Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Puluhan Pegawai WHO Terlibat dalam Pelecehan Seksual di Kongo

Admin1 by Admin1
29/09/2021
in Internasional
0
Sudah 184.217 Orang Meninggal, WHO Bilang Krisis COVID-19 Akan Lama

Jakarta – Lebih dari 80 tengara relawan, termasuk beberapa orang yang bekerja untuk WHO, diduga terlibat dalam pelecehan seksual dan eksploitasi seksual selama krisis ebola terjadi di Republik Demokratik Kongo. Hal itu diungkap oleh sebuah komisi independen pada Selasa, 28 September 2021.

Upaya pembuktian itu, dipicu oleh sebuah investigasi yang dilakukan oleh Thomson Reuters Foundation dan New Humanitarian, di mana lebih dari 50 perempuan membuat pengakuan kalau pegawai WHO dan lembaga nirlaba lainnya meminta layanan seksual atas tugas yang sudah mereka lakukan pada 2018 – 2020.

Temuan ini adalah laporan yang sudah lama ditunggu-tunggu. Komisi independen menemukan setidaknya 21 dari 83 terduga pelaku adalah pegawai WHO. Pelecehan seksual yang terjadi, diantaranya 9 tindak perkosaan yang dilakukan staf nasional dan internasional.

“Tim yang melakukan evaluasi menemukan para korban dijanjikan mendapat pekerjaan dengan imbalan melakukan hubungan seksual. Dengan begitu, mereka bisa mempertahankan pekerjaan mereka,” kata anggota komisi, Malick Coulibaly.

Menurut Coulibaly, banyak pelaku laki-laki menolak menggunakan kondom. Walhasil, 29 korban hamil. Beberapa dari mereka dipaksa untuk menggugurkan kandungan.

Direktur WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus memastikan tidak ada toleransi pada para pelaku pelecehan seksual. Ghebreyesus mengatakan membaca laporan itu membuatnya merasakan kengerian. Dia pun meminta maaf kepada para korban.

“Apa yang terjadi pada Anda adalah hal yang tidak pernah boleh terjadi pada siapa pun. Ini tidak boleh ada pengecualian. Ini menjadi prioritas saya untuk memastikan para pelaku tidak mendapat pengecualian, namun dimintai pertanggung jawaban,” kata Ghebreyesus, yang sedang maju lagi untuk periode kedua sebagai Direktur WHO.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

Vanuatu, Negara yang Sering Mengkritik Indonesia di Sidang PBB

Next Post

Ngeri, Monumen Perang Berusia 4.300 Tahun Terbuat dari Tumpukan Mayat

Next Post
Ngeri, Monumen Perang Berusia 4.300 Tahun Terbuat dari Tumpukan Mayat

Ngeri, Monumen Perang Berusia 4.300 Tahun Terbuat dari Tumpukan Mayat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Din Saja: Seniman Sudah 35 Tahun Mengeluh, Dinas Kebudayaan Perlu Dievaluasi

Din Saja: Seniman Sudah 35 Tahun Mengeluh, Dinas Kebudayaan Perlu Dievaluasi

07/06/2026
SMAN 1 Idi Rayeuk Juara Piala Bupati Al-Farlaky 2026

SMAN 1 Idi Rayeuk Juara Piala Bupati Al-Farlaky 2026

07/06/2026
Pemkab Aceh Timur Sediakan Lahan untuk Pusat Rehabilitasi Narkoba

Pemkab Aceh Timur Sediakan Lahan untuk Pusat Rehabilitasi Narkoba

07/06/2026
Polres Aceh Selatan Periksa Enam WNA Asal Tiongkok

Polres Aceh Selatan Periksa Enam WNA Asal Tiongkok

07/06/2026
Parlindungan Berutu Resmi Dilantik Sebagai Ketua Umum HMPS Pendidikan Fisika UIN Ar-Raniry

Parlindungan Berutu Resmi Dilantik Sebagai Ketua Umum HMPS Pendidikan Fisika UIN Ar-Raniry

07/06/2026

Terpopuler

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

06/06/2026

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

Nyan, Bupati Pidie Jaya Perintahkan Pendataan Anak Putus Sekolah, Sekolah Rakyat Jadi Instrumen Putus Rantai Kemiskinan

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com