Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Capaian Korsupgah KPK melalui MCP untuk Aceh Tahun 2021 Naik 44 Persen Dibanding 2020

redaksi by redaksi
16/01/2022
in Nanggroe
0
416 Pegawai KPK Lolos TWK Minta Pelantikan ASN Ditunda

Gedung Merah Putih KPK. (Foto: CNN Indonesia/Andry Novelino)

Banda Aceh – Tingkat capaian penilaian indikator Reformasi Birokrasi dalam skema Koordinasi, Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) KPK RI melalui Monitoring Centre for Prevention (MCP) secara rerata untuk seluruh Pemda di Provinsi Aceh tahun 2021 sebesar 72,24%, naik 44,71% dibandingkan capaian tahun 2020 sebesar 49.92%. Capaian positif tersebut dikonfirmasi Gubernur Aceh Nova Iriansyah melalui akun Twitter-nya pada Minggu 16 Januari 2022.

Nova menyampaikan syukur atas keberhasilan tersebut dan berterimakasih kepada Sekretaris Daerah Aceh beserta Aparatur Pemerintah Aceh serta seluruh Perangkat Pemerintah Kabupaten/Kota se Aceh yg telah bekerja keras dan sungguh-sungguh demi pencapaian Tahun 2021 ini.

“Alhamdulillah, informasi dr Korsupgah KPK bhw tingkat capaian Monitoring Centre for Prevention/MCP di Aceh thn 2021 sebesar 72,24%, naik 44,71% dibandingkan capaian tahun 2020 sebesar 49.92%. Tksh kpd Sekda & semua aparatur Pem. Aceh serta seluruh Perangkat Pemkab/Pemkot se Aceh yg sdh bekerja keras demi capaian ini,” tulis Nova di akun Twitter-nya.

Untuk diketahui, MCP merupakan monitoring capaian kinerja program koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi (korsupgah), yang dilaksanakan oleh KPK RI pada pemerintah daerah di seluruh Indonesia, yang meliputi delapan area intervensi sebagai bagian Reformasi Birokrasi secara Nasional.

Delapan area intervensi program MCP tersebut, yaitu terdiri dari perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, perizinan, pengawasan APIP, manajemen ASN, optimalisasi pajak daerah, manajemen aset daerah dan tata kelola keuangan desa.

Sementara itu, Kepala Administrasi Pimpinan Setda Aceh Muhammad Iswanto Minggu sore menyebutkan, dua pekan sebelumnya yaitu pada Rabu 29 Desember 2021, Kepala Satgas I.2 – Dit. Korsup Wilayah 1 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Arif Nurcahyo mengatakan, capaian monitoring centre for prevention (MCP) Provinsi Aceh berada di atas rata-rata capaian MCP nasional. Posisi MCP Aceh pada saat itu mencapai 66 persen, di atas capaian nasional sebesar 58 persen.

Hal itu disampaikan Arif pada rapat Monitoring dan Evaluasi Capaian MCP Pemerintah Aceh Tahun 2021, Rabu – 29 Des 2020, di Meuligoe Gubernur, yang dihadiri Gubernur Aceh Nova Iriansyah.

Saat itu Arif mengharapkan semua pemangku kepentingan di Pemerintah Aceh untuk terus meningkatkan tata kelola pemerintahan pada area intervensi MCP sehingga capaiannya pun diharapkan terus meningkat. Arif saat itu juga meminta agar Pemerintah Aceh mendorong pemerintah kabupaten/kota supaya meningkatkan capaian MCP-nya masing-masing.

“Pak Gubernur pada saat itu juga mengatakan pemerintah Aceh sangat berkomitmen agar capaian MCP pada masing-masing daerah dapat lebih ditingkatkan, baik untuk capaian tahun 2021 maupun pada tahun 2022 mendatang,” kata Iswanto. []

Previous Post

Aroma Tak Sedap Sampah di Pinggir Jalan Haloban Ganggu Pengguna Jalan

Next Post

Tsunami dari Tonga Tenggelamkan Sejumlah Pulau di Pasifik

Next Post

Tsunami dari Tonga Tenggelamkan Sejumlah Pulau di Pasifik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Keuchik Penggerak Swasembada Pangan dan Personel Polres Abdya Dapat Penghargaan dari Kapolres

Keuchik Penggerak Swasembada Pangan dan Personel Polres Abdya Dapat Penghargaan dari Kapolres

21/09/2026
Krak, Jembatan Baru Kutablang Kini Bisa Beroperasi Penuh

Krak, Jembatan Baru Kutablang Kini Bisa Beroperasi Penuh

21/09/2026
GEMPAR 14 FKep USK Perkuat Edukasi dan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Aceh Jaya

GEMPAR 14 FKep USK Perkuat Edukasi dan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Aceh Jaya

21/09/2026
Bukan Sekadar Workshop, Ekraf Tantang Gayo Lues Mengubah Ide Menjadi Nilai Ekonomi

Bukan Sekadar Workshop, Ekraf Tantang Gayo Lues Mengubah Ide Menjadi Nilai Ekonomi

21/09/2026
Aceh Tengah Kembali Dilanda Banjir Bandang dan Tanah Longsor

Menteri Dody: Sudah tidak Ada Lagi Daerah Terisolir di Aceh

21/09/2026

Terpopuler

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

19/09/2026

Capaian Korsupgah KPK melalui MCP untuk Aceh Tahun 2021 Naik 44 Persen Dibanding 2020

PKB Pidie Jaya Pasang Target Agresif: Satu Dapil Satu Kursi

Atlet Anggar Abdya Tembus Kejuaraan Internasional di Thailand, KONI Beri Apresiasi

Penambang Kabur, 93 Gelondongan PETI Disikat Aparat di Geumpang

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com