didesak Nonaktif Sementara Demi Prinsip Equality Before The Law

10/04/2026

Terpopuler

Mualem Kantongi Dua Nama Calon Pengganti Abang Samalanga

Mualem Kantongi Dua Nama Calon Pengganti Abang Samalanga

09/04/2026

Dua Terpidana TPPU Masuk DPO Kejari Banda Aceh

20 Santri Al Zahrah Beunyot Dinyatakan Lulus SPAN PTKIN 2026

JKA; Diluncurkan Masa Irwandi, Ditiru Nasional, Serta ‘Dipangkas’ Era Mualem

Bupati Sibral Salurkan Jadup untuk 15.377 Jiwa Warga Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com