Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional Teknologi

Zealandia, Benua Kedelapan di Bumi yang Hilang

Admin1 by Admin1
08/01/2022
in Teknologi
0

Jakarta – Umumnya kita mengenal jumlah benua di dunia ini berjumlah tujuh. Akan tetapi, terdapat satu benua yang jarang diketahui karena saat ini berada di bawah permukaan laut. Benua kedelapan itu bernama Zealandia atau Te Riau-a-Maui dalam bahasa Maori.

Zealandia juga dikenal sebagai benua Selandia Baru. Benua ini merupakan masa kerak bumi yang hampir tenggelam setelah memisahkan diri dari Australia dan Antartika sekitar 60-130 juta tahun yang lalu. Nama dan konsep untuk Zealandia pertama kali diusulkan oleh Bruce Luyendyk pada 1995. Namun, penelitian lebih lanjut untuk membuktikan Zealandia sebagai benua baru terungkap pada 2017.

Sebuah tim penelitian yang dipimpin Nick Mortimer dari GNS Science secara resmi menetapkan benua Zealandia di peta dunia pada 2017. Selama beberapa dekade, mereka melakukan penelitian untuk membuktikan Zealandia seperti benua lain yang memiliki ciri khas besar, relatif tinggi, memiliki kerak tebal, dan berisi batu granit atau greywacke.

Hasil temuan GNS Science membuktikan, luas daratan benua Zealandia seluas 4,9 juta kilometer. Dengan menggunakan metode pemetaan yang detail, maka akan terlihat jelas bentuk dasar lautnya. Pemetaan ini memberi pengetahuan seputar proses tektonik Selandia Baru sekaligus melacak asal muasal terbentuknya Zealandia.

“Kami telah membuat peta ini untuk memberikan gambaran yang akurat, lengkap, dan terkini tentang geologi Selandia Baru dan wilayah Pasifik barat daya – lebih baik daripada yang kami miliki sebelumnya,” kata Mortimer.

Melansir dari geologyin.com, Zealandia sebagian besar terdiri dari dua pegunungan paralel. Keduanya dipisahkan oleh proses keretakan yang gagal, di mana perpecahan keretakan benua berhenti dan menjadi patahan graben. Lalu patahan ini menghasilkan pegunungan di atas dasar laut ke dengan ketinggian 1.000-1.500 meter di atas permukaan laut.

Dikutip dari sebuah jurnal berjudul A hidden Rodinian lithospheric keel beneath Zealandia, Earth’s newly recognized continent, seorang ahli geologi di Selandia Baru, Rose Turnbull, mengungkapkan penemuannya bahwa benua Zealandia lebih tua dari yang diperkirakan sebelumnya. Ia mencatat, umur batu tua di Distrik Tasman itu berusia sekitar 500 juta tahun dan terkait dengan superbenua Gondwana.

“Studi baru ini telah memungkinkan para ilmuwan untuk menempatkan Zealandia ke dalam keluarga benua yang berasal dari Rodinia,” ujar Turnbull dikutip dari gns.cri.nz. Ia menambahkan bahwa untuk menggunakan analogi manusia, delapan benua saat ini memiliki nenek moyang yang lebih tua dari Gondwana, Laurasia, dan Pangea.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

Kemenag Lepas Keberangkatan 419 Jemaah Umrah

Next Post

Kerusuhan di Kazakhstan Alihkan Sementara Fokus Vladimir Putin dari Ukraina

Next Post

Kerusuhan di Kazakhstan Alihkan Sementara Fokus Vladimir Putin dari Ukraina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Tarina Seulanga Ubah Cerpen Apa Kaoy “Malelang dan Madiyon” Menjadi Tarian Penuh Makna

Tarina Seulanga Ubah Cerpen Apa Kaoy “Malelang dan Madiyon” Menjadi Tarian Penuh Makna

26/07/2026
Jembatan Perintis Garuda Resmi Difungsikan, Alzaizi: Ini Urat Nadi Kehidupan Warga Benteng

Jembatan Perintis Garuda Resmi Difungsikan, Alzaizi: Ini Urat Nadi Kehidupan Warga Benteng

25/07/2026
2.000 Sertipikat Perlu Dipulihkan Pascabencana di Aceh Tamiang, Menteri Nusron Targetkan Selesai pada Akhir Desember

2.000 Sertipikat Perlu Dipulihkan Pascabencana di Aceh Tamiang, Menteri Nusron Targetkan Selesai pada Akhir Desember

25/07/2026
Satgas PRR Dorong Realisasi TKD Aceh Rp 1,65 T untuk Pemulihan Pascabencana

Satgas PRR Dorong Realisasi TKD Aceh Rp 1,65 T untuk Pemulihan Pascabencana

25/07/2026
Wagub Bahas Implementasi MoU Helsinki bersama Sekretariat Negara

Wagub Bahas Implementasi MoU Helsinki bersama Sekretariat Negara

25/07/2026

Terpopuler

Zealandia, Benua Kedelapan di Bumi yang Hilang

08/01/2022

Ratusan Personel dan Alat Berat Dikerahkan untuk Tata Ruang Kota Banda Aceh

Tak Tunggu Anggaran Cair, KKP Kebut Pemulihan 745 Hektare Tambak Pidie Jaya Demi Kebangkitan Ekonomi Petambak

Nyan, BPH Migas Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh

HUT ke-25 Demokrat, DPC Pidie Pilih Bersihkan Masjid, Hijaukan Lingkungan, Donorkan Darah untuk Masyarakat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com