Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Dayah

Tradisi Suluk di Dayah Darussalam

Admin1 by Admin1
29/06/2021
in Dayah
0
Tradisi Suluk di Dayah Darussalam

Foto milik Helmi Abubakar/nu.or.id

SEJUMLAH pria tampak menunduk di ruangan ukuran sedang. Mereka searah menghadap kiblat. Jumlahnya mencapai ratusan orang.

Ada kain yang menutup kepala hingga sebahagian besar badannya. Hanya tangan yang terlihat memegang tasbih.

Mereka terdengar berzikir. Aktivitas ini berlangsung berhari-hari. Baik pagi hingga malam hari tiba.

Mereka hanya bangun saat hendak ke kamar kecil atau hendak makan. Atau saat jadwal salat tiba.

Aktivitas ini disebut suluk. Sedangkan lokasi tadi berada di Dayah Darussalam, Labuhan Haji, kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh.

Suluk secara harfiah berarti menempuh jalan. Dalam kaitannya dengan agama Islam dan sufisme, kata suluk berarti menempuh jalan (spiritual) untuk menuju Allah. Menempuh jalan suluk (bersuluk) mencakup sebuah disiplin seumur hidup dalam melaksanakan aturan-aturan eksoteris agama Islam (syariat) sekaligus aturan-aturan esoteris agama Islam (hakikat). Ber-suluk juga mencakup hasrat untuk Mengenal Diri, Memahami Esensi Kehidupan, Pencarian Tuhan, dan Pencarian Kebenaran Sejati (ilahiyyah), melalui penempaan diri seumur hidup dengan melakukan syariat lahiriah sekaligus syariat batiniah demi mencapai kesucian hati untuk mengenal diri dan Tuhan.

Kata suluk berasal dari terminologi Al-Qur’an, Fasluki, dalam Surat An-Nahl [16] ayat 69, Fasluki subula rabbiki zululan, yang artinya Dan tempuhlah jalan Rabb-mu yang telah dimudahkan (bagimu). Seseorang yang menempuh jalan suluk disebut salik.

Kata suluk dan salik biasanya berhubungan dengan tasawuf, tarekat dan sufisme.

Aktivitas suluk di Dayah Darussalam, biasanya berlangsung selama bulan suci Ramadhan tiba.

Hal ini pula yang membuat kami bertandang ke dayah ini pada Ramadan lalu.

Dari berbagai sumber diketahui, bahwa ibadah suluk ini merupakan implementasi dari Tarekat Naqsyabandiah. Para jamaah menyakini, Rasulullah Saw juga pernah melakukannya ibadah tersebut.

Dengan khalwat Nabi SAW di Gua Hira, khususnya, menjadi rujukan utama bagi para salik sebagaimana ditegaskan para ulama bahwa kaum sufi yang menyucikan dirinya dalam khalwatnya itu. Selain itu juga mengambil contoh teladan atas amal-amal mereka dalam khalwat, suluk dan tarekat, dan bermacam-macam sistem yang lain: khalawat dan tahannust Nabi di Gua Hira’, sampai terbuka hijab kegaiban oleh kemurnian jiwa.

Berdasarkan keterangan dari pimpinan dayah setempat,  realisasi suluk di Aceh  berlangsung beragam. Di Dayah Darussalam, ada yang menjalani sebanyak 40 hari, 30 hari, 10 hari, baik di bulan Syakban, Ramadhan, Rabiul Awal dan Zulhijjah. Fenomena ini sangat terasa di Dayah Darussalam Labuhan Haji, Aceh Selatan.

+++

Dayah Darussalam. Foto thetapaktuanpost.com

Dayah Darussalam berada di Gampong Blang Poroh, Kecamatan Labuhan Haji Barat, Kabupaten Aceh Selatan merupakan salah satu dayah tertua yang masih aktif di Aceh saat ini. Didirikan oleh ulama kharismatik Syekh H Abuya Muhammad Waly Al Khalidi yang tersohor dengan panggilan Syekh H Abuya Muda Waly sekitar 1940.

Kegiatan ibadah suluk di Dayah Darussalam telah menjadi rutinitas sejak masa Abuya Muda waly Al-Khalidy hingga saat ini.

Kepemimpinan Dayah dan ibadah suluk pascakepergian Abuya Muda Waly dilanjutkan putra Abuya Muda Waly secara bergilir.

Dayah ini merupakan salah satu dayah tertua di Aceh. Dayah ini menampung 2.250 santri dari seluruh daerah. Baik Aceh maupun dari luar negeri.

Ini belum lagi masyarakat biasa yang datang ke sana untuk belajar ilmu agama. Termasuk masyarakat yang datang khusus untuk ibadah suluk di waktu tertentu.

