TAPAKTUAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan melalui Dinas Pariwisata menyatakan pengembangan sektor pariwisata di kabupaten itu terkendala anggaran.
“Kalau ingin mengembangkan, semua ingin dikembangkan. Namun, kami tidak bisa berbicara, anggaran tidak ada sama sekali,” kata Kepala Dinas Pariwisata Safril, dikutip dari Antara, Selasa, 10 Agustus 2021.
Menurut Safril, pihaknya juga sudah banyak membuat serta mengusulkan program pengembangan pariwisata agar mendapatkan anggaran memadai. Namun, tidak satu pun usulan program yang diterima, sehingga pengembangan dilakukan dengan anggaran tersedia.
“Selama ini, untuk promosi pariwisata saja, kami lakukan secara swadaya karena keterbatasan anggaran. Kami terus berupaya ke depannya ada anggaran memadai, sehingga pariwisata Aceh Selatan bisa bersaing dengan daerah lainnya di Provinsi Aceh,” kata Safril
Aceh Selatan memiliki potensi pariwisata yang luar biasa. Buktinya, empat kategori pariwisata Aceh Selatan masuk nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) dalam rentang waktu dua tahun terakhir.
Dari empat kategori pariwisata yang masuk nominasi API, dua di antaranya meraih juara pada 2020 yakni cinderamata rencong batu dan wisata air surfing di Kecamatan Samadua.
Sedangkan dua lagi, masuk nominasi API 2021, yakni destinasi dataran tinggi Sigantang Sira yang berada di Gunung Kapur, Kecamatan Trumon, serta Anjungan Tapaktuan Tapa di Bukit Gunung Lampu, Kecamatan Tapaktuan.
Cinderamata rencong baru berhasil meraih juara pertama API 2020. Sedangkan wisata air surfing di Kecamatan Samadua meraih juara ketiga di ajang tersebut.
“Kami juga mengajak masyarakat memberikan dukungan untuk dua nominasi API asal Aceh Selatan, yakni Sigantang Sira dan Anjungan Tapaktuan Tapa agar meraih juara,” kata Safril.
Dukungan diberikan dengan mengirim SMS melalui format API 10H ke nomor 99386 untuk Sigantang Sira serta mengirim SMS dengan format API 15A ke nomor 99386 untuk Anjungan Tapak Tuan Tapa.









