Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Klaim OPM Bakar Merah Putih dan Tudingan ‘Caper’ dari TNI

Admin1 by Admin1
04/06/2021
in Nasional
0

Jakarta – Tentara Nasional Pembebasan Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim membakar bendera merah putih sebagai bentuk penolakan terhadap keberadaan RI. TNI pun membantahnya sambil menyebut itu hoaks.

Disebutkan bahwa kelompok separatis Papua itu mencoba mencari perhatian alias caper dunia internasional dengan menyebarkan hoaks terkait pembakran bendera merah putih.

“Karena tidak ada tanggapan sebar hoaks mengajak perang, sekarang sebar hoaks bakar bendera merah putih. Intinya ya biar dapat perhatian internasional,” kata Kepala Penerangan Kogabwilhan III Kolonel Czi IGN Suriastawa kepada CNNIndonesia.com, Kamis (3/6).

Menurut dia, propaganda tersebut kini tengah kerap dilakukan oleh OPM dengan menyebarkan berita-berita bohong. Hal itu, dipercaya TNI untuk mencari perhatian internasional.

Padahal, kata dia, aksi itu tak akan membuat kelompok yang telah dilabel sebagai teroris tersebut mendapat simpati dari dunia internasional. Pasalnya, kata dia, OPM telah kerap menyebar tindakan teror dengan sejumlah kegiatan yang merusak.

“Bagaimana mendapat simpati, kebiadaban teroris OPM tidak ada nuraninya, kerjanya hanya mengancam dengan menakut-nakuti rakyat,” ucapnya.

OPM sendiri mengklaim bahwa kegiatan pembakaran bendera merah putih itu dilakukan di daerah Alguru, Kabupaten Nduga, Papua.

Juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom mengatakan bahwa pihaknya tak ingin ada bendera selain bendera Bintang Kejora yang menjadi lambang kemerdekaan Papua berkibar di wilayah tersebut.

Sebby menjelaskan, TNI-Polri sebelumnya mengibarkan bendera merah putih di area tersebut dengan tujuan mengklaim kawasan itu sebagai wilayah NKRI.

Selain itu, kata dia, pihak TNI juga sengaja mengibarkan bendera di dekat kuburan salah satu prajurit OPM yang dia sebut sebagai pahlawan nasional TPNPB-OPM, Jendral Daniel Yudas Kogeya. Dia mengatakan bahwa pembakaran itu dilakukan pada 31 Mei lalu sekitar pukul 02.30 WIT.

“Apalagi bendera lain seperti merah putih, kami sangat benci. Jika merah putih di atas tanah ini kami tetap hapus,” kata Sebby kepada wartawan.

Dalam rekaman video yang diterima CNNIndonesia.com, terlihat ada lebih dari lima orang yang melakukan kegiatan tersebut. Mereka memegang senjata api laras panjang dan pendek saat membakar bendera.

Semula, bendera merah putih dikibarkan oleh para KKB. Kemudian, mereka memotong-motong bendera tersebut sembari meletakkannya ke tanah. Lalu, mereka menyulut api untuk kemudian membakar bendera.

Sebelumnya, TPNPB OPM menunjuk Puncak Ilaga, Papua sebagai lokasi perang dengan aparat gabungan TNI Polri. Wilayah itu mereka tunjuk lantaran diklaim jauh dari wilayah sipil sehingga tak akan membahayakan masyarakat sipil Papua.

Di sisi lain, pihak TNI tak ambil pusing dengan penunjukan Puncak Ilaga sebagai lokasi perang melawan OPM. Kontak tembak pun kerap terjadi sepanjang 2021 ini.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

KPK Benarkan Periksa Dua Pejabat Aceh

Next Post

Biden Tambah Jumlah Investor China yang Masuk Daftar Hitam AS

Next Post

Biden Tambah Jumlah Investor China yang Masuk Daftar Hitam AS

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

PW APRI Aceh Jalin Silaturahim Lebaran dengan Kakanwil Kemenag

PW APRI Aceh Jalin Silaturahim Lebaran dengan Kakanwil Kemenag

28/03/2026
Dua Hektare Lahan di Montasik Dilalap Sijago Merah

Dua Hektare Lahan di Montasik Dilalap Sijago Merah

28/03/2026
PDAM Tirta Mountala Bergerak Cepat Atasi Air Keruh di Darussalam

PDAM Tirta Mountala Bergerak Cepat Atasi Air Keruh di Darussalam

28/03/2026
Lima Terdakwa Korupsi Pajak Daerah Dituntut 14,5 Tahun Penjara

Lima Terdakwa Korupsi Pajak Daerah Dituntut 14,5 Tahun Penjara

28/03/2026
Aceh Besar Tegaskan Komitmen Optimalkan Pengelolaan TKD Pascabencana

Aceh Besar Tegaskan Komitmen Optimalkan Pengelolaan TKD Pascabencana

28/03/2026

Terpopuler

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

27/03/2026

Prof Saifullah Resmi Mendaftar sebagai Calon Rektor UIN Ar-Raniry 2026-2030

Truk Hauling LKT Hantam Becak Motor, Satu Nyawa Melayang

Teungku Muhammad Nur: Aktivis Dayah Jadi Direktur di PT PEMA

Jadi Daerah Basis Mualem-Dekfadh, Anggaran Dayah untuk Aceh Utara Kalah Jauh dari Bireuen di APBA 2026

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com