Keberadaan Dayah Darussalam dilengkapi berbagai fasilitas ibadah, ruang belajar, perpustakaan, asrama putra-putri dan pemondokan. Di dayah ini sudah banyak dilahirkan ulama-ulama terkemuka, tidak hanya warga Aceh dan Sumatera tetapi menyebar ke seluruh penjuru nusantara hingga Asia Tenggara.

“Jumlah santri tahun ini di tingkat Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA), dari kelas I sampai IX sebanyak 2.250 orang. Pembatasan penerimaan santri untuk menghindari proses belajar mengajar berdesakan. Harapan kita, fasilitas Dayah Darussalam dapat ditingkatkan agar dapat menampung putra-putri kita yang haqul yakin menuntut ilmu agama,” ujar Abi Hidayat, salah seorang pimpinan di sana.

Beberapa ulama besar yang lahir dari Dayah Darussalam, seperti Tengku Syeikh Adnan Mahmud Bakongan (Aceh Selatan), Tengku Syeikh Qamaruddin Teunom (Aceh Jaya) Tengku Syeikh ‘Utsman Al-Fauzi Cot Iri (Aceh Besar), Tuanku Idrus Batu Basurek Bangkinang (Sumatera Barat), Tuanku Labai Sati Malalo Padang Panjang (Sumatera Barat).

Kemudian Tengku Mohd. Daud Zamzamy (Aceh Besar),Tengku Syeikh ‘Abdul ‘Aziz Saleh, Samalanga (Aceh Jeumpa), Tengku Syekh Mohd. ‘Isa Peudada (Aceh jeumpa), Tengku H Mohd. Amin (Abu Tumin) Blang Bladeh (Bireun), Tengku Syekh Syahbuddin Syah Keumala (Aceh Utara), Tengku Syekh Jamaluddin Teupin Punti (Lhoksukon), Tengku Syeikh Ahmad Blang Nibong (Aceh Utara).

+++

Salah seorang guru di Dayah Darussalam, Teungku Safriadi, pelaksanaan suluk ada adab dan syarat-syarat yang harus ditaati oleh salik atau orang yang melakukan ibadah suluk.

“Ini berkaitan dengan syarat dan aturan suluk itu biasanya dijelaskan secara detil oleh mursyid atau khalifah yang ditunjuk oleh Al-Mursyid (pemimpin suluk). Salah satu diantaranya jamaah suluk melakukan mandi taubat sebelum memasuki ritual suluk dan dipastikan calon salik harus mengambil ijazah tarekat Naqsyaandiyah,” ujarnya.

Menurutnya, aktivitas suluk di dayah tersebut berlangsung hampir saban tahun. Jamaah yang mengikutinya pun berasal dari berbagai daerah dan mancanegara.

“Tak hanya warga Aceh,” ujar dia.

Suluk. Foto Antara/Syifa

Tulisan ini merupakan hasil kerjasama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh dengan atjehwatch.com dalam rangka promosi wisata islam (dayah) di Aceh.

Previous Post

PA Minta Kader di DPR Aceh Panggil Gubernur Terkait Lahan untuk USK

Next Post

Polisi Aceh Utara Amankan ‘Si Bram’ Pencuri Setrika dan Blender

Next Post
Polisi Aceh Utara Amankan ‘Si Bram’ Pencuri Setrika dan Blender

Polisi Aceh Utara Amankan 'Si Bram' Pencuri Setrika dan Blender

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Tiga Desa di Aceh Barat Mulai Terendam Banjir Luapan

Tiga Desa di Aceh Barat Mulai Terendam Banjir Luapan

15/06/2026
Pemkab Aceh Besar Salurkan Puluha Alat dan Mesin Pertanian untuk Petani

Pemkab Aceh Besar Salurkan Puluha Alat dan Mesin Pertanian untuk Petani

15/06/2026
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara Malam Ini

Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara Malam Ini

15/06/2026
Israel Terancam Rugi Besar Gara-gara Pesawat Tanker AS

Israel Terancam Rugi Besar Gara-gara Pesawat Tanker AS

15/06/2026
Pemkab Pidie Dorong Durian Montong dan Kopi Geumpang Jadi Komoditas Unggulan Daerah

Pemkab Pidie Dorong Durian Montong dan Kopi Geumpang Jadi Komoditas Unggulan Daerah

14/06/2026

Terpopuler

Tradisi Suluk di Dayah Darussalam

Tradisi Suluk di Dayah Darussalam

29/06/2021

Di Balik WTP, BPK Bongkar Dana BOSP Rp312 Juta Bermasalah di Pidie Jaya

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

Polhukab IPELMASRA Tolak Tambang Beutong Ateuh

Ohku, Wabup Pidie Jaya Absen di Paripurna HUT ke-19, Ada Apa Dibalik Ketidakhadirannya?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com