Jakarta – Seorang pekerja laboratorium di Taiwan dinyatakan positif virus Corona setelah digigit tikus yang terinfeksi. Otoritas Taiwan sedang menyelidiki apakah gigitan tikus bertanggung jawab terhadap penyebaran virus Covid-19 terhadap pekerja lab tersebut.
Ini adalah kasus lokal pertama yang dikonfirmasi di Taiwan dalam sebulan terakhir. Orang yang terinfeksi itu bekerja di laboratorium dengan keamanan tinggi.
Pekerja tersebut adalah seorang wanita berusia 20-an. Ia dites positif setelah melakukan kontak dengan virus saat bekerja di lembaga penelitian terkemuka Taiwan, Academia Sinica bulan lalu, menurut Menteri Kesehatan Chen Shih-chung. Laboratorium Academia Sinica memiliki tingkat keamanan bio-safety tertinggi kedua.
Perempuan tersebut sudah menerima vaksin Moderna lengkap atau sebanyak dua dosis. Dia juga tidak bepergian ke luar negeri baru-baru ini.
Pejabat senior lainnya mengkonfirmasi bahwa wanita itu telah digigit tikus laboratorium yang terinfeksi Covid-19 sebanyak dua kali secara terpisah. Tetapi penyelidikan lebih lanjut diperlukan untuk menentukan apakah gigitan itu mengakibatkan penularan virus. Pihak berwenang yakin ia terinfeksi varian Delta.
“Apakah itu dari tempat kerja atau masyarakat, kami percaya kemungkinan infeksi dari tempat kerja lebih tinggi karena kami tidak memiliki infeksi yang dikonfirmasi di masyarakat,” kata menteri kesehatan Chen Shih-chung kepada wartawan.
“Di dalam tempat kerja seperti laboratorium, memiliki risiko lebih tinggi. Tetapi apakah infeksi itu dari gigitan (tikus) atau lingkungan, kami perlu menyelidiki lebih lanjut,” ujarnya menambahkan.
Kasus lokal terakhir yang dikonfirmasi di Taiwan adalah 5 November. Hampir 100 kontak dekat pekerja laboratorium telah dilacak dan dikarantina.
Satu kasus itu membuat total kasus Corona di Taiwan melonjak menjadi lebih dari 14.500 kasus domestik dan 848 kematian.







