Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Faisal Basri: Utang PLN Sehat Dipakai Buat Investasi

redaksi by redaksi
10/07/2021
in Nasional
0
Faisal Basri: Utang PLN Sehat Dipakai Buat Investasi

JAKARTA – Ekonom Faisal Basri berkomentar terkait kekhawatiran utang PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang disamakan dengan Garuda Indonesia. Faisal menyebut kedua utang PLN jauh berbeda seperti langit dan bumi.

Garuda Indonesia menurut Faisal memiliki pendapatan yang terus merosot, terutama pada masa pembatasan yang membuat maskapai BUMN itu semakin sengsara. “Kalau Garuda kan utang tapi asetnya tidak nambah, nambahnya relatif. Jadi peningkatan aset jauh lebih kecil dibadingkan peningkatan utang,” ungkap dia, saat dihubungi MNC Portal Indonesia.

Keuntungan Garuda Indonesia juga tercatat timbul tenggelam dengan kerugian dalam 5 tahun terakhir rugi Rp35 triliun (2020-belum diaudit), untung Rp97,72 (2019), rugi Rp2,45 triliun (2018), rugi Rp2,98 triliun (2017), untung Rp124 miliar (2016). Sementara utang PLN, terang Faisal, seimbang dengan aset korporasi yang dibuktikan dengan pemanfaatan dana utang untuk membangun gardu induk, pembangkit, jaringan dan melistriki sebanyak 99,2 persen masyarakat.

“Kalau PLN itu ya, kan orang masih pakai listrik, jadi pendapatannya terus ada, walaupun turun di (pemakaian) industri: hotel, resto, tapi rumah tangga kan naik. Orang pada di rumah terus, konsumsi listriknya naik,” ungkapnya.

Sepanjang 2020, PLN memperoleh keuntungan Rp6 Triliun dan juga pada tahun-tahun sebelumnya: Rp4,32 triliun (2019), Rp11,6 triliun (2018), Rp4,42 triliun (2017), Rp10,5 triliun (2016). Satu hal yang membuat PLN untung di antaranya berasal dari operasional yang lebih efisien. Menurut audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), PLN mampu menekan ongkos operasional Rp32 triliun sepanjang 2020.

Berkomentar ihwal upaya refinancing PLN, Faisal menyebut bahwa itu adalah hal yang biasa. Langkah refinancing dilakukan karena selama pembatasan sosial, listrik terus menyala sehingga membebani ongkos operasi, ditambah utang-utang sebelumnya.

“Selama PPKM Darurat, kan pakai uang semua, itu PLN harus pinjam kan, pinjamnya jangka pendek, bunganya komersial, jadi beban operasinya naik, ditambah beban utang sebelum-sebelumnya naik. Nah yang pertama itu (PPKM Darurat) ga bisa dikendalikan oleh PLN, itu masalah pemerintah. Nah makanya itu, PLN melakukan refinancing,” terangnya.

Upaya refinancing PLN yang juga mendapat arahan dari Menteri BUMN Erick Thohir ini menurut Faisal normal dan banyak dilakukan berbagai perusahaan. “Kalo dilihat dari kinerja PLN, kemampuan seperti itu-lah yang membuatnya bisa untung,” ujarnya. Dia berharap pendapatan PLN tahun 2021 lebih baik dari tahun sebelumnya. “Sekarang rakyat sudah terlistriki 99,2 persen. Jadi kelihatan. Jadi insyaallah jauh seperti langit dan bumi, (utang) Garuda dan PLN ini,” terangnya.

Sumber: sindonews.com

Previous Post

Nova Keluarkan Edaran Larangan Cuti Bagi ASN Selama Libur Nasional 2021

Next Post

Pakar PBB Sebut Permukiman Israel Kejahatan Perang, Zionis Marah

Next Post

Pakar PBB Sebut Permukiman Israel Kejahatan Perang, Zionis Marah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Cecar Kementerian ESDM Soal Gas Blok Andaman di Rapat Komite, Azhari Cage: Aceh Jangan Lagi Jadi Penonton

Cecar Kementerian ESDM Soal Gas Blok Andaman di Rapat Komite, Azhari Cage: Aceh Jangan Lagi Jadi Penonton

09/06/2026
Tingkatkan Mutu Literasi, Pesantren Al Zahrah Teken MoU dengan DPKA

Tingkatkan Mutu Literasi, Pesantren Al Zahrah Teken MoU dengan DPKA

09/06/2026
Dana MBG Tak Kunjung Cair, Ratusan SPPG di Aceh hingga Jateng Tumbang

Dana MBG Tak Kunjung Cair, Ratusan SPPG di Aceh hingga Jateng Tumbang

09/06/2026
Bupati Al-Farlaky Hadiri Rapat Rekomendasi LKPJ Tahun 2025

Bupati Al-Farlaky Hadiri Rapat Rekomendasi LKPJ Tahun 2025

09/06/2026
Pemkab Aceh Timur dan Kejari Teken Kesepakatan Bersama Penanganan Masalah Hukum

Pemkab Aceh Timur dan Kejari Teken Kesepakatan Bersama Penanganan Masalah Hukum

09/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com