Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Generasi Muda Aceh Diajak Manfaatkan Peluang di Era Disrupsi

Admin1 by Admin1
07/01/2022
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Asisten II Sekda Aceh, Mawardi, mengajak generasi muda Aceh untuk memanfaatkan peluang dan berbagai kemungkinan di era disrupsi saat ini.

Karena saat ini berbagai inovasi dan perubahan secara fundamental terjadi, disebabkan karena hadirnya teknologi digital, yang pada gilirannya dapat mengubah sistem yang terjadi secara global.

“Kehadiran era ini merupakan suatu peluang besar yang harus dimanfaatkan dengan baik. Namun, di sisi lain, jika tidak disikapi dengan benar, kehadiran era ini membuat kita bisa tergilas dan terpinggirkan dari roda zaman yang terus berputar,” kata Mawardi, saat memberikan sambutan Gubernur Aceh, dalam Pertemuan Program Pembangunan Aceh Muda Inspiratif, di Banda Aceh, Jumat 7/1/2022.

Mawardi mengatakan mereka yang paling terdampak dengan era disrupsi ini adalah generasi muda. “Generasi muda kita adalah aset terbesar yang dimiliki oleh bangsa ini. Terlebih lagi saat ini, kita sedang menyongsong hadirnya Bonus demografi Indonesia,” kata dia.

Bonus demografi merupakan suatu keadaan di mana penduduk yang masuk ke dalam usia produktif jumlahnya lebih banyak dibandingkan dengan penduduk usia tidak produktif. Dan puncaknya diperkirakan terjadi pada tahun 2030 mendatang.
Menurut Bappenas, pada tahun tersebut jumlah usia produktif yang dimaksud bisa mencapai 64% dari total jumlah penduduk Indonesia.

Untuk menyongsong bonus demografi, berbagai langkah harus dipersiapkan sejak dini. Mawardi menyebutkan, sebuah tantangan besar, di mana saat ini generasi muda Indonesia dan Aceh utamanya banyak yang berada dalam kondisi tidak produktif atau menganggur, meskipun di sisi lain, era teknologi digital juga didominasi oleh kaum muda.

Mawardi menyebutkan, berbagai ikhtiar telah, dan akan terus dilakukan untuk menjawab tantangan baru di era disrupsi ini. “Meski mungkin banyak kalangan yang merasakan apa yang telah kita upayakan belum sempurna sesuai harapan. Tapi, betapa besarnya pun tantangannya, tentunya dengan kolaborasi aktif seluruh pihak, kita tak akan berhenti berbuat yang terbaik sesuai kewenangan dan sumber daya yang kita miliki,” kata dia.

Pemerintah Aceh, lanjut Mawardi, akan akan terus mencari cara agar masyarakat, terutama para anak muda, mendapat kesempatan untuk maju dan memiliki kemampuan mengubah tantangan ini menjadi momentum yang tepat untuk berinovasi dan bertransformasi, demi meraih peluang di era disrupsi sekarang ini.

“Karena itu, kita dan para anak muda yang kini tengah berusaha bermigrasi dengan ilmu pengetahuan baru, metode baru dan arah kerja yang baru, patut kita bantu untuk memiliki ekosistem yang kondusif, agar hal-hal negatif dapat kita tepis sedari dini,” ujar Mawardi.

Para generasi muda akan terus didorong untuk bermigrasi dan berinovasi dengan cara-cara baru, untuk memberikan nilai tambah ke masyarakat, bangsa dan negara. “Semoga mereka nantinya akan mampu menjadi generasi penerus dan pemimpin masa depan yang memiliki kompetensi, integritas, serta loyalitas kebangsaan yang tinggi. ” []

Previous Post

ASN Dinas Peternakan Aceh Donor 94 Kantong Darah

Next Post

Dirjen Pendis Berikan Kuliah Umum di STAIN Meulaboh

Next Post

Dirjen Pendis Berikan Kuliah Umum di STAIN Meulaboh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemko Banda Aceh Gandeng Seoul Hadirkan Perpustakaan Luar Ruangan

Pemko Banda Aceh Gandeng Seoul Hadirkan Perpustakaan Luar Ruangan

25/08/2026
Warga Samadua Tolak Rekomendasi DPRK Aceh Selatan, Dinilai Berikan Karpet Merah untuk Perusahaan Tambang

Warga Samadua Tolak Rekomendasi DPRK Aceh Selatan, Dinilai Berikan Karpet Merah untuk Perusahaan Tambang

25/08/2026
Jalan Zaman Belanda di Alue Peunawa Mulai Diaspal Masa Bupati Dr. Safaruddin

Jalan Zaman Belanda di Alue Peunawa Mulai Diaspal Masa Bupati Dr. Safaruddin

25/08/2026
SMAN 1 Jaya Serahkan Donasi Bencana Gempa NTT

SMAN 1 Jaya Serahkan Donasi Bencana Gempa NTT

25/08/2026
Tiga Pesepakbola Disambar Petir di Aceh Timur; 1 Meninggal dan 2 Kritis

Tiga Pesepakbola Disambar Petir di Aceh Timur; 1 Meninggal dan 2 Kritis

25/08/2026

Terpopuler

Vokalis Seuramoë Reggae Teuku Andie Meninggal Dunia

Vokalis Seuramoë Reggae Teuku Andie Meninggal Dunia

24/08/2026

Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

Generasi Muda Aceh Diajak Manfaatkan Peluang di Era Disrupsi

Presiden atau Gubernur Yang Berhentikan Sekda?

Para Sekda Loyalis yang ‘Tumbang’ di Tahun Kedua Mualem-Dekfad

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com