Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Ketua PKK Aceh Berharap Penanganan Stunting di Abdya Optimal

Admin1 by Admin1
07/08/2021
in Lintas Barat Selatan
0

BLANG PIDIE –Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Dyah Erti Idawati, mengharapkan penanganan dan pencegahan stunting di Kabupaten Aceh Barat Daya dapat berjalan optimal hingga dapat menurunkan angka anak yang mengalami stunting. Karena itu ia meminta semua pihak serius menekuni upaya penanganan dan pencegahan stunting.

“Yang kita khawatirkan dari stunting bukan tubuh anak yang kurang tinggi, namun persoalan kecerdasan anak,” kata Dyah Erti saat meresmikan Rumoh Gizi Gampong di Desa Padang, Kecamatang Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya, Jumat, (6/8/2021).

Dyah mengharapkan, kehadiran rumoh gizi di gampong Padang dapat menjadi wadah penanganan dan pencegahan stunting. Melalui rumoh tersebut, anak-anak balita dapat mendapatkan asupan makanan bergizi dan para orang tua dapat mendapatkan pemahaman baru terkait pencegahan stunting.

“Kita berharap rumoh gizi bisa menjadi wadah memperbaiki gizi anak-anak balita, sehingga Aceh akan membentuk generasi berkualitas di masa depan,” ujar Dyah.

Kepada petugas kesehatan dan kader PKK gampong yang bertugas mengurusi fungsi rumoh gizi, Dyah mengharapkan kerja keras dan kerja yang serius. Ia tak ingin kehadiran rumoh gizi hanya sebatas seremonial, namun harus memberi dampak positif untuk tumbuh kembang anak-anak balita setempat.

“Asupan gizi yang benar harus dipelajari dengan baik. Biasanya selama ini dalam konsumsi makanan adalah kenyang dan enak, tapi kita tidak melihat komposisi makanan kita apakah mengandung gizi atau tidak,” ujar Dyah.

“Kita tidak boleh lelah dalam mengedukasi masyarakat,” lanjutnya lagi.

Dyah juga mengharapkan manfaat dari kehadiran rumoh gizi itu dapat tepat sasaran dan menyentuh langsung anak-anak balita yang diindikasi mengalami stunting. Sehingga penanganannya berjalan maksimal. Dengan begitu target Indonesia menurunkan angka stunting sebesar 14 persen pada tahun 2024 dapat terwujud.

Ketua TP PKK Kabupaten Aceh Barat Daya, Ida Agustina, mengharapkan kehadiran rumoh gizi di gampong Padang dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat secara menyeluruh tentang pentingnya asupan gizi dalam keluarga. Dengan begitu, anak balita yang mengalami stunting di Abdya dapat terus menurun.

“Kegiatan ini jangan berhenti pada tatanan seremonial saja, naumun peran aktif masyarakat sangat penting untuk mendukung fungsi pelayanan rumoh gizi,” kata Dyah.

Sebelumnya, Camat Kecamatan Manggeng, Hamdani, melaporkan, jumlah anak balita yang mengalami stunting di desa Padang berjumlah 14 orang. Jumlah tersebut menurun dari jumlah sebelumnya 18 orang pada bulan Maret 2021.

“Pembangunan rumoh gizi ini menggunakan anggaran dana desa. Desa Padang fokus untuk menangani stunting,” kata Hamdani.

Hamdani berharap peran semua pihak dapat mendukung penurunan stunting di Kecamatan Manggeng. Ia juga meminta masyarakat proaktif mendukung program pemerintah dalam rangka mewujudkan Indonesia bebas stunting. [•]

Previous Post

Ketua Dekranasda Aceh Berikan Bantuan Bahan Produksi untuk Perajin di Abdya

Next Post

Saudara Emir Qatar Pemilik PSG Konfirmasi Kedatangan Lionel Messi

Next Post

Saudara Emir Qatar Pemilik PSG Konfirmasi Kedatangan Lionel Messi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Plt Sekda Lepas Calon Jamaah Haji Abdya, Ini Pesan Amrizal

Plt Sekda Lepas Calon Jamaah Haji Abdya, Ini Pesan Amrizal

16/05/2026
Kisah Panglima Ali Usuf, Pejuang Kluet yang Gugur Melawan Belanda di Usia 35 Tahun

Kisah Panglima Ali Usuf, Pejuang Kluet yang Gugur Melawan Belanda di Usia 35 Tahun

16/05/2026
[Opini] Anatomi Bocornya JKA: Menguras Kas Daerah, Menggugat Warisan Damai

[Opini] Anatomi Bocornya JKA: Menguras Kas Daerah, Menggugat Warisan Damai

16/05/2026
Alumnus S2 PMP UBBG Beri Materi Literasi Menulis di SMAN 1 Peukan Bada

Alumnus S2 PMP UBBG Beri Materi Literasi Menulis di SMAN 1 Peukan Bada

16/05/2026
Harga Terjangkau, Warga Kota Banda Aceh Serbu Gerakan Pangan Murah

Harga Terjangkau, Warga Kota Banda Aceh Serbu Gerakan Pangan Murah

16/05/2026

Terpopuler

Penolakan Pergub JKA Kian Gencar, Mualem Berangkat Haji ke Tanah Suci

Penolakan Pergub JKA Kian Gencar, Mualem Berangkat Haji ke Tanah Suci

14/05/2026

Koreografer Khairul Anwar Nilai Kualitas FLS3N Tari di Aceh Menurun

Krak, Mualem Minta Presiden Izinkan Maskapai Arab Saudi Angkut Jamaah Langsung dari Aceh

Azzanjabil Bireuen Bungkam SMPN 37 Aceh Tengah, Tuan Rumah Siap Hadapi Rival Baru!

Senator Azhari Cage Minta Pergub JKA di Aceh Dikaji Ulang

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com