Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Takut Dihabisi Taliban, 20.000 Penerjemah Afghanistan Minta Suaka ke AS

Admin1 by Admin1
16/07/2021
in Internasional
0
Takut Dihabisi Taliban, 20.000 Penerjemah Afghanistan Minta Suaka ke AS

Foto/REUTERS/Stringer/File Photo

WASHINGTON – Sekitar 20.000 warga Afghanistan yang bekerja sebagai penerjemah untuk militer Amerika Serikat (AS) selama perangnya di negara itu mengajukan permohonan evakuasi dan suaka ke Washington. Mereka takut dibunuh Taliban sebagai pembalasan.

“Ada sekitar 20.000 warga Afghanistan yang telah mendaftar,” kata juru bicara Gedung Putih Jen Psaki kepada wartawan.

Psaki mengatakan mereka semua adalah mantan penerjemah untuk militer atau entitas lain, yang menjadi sasaran Taliban.

Amerika Serikat juga akan mempertimbangkan permohonan dari keluarga penerjemah. Psaki tidak merinci berapa banyak anggota keluarga yang akan dievakuasi.

Menurut beberapa perkiraan, jumlah orang yang memenuhi syarat untuk pergi akan berjumlah sekitar 100.000 orang.

Para pejabat Amerika mengatakan evakuasi akan dimulai bulan ini.

Penerjemah yang sedang dipersiapkan untuk evakuasi adalah mereka yang telah mengajukan aplikasi di bawah program Visa Imigran Khusus (SIV) Departemen Luar Negeri AS untuk penerjemah dan juru bahasa Irak dan Afghanistan.

Psaki mengatakan mereka yang telah menyelesaikan pemeriksaan keamanan dapat ditempatkan sementara di pangkalan militer AS.

“Mereka yang masih harus melalui proses pemeriksaan, pertama-tama akan dikirim ke pangkalan AS di luar negeri atau negara ketiga di mana mereka akan ditempatkan dengan aman sampai pemrosesan visa mereka berlangsung,” imbuh Psaki seperti dikutip AFP, Jumat (16/7/2021).

Sementara itu, dua senator senior Amerika mendesak Presiden Joe Biden untuk mempercepat evakuasi dan memastikan warga Afghanistan yang membantu dinas intelijen AS juga disertakan.

“Selama dua dekade, ribuan warga Afghanistan telah mempertaruhkan hidup mereka untuk bekerja dengan profesional intelijen dari Amerika Serikat dan negara-negara NATO lainnya untuk memerangi al-Qaeda, Haqqani Network, ISIS dan kelompok teroris lainnya,” tulis Mark Warner dan Marco Rubio, ketua dan wakil ketua Komite Intelijen Senat.

“Upaya mereka berkontribusi pada penghancuran al-Qaeda dan kemampuannya untuk menyerang tanah air AS,” kata mereka dalam sebuah surat kepada Biden.

Mereka mendesak Biden untuk mempercepat program SIV tetapi juga mempertimbangkan untuk mengevakuasi warga Afghanistan ke negara ketiga dan memberi mereka prioritas untuk berimigrasi di bawah program pengungsi AS.

Mereka mempertanyakan apakah—mengingat penarikan cepat dari Afghanistan oleh pasukan AS—ada kapasitas yang cukup untuk mengevakuasi warga Afghanistan yang membantu Amerika.

“Meninggalkan orang-orang ini, yang telah memberikan dukungan penting kepada komunitas intelijen kami di Afghanistan, akan mengirim pesan yang merusak kepada sekutu dan mitra potensial kami tentang keandalan dan kepercayaan Amerika Serikat,” tulis mereka.

“Itu juga akan menjadi noda pada hati nurani nasional kita,” papar para Senator.

Sumber: sindonews.com

Previous Post

Protes PPKM Darurat, Kafe Ini Naikan Harga Tiga Kali Lipat untuk Aparat dan Pejabat

Next Post

Presiden Moise Ditembak Mati

Next Post
Presiden Moise Ditembak Mati

Presiden Moise Ditembak Mati

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Sambangi PM Al Zahrah, Nasir Djamil Sumbang Rp20 Juta untuk Pengembangan Kegiatan Santri

Sambangi PM Al Zahrah, Nasir Djamil Sumbang Rp20 Juta untuk Pengembangan Kegiatan Santri

25/10/2026
Cut Inda TR. Keumangan Emban Amanah Ibunda Guru Nagan Raya

Cut Inda TR. Keumangan Emban Amanah Ibunda Guru Nagan Raya

25/10/2026
Kacabdisdik Aceh Timur Tunjuk Henny Mahera Siregar Plh Kepala SMAN 1 Simpang Ulim

Kacabdisdik Aceh Timur Tunjuk Henny Mahera Siregar Plh Kepala SMAN 1 Simpang Ulim

25/10/2026
Agussalim: Dana Bantuan Parpol Bisa Dukung Pendidikan Politik Perempuan, Tapi Belum Ada Anggaran Khusus Caleg

Agussalim: Dana Bantuan Parpol Bisa Dukung Pendidikan Politik Perempuan, Tapi Belum Ada Anggaran Khusus Caleg

25/10/2026
Khalid Resmikan Huntap dan Sumur Bor Bantuan Malaysia untuk Korban Bencana Pidie Jaya

Khalid Resmikan Huntap dan Sumur Bor Bantuan Malaysia untuk Korban Bencana Pidie Jaya

25/10/2026

Terpopuler

Kompol Usman Masuk Batalyon A Pelopor Brimob Polda Aceh Kompol Siswandi ke Batalyon C

Kompol Usman Masuk Batalyon A Pelopor Brimob Polda Aceh Kompol Siswandi ke Batalyon C

24/10/2026

Takut Dihabisi Taliban, 20.000 Penerjemah Afghanistan Minta Suaka ke AS

Ini kata Kepsek Lakukan Penebangan Pohon di SMAN 1 Simpang Ulim

Musda KPPI Aceh Tetapkan Lima Presidium, Perempuan Bidik 30 Persen Lebih Kursi Parlemen

Bongkar Lab Sabu di Pidie, Polisi Sita 1,2 Ton Narkotika Senilai Rp2,16 Triliun

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com