Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Nurmiati: Usia Dini Merupakan Emas untuk Tumbuh Kembang

Admin1 by Admin1
28/10/2021
in Nanggroe
0
Nurmiati: Usia Dini Merupakan Emas untuk Tumbuh Kembang

Banda Aceh – Bunda Pendidikan AnaK Usia Dini (PAUD) Nurmiati usia dini merupakan usia emas untuk tumbuh kembang anak. Investasi pada usia dini merupakan investasi bernilai paling tinggi, karena tumbuh kembang anak pada usia dini menentukan kehidupan mereka selanjutnya.

Begitu, disampaikan Nurmiati saat membuka kegiatan Sosialisasi Penguatan Kelompok Tribina dan Tim Pendamping Keluarga Stunting, di Balai Desa Gampong Jawa (Rabu, 27 Oktober 2021). Turut hadir, Perwakilan Kepala SKPK di Lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh, berseta unsur muspika Gmpong Jawa.

Sebab itu ia mengigatkan, pentingnya peran Bunda PAUD dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting. “Adapun peran yang dapat dilakukan Pokja Bunda PAUD diantaranya, membantu pemikiran, dukungan, koordinasi dan sosialisasi program percepatan penurunan angka stunting, memastikan program berjalan sesuai dengan perencanaan, melakukan pendampingan, dan memberikan motivasi, dan monitoring dan evaluasi, membantu melakukan identifikasi berbagai kendala serta solusinya untuk perbaikan/penyempurnaan program,” jelas Nurmiati.

Sementara itu, PAUD yang berkualitas menurut Nurmiati, yaitu dapat turut membantu melalui beberapa hal seperti; melaksanakan kegiatan bermain-belajar yang memberikan stimulasi psikososial dan perkembangan sesuai usia, menjadi simpul bagi layanan kesehatan dan gizi (misalnya program pemberian makanan tambahan pada anak) melalui koordinasi dengan unit lain seperti Posyandu, Bina Keluarga Balita (BKB) dan Puskesmas, serta menjadi pusat pengasuhan dan perlindungan, juga mengembangkan Kelas Pengasuhan dan Kelas Orang Tua.

“Oleh karenanya, kelas-kelas ini diharapkan dapat menguatkan pemahaman orang tua tentang kualitas dan pola asuh yang tepat, sehingga dapat membantu mencegah anak menjadi stunting,” ungkapnya.

Disamping itu, Nurmiati mengatakan usia dini merupakan usia emas untuk tumbuh kembang anak. Investasi pada usia dini merupakan investasi bernilai paling tinggi, karena tumbuh kembang anak pada usia dini menentukan kehidupan mereka selanjutnya.

“Saat ini masih banyak orang tua yang beranggapan bahwa pertumbuhan anak hanya dipengaruhi faktor keturunan. Padahal faktor keturunan, hanya berpengaruh setelah usia lima tahun. Sedangkan potensi permasalahan tumbuh kembang anak termasuk diantaranya stunting sudah muncul sejak 1000 hari pertama kehidupan”, ujarnya.

Lebih rinci Bunda PAUD Kota menjelaskan, secara umum stunting dikenal sebagai gangguan pertumbuhan dan perkembangan yang dialami anak akibat gizi buruk, infeksi berulang, dan stimulasi psikososial yang tidak memadahi.

“Anak dikategorikan stunted (pendek) jika tinggi badan mereka lebih rendah dari anak seusianya. Jika dirinci lebih lanjut, banyak sekali dampak yang dapat ditimbulkan stunting yang mempengaruhi masa depan anak. Mulai dari pertumbuhan dan perkembangan terhambat, kecerdasan tidak berkembang, produktivitas rendah, hingga rentang terserang penyakit degeneratif,” pungkasnya.

Merespons realita yang ada di lapangan, melalui program PAUD Berkualitas memiliki dua langkah untuk menuntaskan stunting. Pertama, melalui tindakan preventif PAUD Berkualitas dalam mendukung pencegahan dan penangan stunting. Kedua, melalui tindakan mitigatif PAUD Berkualitas dalam mendukung pencegahan dan penanganan stunting.

“Dengan menekan angka stunting mulai dari PAUD, pemerintah berharap Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia semakin maju. Disadari bahwa anak usia dini merupakan usia emas tumbuh kembang anak, sehingga investasi pada usia dini merupakan investasi bernilai paling tinggi,”pungkasnya.

Previous Post

Gus Muhaimin Didoakan Ulama Aceh Jadi Presiden 2024

Next Post

Indeks Kota Layak Huni Kota Banda Aceh Lampaui Target RPJMD

Next Post
Indeks Kota Layak Huni Kota Banda Aceh Lampaui Target RPJMD

Indeks Kota Layak Huni Kota Banda Aceh Lampaui Target RPJMD

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemerintah Aceh Diminta Bersikap Kritis Soal Pengelolaan Blok Andaman

Pemerintah Aceh Diminta Bersikap Kritis Soal Pengelolaan Blok Andaman

02/06/2026
Hayeu, Pemko Banda Aceh Cairkan Gaji Ke-13 ASN Mulai Juni 2026

Hayeu, Pemko Banda Aceh Cairkan Gaji Ke-13 ASN Mulai Juni 2026

02/06/2026
Satu Hektare Lahan di Ketol Aceh Tengah Terbakar

Satu Hektare Lahan di Ketol Aceh Tengah Terbakar

02/06/2026
Bertemu DPR RI dan Mendagri, Aliansi PPPK PW Minta Presiden Perhatian Nasibnya

Bertemu DPR RI dan Mendagri, Aliansi PPPK PW Minta Presiden Perhatian Nasibnya

02/06/2026
Siswa SMAN 1 Setia Bakti Berhasil 7 Lulus SNBT dan 1 Talenta di PTN

Siswa SMAN 1 Setia Bakti Berhasil 7 Lulus SNBT dan 1 Talenta di PTN

02/06/2026

Terpopuler

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

01/06/2026

Penggunaan Musik Tari Tanpa Izin oleh SMAN 1 Jangka Bireun Disesalkan Komposer

Kaya SDA Tapi Miskin, Hasto: Jangan Seperti di Aceh

Nurmiati: Usia Dini Merupakan Emas untuk Tumbuh Kembang

Pasie Kuala Ba’u: Surga Tersembunyi Aceh Selatan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com